Apple Rilis iOS 26.4 Beta, Ini Fitur Baru yang Hadir

1 week ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Apple resmi menggulirkan versi beta pengembang dan beta publik pertama untuk iOS 26.4, iPadOS 26.4, serta macOS 26.4. Update iOS 26.4 ini menjadi bagian dari siklus pembaruan besar Apple di pertengahan tahun.

Dalam pembaruan kali ini, perusahaan memperkenalkan fitur Playlist Playground di Apple Music. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat daftar putar hanya dengan perintah teks, sehingga terasa lebih personal dan cepat.

Apple juga menghadirkan dukungan native untuk podcast video di aplikasi Apple Podcast. Pengguna bisa langsung menikmati konten visual tanpa perlu aplikasi tambahan.

Selain itu, aplikasi Freeform kini dilengkapi dengan fitur Creator Studio yang memungkinkan akses ke gambar stok Content Hub dan penyisipan gambar berbasis AI.

Siri Lebih Cerdas Masih Absen

Meskipun membawa banyak fitur baru, peningkatan "Siri yang lebih cerdas" telah dijanjikan sejak peluncuran iOS 18 tahun 2024 kembali absen dalam versi beta ini.

Raksasa teknologi berbasis di Cupertino dikabarkan menunda kehadiran Siri generasi terbaru tersebut hingga iOS 26.5 atau iOS 27 pada akhir 2026, dengan alasan kualitas dan keandalan.

Mengingat statusnya yang masih versi beta, pengguna diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi bug dan gangguan kinerja sebelum versi final yang lebih stabil dirilis dalam beberapa bulan ke depan.

Batas Pengisian Daya untuk MacBook

Dilansir Arstechnica Kamis (19/2/2026), Apple resmi menghadirkan fitur “Pengisian Daya Baterai yang Dioptimalkan,” pada macOS 11 Big Sur. Melalui fitur ini, sistem secara otomatis akan membatasi pengisian daya baterai hingga 80.

Fitur ini berfungsi guna menjaga kesehatan baterai jangka panjang dan meminimalisir penurunan kapasitas daya yang sering terjadi akibat panas serta siklus pengisian yang berlebihan.

Pembaruan macOS 26.4 menghadirkan fitur serupa iOS yang memungkinkan pengguna untuk mengatur batas maksimum pengisian daya secara manual, dari 80 hingga 100 persen dengan kenaikan 5 persen.

Pembatasan ini diyakini membantu memperpanjang usia baterai, meski penurunan kapasitas tetap tidak dapat dihindari. Pada versi beta, fitur ini juga tidak menonaktifkan Pengisian Daya Baterai yang Dioptimalkan, berbeda dengan implementasi di perangkat Apple berbasis iOS. Hal ini masih belum jelas apakah bug atau memang dirancang berbeda.

Enkripsi untuk SMS Non-Apple

iPhone 17 Pro series. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Apple dinilai terlambat dalam menghadirkan dukungan protokol Rich Communication Services (RCS), yang sudah lama digunakan di sebagian besar perangkat Android.

Selama ini, komunikasi antarperangkat Apple menggunakan iMessage dengan enkripsi end-to-end. Namun, pesan lintas platform antara Apple dan Android masih mengandalkan SMS lama, yang kerap menimbulkan keluhan, terutama dalam obrolan grup.

Apple baru mulai mendukung RCS pada iOS 18 untuk operator besar, lalu memperluasnya secara bertahap. Meski begitu, implementasi tersebut belum menghadirkan enkripsi end-to-end, padahal fitur itu telah ditambahkan ke standar RCS sekitar satu tahun lalu.

Pembaruan iOS 26.4 menjadi yang pertama menguji enkripsi pesan RCS. Fitur ini masih terbatas untuk komunikasi antarperangkat Apple dan belum berlaku untuk pesan antara perangkat Apple dan Android.

Enkripsi RCS tidak disertakan dalam rilis final iOS 26.4. Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap uji coba beta dan akan digulirkan melalui pembaruan mendatang untuk iOS, iPadOS, macOS, dan watchOS.

Pesan iMessage dan RCS terenkripsi akan ditandai ikon gembok. Untuk mendukung fitur ini, Apple juga beralih ke RCS Universal Profile 3.0, sekaligus menghadirkan peningkatan seperti edit, tarik kembali, dan balas pesan secara langsung.

Kembalinya Bilah Tab Safari “Compact”

iPadOS 26 di iPhone 17 Pro Max memicu perhatian besar karena menampilkan kemampuan multitasking bergaya macOS (Doc.Gizmochina)

Apple sempat melakukan perombakan besar pada desain browser Safari dengan menggabungkan tab dan bilah alamat menjadi satu. Langkah ini bertujuan menghadirkan ruang tampilan halaman yang lebih luas, seperti yang diuji dalam siklus beta macOS 12 Monterey dan iPadOS 15 pada 2021.

Namun, saat kedua sistem operasi tersebut dirilis ke publik, desain default Safari sebagian besar dikembalikan ke tampilan sebelumnya. Meski demikian, opsi tab “Ringkas” tetap tersedia sebagai pilihan di pengaturan bagi pengguna yang menyukai tampilan tersebut.

Dalam pembaruan Tahoe, Safari 26, dan iPadOS 26, Apple sempat menghapus sepenuhnya opsi tampilan tab “Ringkas”, meski pada Safari versi iPhone tampilan tersebut justru menjadi pengaturan default.

Kini, melalui macOS 26.4, Safari 26.4, dan iPadOS 26.4, opsi tab “Ringkas” kembali dihadirkan untuk versi Safari lainnya.

Perlindungan Perangkat Curian Secara Default

 Cek Isi Kotak Si Mungil Chipset A17 Pro! (Liputan6.com/ Agustinus Mario Damar)

Apple pertama kali memperkenalkan fitur Perlindungan Perangkat yang Dicuri melalui iOS 17.3 untuk menambah keamanan iPhone, terutama jika perangkat dicuri oleh pihak yang mengetahui kode sandi.

Saat diaktifkan, pengguna wajib menggunakan autentikasi biometrik seperti Face ID atau Touch ID untuk mengakses data sensitif, termasuk kata sandi, kartu kredit tersimpan, menghapus data, hingga mengubah kata sandi akun. Fitur ini juga menonaktifkan opsi kode sandi sebagai cadangan.

Dalam iOS 26.4, fitur tersebut akan aktif secara default. Pengguna umumnya tidak akan merasakan perubahan, kecuali saat berada di luar lokasi yang dikenal seperti rumah atau kantor.

Meski dapat dinonaktifkan, prosesnya cukup ketat karena memerlukan verifikasi biometrik, jeda satu jam, serta autentikasi ulang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Apple untuk meningkatkan perlindungan data pengguna.

Akhir Rosetta Semakin Mendekati

Apple mulai menandai berakhirnya dukungan Rosetta 2 dalam macOS 26.4. Fitur ini sebelumnya menjadi kunci transisi dari Mac berbasis Intel ke Apple Silicon, karena memungkinkan aplikasi Intel tetap berjalan di chip seperti M1.

Meski Rosetta 2 baru akan dihapus sepenuhnya di macOS 28, versi 26.4 akan menampilkan peringatan saat pengguna membuka aplikasi Intel.

Apple juga memberikan panduan agar pengguna dan pengembang beralih ke aplikasi native Apple Silicon. Pendekatan ini mirip dengan langkah Apple saat menghentikan dukungan aplikasi 32-bit di macOS sebelumnya. 

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |