Toton Caribo Menang di SCTV Music Awards 2026, Ungkap Kekuatan Musik Timur yang Multigenre

4 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Toton Caribo raih Penyanyi Bahasa Daerah Paling Ngetop di SCTV Music Awards 2026.
  • Musik Timur unik karena mampu gabungkan berbagai genre tanpa hilangkan identitas daerah.
  • Penghargaan ini hasil perjuangan Toton selama 15 tahun berkarya dari Yogyakarta.

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Toton Caribo sukses mencuri perhatian di SCTV Music Awards 2026, dengan menyabet piala untuk kategori Penyanyi Bahasa Daerah Paling Ngetop. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pandangan mengenai keunikan musik Timur yang kini mulai merajai berbagai tangga lagu di Tanah Air.

Toton mencontohkan single "Ngapaen Repot" yang terdiri dari multigenre. Toton menyebut lagunya itu terdiri dari banyak unsur, mulai dari keroncong, reggae hingga hip-hop.

"Karena musik Timur ini kan memang lagi banyak gabungan musik sih sebenarnya jatuhnya. Seperti lagu saya 'Ngapaen Repot' kan itu ada dari keroncong, habis itu reggae juga kita bisa masukin, dan hip-hop rap juga ada," ujar Toton Caribo di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (18/6/2026).

"Jadi kalau mau dibilang fokus satu genre, lagu Timur itu masih luas, kalau semua genre kita bisa masuk sebenarnya," Toton Caribo menyambung.

Kekuatan musik Timur menurutnya terletak pada kemampuan para musisindalam mengolah berbagai aliran musik tanpa meninggalkan identitas daerahnya. Toton menceritakan perjuangannya dimulai dari titik nol saat masih merintis karier di Yogyakarta belasan tahun silam.

"Oh, ini agak keren. Karena jujur, karena kita dulu musisi-musisi Timur ini, apalagi saya pribadi sendiri, saya berjuang dulu dari Yogyakarta. Saya memang tinggalnya di Jogja, tetapi kita diterima saja itu memang susah karena memang internet dan media tidak secanggih sekarang," kenangnya.

Upaya yang Akhirnya Berbuah Manis

Meskipun dulu menghadapi kendala distribusi dan publikasi, ia tidak pernah menyerah untuk memperkenalkan warna musiknya. Toton percaya bahwa dedikasi dan kesabaran akan membawa setiap karya menemukan pendengarnya masing-masing pada waktu yang tepat.

"Akhirnya kita cuma yang tahu-tahu kita cuma mungkin ya teman-teman di pergaulan. Tetapi kita tetap fight, kita percaya bahwa semua ada waktunya untuk kita bisa didengarkan oleh masyarakat luas. Akhirnya sekarang lagu-lagu Timur the best-lah, hampir semuanya sudah diterima oleh masyarakat Indonesia, gitu," tuturnya.

Perjuangan 15 Tahun Toton Caribo

Pencapaian di panggung SCTV Music Awards ini diakui Toton sebagai sesuatu yang sangat istimewa dan di luar dugaan. Ia menekankan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari konsistensi selama 15 tahun berkarya di industri musik.

"Jujur sangat di luar ekspektasi. Karena saya merasa bahwa lagu-lagu Timur pertama tuh semuanya tuh keren-keren. Dan saya bisa mendapat kesempatan, perjuangan yang cukup lama, 15 tahun saya berjuang. Dan saya yakin bahwa setiap orang punya masa untuk sukses itu pasti ada," katanya.

Ucapan Terima Kasih untuk SCTV Music Awards 2026

Penghargaan tersebut juga menjadi bukti bahwa industri televisi nasional semakin inklusif terhadap karya-karya dari pelosok daerah. Toton pun tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya atas wadah yang diberikan untuk para musisi daerah agar bisa tampil di panggung besar.

"Saya mau ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada SCTV Music Awards 2026 karena sudah ada kategori baru buat bertumbuhnya musisi-musisi yang dari daerah. Kita juga bisa dikasih tempat yang sangat luar biasa seperti di acara SCTV Music Awards ini. Keren, luar biasa, terima kasih," ucap Toton Caribo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Marshanda Jadi Nadia Dalam Film Saat Aku Bersuara, Bahas Harapan, Perjuangan dan Keadilan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |