Belajar dari Pengalaman Tetangga, Anwar BAB Siapkan Kain Kafan dan Uang untuk Pemakamannya Kelak

8 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Anwar BAB membeli kain kafan dan menyiapkan uang Rp7 juta untuk pemakamannya.
  • Persiapan ini sebagai pengingat kematian dan agar tidak merepotkan orang lain.
  • Ia terinspirasi dari tetangga yang meninggal tanpa ada yang mengurus pemakamannya.

Liputan6.com, Jakarta Selain mempersiapkan pernikahan, presenter sekaligus komedian Anwar Sanjaya atau Anwar BAB telah mempersiapkan bekal akhirat. Ia sudah beli satu set kain kafan lengkap beserta uang tunai untuk biaya pemakamannya kelak.

Bagi Anwar BAB, ini bentuk pengingat bahwa kematian merupakan keniscayaan yang akan dihadapi setiap orang. Tindakannya ini bukan untuk mendahului takdir, melainkan bentuk kesiapan agar tidak merepotkan orang lain di kemudian hari.

"Itu benar, sudah beli. Itu sebenarnya ceritanya karena saat itu ada yang ngasih aku kayak endorse gitu. Jadi mempersiapkan kain kafan satu kotak," kata Anwar BAB di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).

"Aku beli itu, diomelin bapak aku. 'Lu nyumpahin gue mati!' katanya gitu. Padahal maksudnya bukan nyumpahin ya, persiapan," Anwar BAB menyambung.

Dunia hiburan tanah air berduka. Komedian Nina Carolina atau Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat (15/8) pagi di usia 38 tahun usai berjuang melawan kanker. Sosok yang dikenal selalu ceria ini tak pernah ingin terlihat sakit, bahkan di tengah pengoba...

Itu Gara-Gara Aku, Maaf Ya...

Anwar BAB merasa dengan persiapan ini, setidaknya ia tidak jadi beban bagi orang-orang yang ditinggalkan. Lebih lanjut Anwar BAB mengungkap pemicu mempersiapkan datangnya ajal, dengan beli kain kafan sendiri.

"Itu gara-gara aku, maaf ya, tetanggaku meninggal, enggak ada yang urusin. Terus kayak Pak RT, 'Eh ini kain kafannya belum beli.' Keluarganya enggak ada. Apalagi kayak, maaf, orang-orang yang kekurangan. Jadi aku mikir, ya sudah, ketika memang Allah kasih, bukan menjadi hal ketakutan, jadi kayak persiapan saja dah," jelasnya.

Tak hanya kain kafan, Anwar BAB telah menyisihkan uang tunai Rp7 juta dalam kotak penyimpanan kain kafan tersebut. Uang itu ia niatkan untuk berbagai biaya yang mungkin timbul saat prosesi pemakaman.

Masukkan Uang Rp7 Juta

"Aku masukin uang ada Rp7 juta. Kan Rp7 juta enggak tahu ya bisa buat bayar yang mandiin, ustaz, atau apa gitu. Jadi ada uang tunai di dalam tas itu. Maaf buat orang yang, mandiin, harus bayar orang yang gali kubur, terus beli kuburan kalau di kampung kan kayak beli tanah kubur," urai Anwar BAB.

Anwar BAB berpandangan persiapan itu jadi pengingat yang kuat agar dirinya senantiasa berbuat baik dan menjauhi larangan agama. Takut kematian yang dulu ia rasakan, kini berubah menjadi pengingat agar selalu berbuat baik sebagai bekal di akhirat.

"Kalau dulu ya, dulu takut mati. Kalau sekarang enggak. Gimana caranya, ya pasti tenang kayak, oh pasti semua bakal mati. Mengingatkan. Jadi kita, maaf ya, enggak melakukan hal-hal yang buruk," ujarnya.

Aku Taruh di Rumah Mamaku

Kain kafan dan uang tersebut disimpan Anwar BAB di rumah ibunya di kawasan Pondok Ranggon. Ia tidak berani menyimpan di rumahnya sendiri karena mengakui sebagai pribadi yang takut hal-hal mistis.

"Aku taruh di rumah mama aku saja. Aku juga takut taruh di rumah aku mah. Entar gue tidur kan aku takut sama pocong, sama kuntilanak," pungkas Anwar BAB.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |