Sisilia Oei Raih Juara Pada Event Indonesia Dancer’s Artistry di Usia 46 Tahun

3 months ago 37

Liputan6.com, Jakarta Sisilia Oei, pendiri Indonesian Dance Theatre (IDT), baru saja mencetak prestasi gemilang dengan meraih juara pertama dalam kompetisi balet tingkat nasional, Indonesia Dancer's Artistry 2025. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Ballet Indonesia Foundation (Ballet ID) pada 10-11 Mei 2025 di Jakarta ini diikuti oleh hampir 500 peserta dari seluruh Indonesia. Juri internasional yang menilai kompetisi ini terdiri dari para ahli terkemuka di bidang tari, termasuk Cheryl Chua, Giuseppe Canale, dan Chihiro Uchida.

Dalam kompetisi tersebut, Sisilia berhasil memenangkan kategori Adult Ballet Solo Progressing (21 tahun ke atas), mengalahkan banyak penari muda yang juga berbakat. Kemenangan ini sangat mengesankan, mengingat Sisilia telah berusia 46 tahun dan terakhir kali mengikuti kompetisi balet 20 tahun yang lalu. “Kemenangan ini adalah bukti bahwa semangat, dedikasi, dan pengalaman tidak mengenal usia,” ungkap Sisilia.

Selain meraih juara pertama di kategori solo, Sisilia dan timnya dari IDT juga berhasil memenangkan kategori Adult Ballet Group. Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi IDT sebagai sekolah tari yang fokus pada teknik dan pengembangan karakter murid-muridnya.

Kompetisi Indonesia Dancer's Artistry 2025

Indonesia Dancer's Artistry 2025 menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan penari dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan hampir 500 peserta, kompetisi ini menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat terhadap seni tari, khususnya balet. Juri internasional yang dihadirkan memberikan penilaian yang objektif dan profesional, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Kompetisi ini berlangsung selama dua hari, di mana setiap peserta menunjukkan bakat dan teknik mereka di hadapan juri. Penampilan yang memukau dari Sisilia Oei berhasil menarik perhatian juri dan penonton, membuktikan bahwa pengalaman dan dedikasi dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa.

Dengan keberhasilan ini, Sisilia Oei tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga menginspirasi banyak penari lainnya untuk terus mengejar passion mereka di dunia tari.

Pencapaian Sisilia Oei dan IDT

Sisilia Oei telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan kemenangan di kategori Adult Ballet Solo Progressing, ia menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi dapat mengalahkan segala batasan. “Saya berharap dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para penari dewasa dan mereka yang tetap mengejar passion di usia berapapun,” tambahnya.

Selain itu, IDT juga mengirimkan delapan penari cilik berusia 5-8 tahun dan seorang penari muda dewasa untuk berkompetisi dalam kategori tari kontemporer. Mereka berhasil meraih medali perak dan perunggu, menunjukkan bahwa IDT tidak hanya fokus pada penari dewasa, tetapi juga membina generasi muda untuk menjadi penari yang berkualitas.

Kemenangan ini semakin menegaskan komitmen IDT dalam mengembangkan bakat anak didik mereka, dengan pendekatan yang mengutamakan teknik, pengembangan talenta, dan karakter yang baik, percaya diri, serta disiplin yang kokoh.

Peran IDT dalam Dunia Tari Indonesia

Indonesian Dance Theatre (IDT) telah lama dikenal sebagai salah satu sekolah tari terkemuka di Jakarta. Dengan fokus pada teknik dan pengembangan karakter, IDT berkomitmen untuk mencetak penari-penari berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan Sisilia Oei dalam kompetisi ini menjadi bukti nyata dari dedikasi IDT dalam dunia tari.

Melalui berbagai program pelatihan dan kompetisi, IDT terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tari di Indonesia. Keberhasilan para muridnya dalam berbagai kompetisi menunjukkan bahwa IDT mampu membina bakat-bakat muda dengan baik.

Dengan prestasi yang diraih, IDT berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai seni tari dan mengejar impian mereka di bidang ini.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |