Liputan6.com, Jakarta Pertemuan di platform digital TikTok mengantar dua musisi berpengalaman, Phewe dan Sarah Hadju, ke dapur rekaman dan menghasilkan sebuah karya duet berjudul "Melawan Dunia".
Lagu ini merupakan ciptaan Phewe sendiri dan menjadi kolaborasi perdana mereka setelah saling berinteraksi sebagai host Sarah Live Creator di TikTok.
Platform seperti TikTok kini telah menjadi barometer dinamika masyarakat global, termasuk Indonesia, serta turut memberi pengaruh besar terhadap perkembangan industri musik tanah air.
Pertemuan keduanya di ruang digital tersebut pun membuahkan hasil yang nyata dalam bentuk karya musik.
Bukan Nama Baru di Dunia Musik Indonesia
Phewe dan Sarah sejatinya bukanlah nama baru di dunia musik Indonesia. Phewe dikenal sebagai vokalis band Tahta yang pernah merilis sejumlah album seperti Tempat Yang Paling Indah (2007), Nyanyian Hati (2009), dan Dunia Laki-laki (2011).
Ia juga telah merilis beberapa single solo, antara lain "Semoga Terulang Lagi" (2021), "Janji Setia" (2022), "Tanpa Syarat" (2024), dan "PHP" (2025).
Sementara itu, Sarah Hadju merupakan jebolan Indonesian Idol 2007 yang pernah meluncurkan album solo Jangan Ditanya (2011), berkolaborasi dengan Cokelat Band lewat single "Drama" dan "Tanpa Rasa", serta merilis album Darah Biru pada tahun 2024.
Rekam jejak ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki pengalaman dan kualitas bermusik yang tidak diragukan lagi.
Kekuatan Karakter Vokal Masing-Masing
Dalam lagu "Melawan Dunia", Phewe dan Sarah menghadirkan kekuatan karakter vokal masing-masing yang dipadukan secara harmonis.
Aransemen vokal dalam lagu ini diarahkan langsung oleh Bowo Soulmate selama proses rekaman, menghasilkan warna musikalitas yang kuat dan menyatu.
Diajak Bernostalgia
Dengan irama bossas yang membalut lagu ini, pendengar akan diajak bernostalgia ke era kejayaan genre tersebut di tahun 1980-an. Nuansa itu juga diperkuat melalui konsep video musik yang digarap untuk menunjang kesan easy listening yang ingin disampaikan dalam karya ini.
Diharapkan, lagu "Melawan Dunia" dapat diterima dengan baik oleh seluruh penikmat musik di Indonesia dan menjadi bagian dari jejak sejarah duet-duet legendaris yang pernah menghiasi industri musik Tanah Air.