Alasan Mulia Hoshi Seventeen Dirikan Kelas di Zambia

6 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Hoshi SEVENTEEN mendanai pembangunan dan renovasi ruang kelas di Zambia, Afrika.
  • Proyek senilai 100 juta won (sekitar Rp1,16 miliar) ini selesai pada 15 Juni 2026.
  • Donasi Hoshi memungkinkan pembangunan lima ruang kelas baru dan fasilitas toilet untuk 250-350 siswa.

Liputan6.com, Jakarta - Hoshi Seventeen kembali menunjukkan komitmennya tentang pendidikan global. Dilansir dari Soompi pada Selasa (16/6/2026), ia terlibat dalam proyek pembangunan dan renovasi ruang kelas di Zambia, Afrika, yang kini baru saja rampung.

Hal ini disampaikan oleh Community Chest of Korea, yang mengumumkan bahwa proyek pembangunan ruang kelas sekolah negeri di Zambia yang didanai oleh donasi Hoshi telah selesai. Proses pembangunannya menggunakan 100 juta won, atau sekitar Rp 110 juta yang disumbangkan oleh Hoshi tahun lalu lewat organisasi ini di Gyeonggi Utara. 

Berkat Hoshi, kini ratusan anak di Zambia memiliki tempat belajar yang lebih nyaman. Dibangun lima ruang kelas, toilet, juga renovasi fasilitas yang lain.

Diinformasikan bahwa sekolah tersebut menjadi tempat belajar sekitar 250 anak dari tingkat TK hingga kelas tujuh, tapi fasilitasnya sangat terbatas. Sekolah tersebut sebelumnya hanya punya dua ruang kelas, sehingga murid-murid dari kelas berbeda mesti berbagi ruangan. 

Diumumkan pada Hari Keberangkatan Wamil

Sebagai informasi, saat ini Hoshi tengah menjalani wamil atau wajib militer. Ia berangkat sejak September 2025, dan pada hari yang sama donasinya untuk membangun sekolah di Zambia diumumkan. 

"Aku ingin mengirimkan semangat dan dukungan untuk anak-anak yang tumbuh dalam kondisi sulit,” ujar Hoshi. Ia menambahkan, “Aku berharap ruang kelas baru ini bisa membantu mereka tetap sehat dan berani bermimpi lebih besar,” begitu isi pernyataannya kala itu.

Dampak Nyata Donasi di Zambia

Selain pembangunan sekolah, dana dari Hoshi juga digunakan untuk membantu pendirian fasilitas untuk kesejahteraan anak di Kitwe, sebuah kota di Zambia utara. Bantuan tersebut mencakup perbaikan bangunan tua dan pekerjaan listrik untuk meningkatkan kondisi hidup anak-anak.

Mengapa Hoshi membantu anak-anak yang berada jauh dari Korea Selatan?

“Saya bergabung ikut serta dalam upaya ini, dengan harapan anak-anak dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang lebih baik. Saya sangat senang membayangkan anak-anak yang akan membangun impian mereka di ruang kelas baru ini, dan saya ingin terus mendukung tempat-tempat yang membutuhkan," begitu pernyataan Hoshi. 

Komitmen Filantropi Hoshi

Bukan sekali ini Hoshi berbagi dengan sesama. Ia bahkan bergabung dalam Community Chest of Korea sejak 2021, dan secara konsisten memberikan donasi untuk berbagai tujuan.

Sebelum di Zambia, ia juga mendanai sekolah panti asuhan nasional di Laos pada tahun 2024, memberi dukungan kepada tentara Korea Selatan,  serta berdonasi kepada almamaternya dan siswa di kota kelahirannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Catatan dari ASR Festival 2026 di Jakarta, Usung Tema Beyond the Stay

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |