Liputan6.com, Jakarta Samuel Rizal, aktor yang dikenal luas, baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik ketidakhadirannya dalam pemakaman mantan istrinya, Stevianne Agnecya atau Stevie Agnecya. Kabar duka ini datang pada 21 Maret 2024, saat Stevie meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Keputusan Samuel untuk tidak hadir di pemakaman menjadi sorotan, terutama mengingat hubungan mereka yang penuh warna di masa lalu.
Dalam wawancaranya dengan Melaney Ricardo, Samuel menjelaskan bahwa ia dan putrinya, Cilla, merasa ada jarak antara mereka dan keluarga Stevie sebelum kepergian Stevie. "Gue memilih untuk enggak datang, bukan gue enggak datang. Karena pada saat itu, gue merasa Stevie sebelum meninggal, kok kita (Samuel dan anaknya) agak berjarak ya (dengan Stevie)," ungkap Samuel. Ini menunjukkan bahwa hubungan mereka telah mengalami perubahan yang signifikan sebelum kepergian Stevie.
Samuel juga menambahkan bahwa keputusannya untuk tidak hadir adalah bentuk penghormatan terhadap situasi yang ada. Ia merasa bahwa kehadirannya di pemakaman justru akan menjadi perhatian media, mengingat status publik Stevie dan suaminya, Anggi Pratama. "Bagaimana pun juga, Anggi (suami Stevie) kan pilotgram, Stevie selebgram, ada teman-teman Stevie Anggi yang public figure juga, terus ada media, gue juga berkecimpung di dunia hiburan kan. Jadi ya sudah, Cilla saja yang datang ke sana," tambahnya.
Kabar Duka dan Pemakaman Stevie Agnecya
Stevie Agnecya meninggal dunia pada pukul 19.35 WIB di RSCM, dan berita ini pertama kali diumumkan oleh Fujianti Utami, yang mengunggah informasi tersebut di media sosial. Pemakaman Stevie dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Maret 2024, di TPU Tanah Kusir setelah salat Jumat. Suasana haru menyelimuti pemakaman, di mana hujan dan isak tangis keluarga serta sahabat mengisi momen tersebut.
Ketiga anak Stevie turut hadir dalam prosesi pemakaman, menambah kesedihan bagi semua yang hadir. Redaksi KapanLagi juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Stevie, mendoakan agar amal ibadah almarhumah diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Stevie dikenal sebagai selebgram dengan kisah hidup yang penuh warna, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, terutama bagi keluarga dan sahabat terdekatnya. Selain Samuel, suaminya Anggi Pratama juga merasakan kehilangan yang mendalam.
Perubahan Hubungan Samuel dan Anggi Pratama
Setelah kepergian Stevie, hubungan antara Samuel Rizal dan Anggi Pratama mengalami perubahan yang positif. Meskipun sebelumnya ada jarak, Samuel mengungkapkan bahwa mereka kini sering bertemu dan berkomunikasi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan di masa lalu, keduanya berusaha untuk memperbaiki hubungan demi menghormati kenangan Stevie.
Samuel juga menyebutkan bahwa setelah kepergian Stevie, banyak hal yang berubah dalam hidupnya. "Setelah itu gue datang, justru setelah Stevie meninggal, everything's change," katanya. Ini menandakan bahwa momen kehilangan sering kali membawa perubahan dalam cara orang berinteraksi satu sama lain.
Beberapa waktu lalu, Samuel dan Anggi terlihat kompak berziarah ke makam Stevie untuk memperingati satu tahun kepergiannya. Momen tersebut menunjukkan bahwa meskipun mereka berasal dari latar belakang yang berbeda, rasa saling menghormati dan menghargai kenangan Stevie tetap ada di antara mereka.
Refleksi dan Kenangan Terakhir
Samuel Rizal dan Anggi Pratama, dua pria yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan Stevie, kini bersatu dalam mengenang sosok yang telah pergi. Momen ziarah ke makam Stevie adalah simbol bahwa meskipun ada perbedaan di antara mereka, cinta dan kenangan akan Stevie tetap menyatukan.
Dalam refleksi atas kepergian Stevie, Samuel berharap agar semua yang pernah mengenalnya dapat mengenang momen-momen indah bersama almarhumah. Kenangan akan Stevie yang penuh semangat dan keceriaan akan selalu diingat oleh keluarga dan teman-temannya.
Dengan semua yang telah terjadi, Samuel Rizal menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan dalam hubungan, cinta dan penghormatan selalu menjadi yang utama. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua untuk menghargai setiap momen yang kita miliki dengan orang-orang tercinta.