Aurora Ribero Jatuh Cinta Pada Naskah Film Nobody Loves Kay, Bahas Mimpi dan Tujuan Hidup

2 days ago 24

Jadi intinya...

  • Film "Nobody Loves Kay" sukses dengan kisah Kay mengejar mimpi pro-player Mobile Legends.
  • Aurora Ribero menyoroti pesan film tentang validitas semua mimpi dan menghargai pilihan hidup.
  • Film ini memadukan drama e-sports, romansa remaja, dan dilema hidup Kay yang kompleks.

Liputan6.com, Jakarta - Sejak gala premiere hingga tayang perdana di bioskop Tanah Air, respons positif dan ulasan penuh haru terus membanjiri Nobody Loves Kay karya perdana sineas Bernardus Raka. Film ini mengisahkan Kay (Bima Azriel) yang nekat mengejar mimpi tak konvensional menjadi pro-player Mobile Legends, meski dipandang sebelah mata oleh lingkungan sekitar. Dalam Nobody Loves Kay, Aurora Ribero memerankan Amanda. Kali pertama baca naskah, bintang film Komang langsung mengaku jatuh cinta dan percaya dengan pesan moral di dalamnya.

Bagi Aurora Ribero, Nobody Loves Kay adalah tamparan sekaligus pelukan hangat bagi anak muda yang sering merasa mimpinya dihakimi. Aurora Ribero mencoba berempati pada tokoh Kay dan Amanda. “Walau punya mimpi berbeda dengan Kay, menjadi dokter, sebuah mimpi yang lebih mudah diterima dan diakui banyak orang, Amanda sebenarnya tidak jauh beda dengan Kay. Keduanya punya tujuan besar yang ingin mereka raih, bagaimanapun caranya,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Showbiz Liputan6.com, Kamis, 17 Juni 2026.

Aurora Ribero menambahkan, karakter Amanda memberikan sudut pandang baru yang sangat penting bagi generasi sekarang tentang arti menghargai pilihan hidup orang lain. Naskah aktual dan penokohan solid membuat sang aktris bangga terlibat dalam Nobody Loves Kay.

“Aku rasa karakter ini memberi pelajaran penting ke kita semua kalau semua mimpi itu valid dan pantas diperjuangkan, bagaimanapun bentuknya. Tidak ada mimpi yang lebih tinggi atau rendah,” beri tahu Aurora Ribero.

Ketegangan di Arena e-Sports

Nobody Loves Kay adalah kolaborasi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films, bekerja sama dengan Visinema Pictures. Daya tarik film ini tidak hanya terletak pada ketegangan di arena e-sports.

Kehadiran aktris muda berbakat, seperti Bima Azriel, Rey Bong, Aurora Ribero, dan Joshia Frederico dalam film ini sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional.

Kay Dihadapkan Pada Dua Pilihan

Nobody Loves Kay mengisahkan Kay bersama dua sahabatnya, Ido (Rey Bong) dan Aurelio (Joshia Frederico), berjanji akan menjadi pro-player bersama. Namun, nilai sekolah Kay yang anjlok membuat ibunya memberi ancaman.

Kay dihadapkan dua pilihan, naikkan nilai atau pindah ke Arab. Takut kehilangan dunia gaming di kampung, Kay mencoba memperbaiki nilai dibantu Amanda, murid terpintar di kelas, sambil terus ikut kompetisi gaming.

Kay Kehilangan Orang-orang Tersayang

Persahabatan mereka retak saat Ido mengeluarkan Kay dari tim karena dianggap tidak fokus. Didorong amarah dan ambisi, Kay mengorbankan orang-orang terdekatnya satu per satu agar masuk kompetisi besar demi menjadi pro-player, termasuk Aurelio.

Kay kehilangan orang-orang tersayang, dikeluarkan dari sekolah, dan bersiap pergi ke Arab untuk tinggal bersama orang tuanya. Di titik terendah, Kay mulai memperbaiki hubungan dengan sahabat serta keluarganya. Bagaimana nasib Kay selanjutnya?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Catatan dari ASR Festival 2026 di Jakarta, Usung Tema Beyond the Stay

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |