Musisi Rani Jambak Bareng Tesla Manaf Jadi Bintang Tamu EPK and Festival Pitching Masterclass

5 hours ago 3

Jadi intinya...

  • Masterclass IWJM 2026 siapkan musisi lokal ke panggung global.
  • Didukung Kemenbud RI, program ini tingkatkan kapasitas profesional musisi.
  • Fokus pada EPK, Tech Rider, dan etika pitching untuk kurasi festival dunia.

Liputan6.com, Jakarta - Musisi Tesla Manaf dan Rani Jambak dijadwalkan menghadiri EPK and Festival Pitching Masterclass sebagai bagian dari rangkaian pra-acara Indonesian World Jazz Meeting atau IWJM 2026. Ajang ini didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia lewat program prioritas nasional Manajemen Talenta Nasional atau MTN Seni Budaya. Selain Tesla Manaf dan Rani Jambak, program EPK and Festival Pitching Masterclass 2026 menghadirkan booking agent Satria Ramadhan serta Festival Director sekaligus agen, Agus Setiawan Basuni.

Keikutsertaan dalam program Masterclass ini dikonfirmasi Rani Jambak dalam unggahan bersama akun World Jazz ID, pada Jumat (29/5/2026). “Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya) melalui MTN AsahBakat dengan Indonesian World Jazz Meeting (IWJM) Series yang dirancang sebagai ruang intensif untuk membedah strategi menembus panggung global,” ia mengabarkan.

Rani Jambak hadir dalam kapasitas sebagai musisi, sound artist, sekaligus Peneliti Budaya Nusantara. EPK and Festival Pitching Masterclass yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) lewat Zoom memungkinkan publik belajar dari para praktisi lintas genre dan promotor festival yang siap membagikan pengalaman nyata mereka selama bertahun-tahun di industri musik dunia.

Bukan sekadar teori, masterclass ini akan membekali publik dengan panduan taktis membuat Tech Rider berstandar internasional, menyusun Electronic Press Kit (EPK) yang menjual hingga menguasai etika pitching di hadapan para kurator dunia.

Penguatan Kapasitas Profesional

Melansir pemberitaan Kapanlagi.com, Jumat (29/5/2026), Koordinator Tim Ahli Musik, Aristofani Fahmi, mengatakan kolaborasi MTN Seni Budaya dan WartaJazz adalah langkah konkret Pemerintah Indonesia dalam membuka akses pasar internasional bagi talenta lokal.

Penguatan kapasitas profesional bagian penting dalam membangun daya saing musisi Tanah Air. “Melalui program MTN AsahBakat, kami ingin memastikan seniman kita unggul dalam proses kreatif, dan berdaya saing profesional di level industri internasional,” katanya.

Masterclass Dibagi Dalam Dua Sesi

Masterclass akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama, mulai pukul 12.00 WIB. Sesi kedua dijadwalkan berlangsung awal Juni 2026. Agus Setiawan Basuni mengaku siap berbagi pengalaman mengenai proses kurasi festival internasional dan strategi pitching yang efektif.

Berkaca pada pengalaman, ia menyebut banyak musisi Indonesia sebenarnya memiliki kualitas karya bagus, namun sering gagal di tahap kurasi akibat dokumen teknis yang belum memenuhi standar internasional.

Karya Musisi Kita Sudah Sangat Baik

“Seringkali karya musisi kita sudah sangat baik, namun gagal di tahap kurasi hanya karena dokumen teknis yang tidak standar. Di masterclass ini kami akan bedah ‘isi kepala’ para kurator festival dunia agar musisi kita lebih efisien dalam pitching,” tutur Agus Setiawan.

EPK and Festival Pitching Masterclass 2026 akan dipandu Aji Wartono, kurator jaz dan festival/ programming director berpengalaman yang akan menjembatani diskusi antara aspek artistik musisi dengan kebutuhan praktis industri musik global.

Deretan Tayangan Vidio Pekan Ini: Di Luar Nurul hingga My Sassy Girl

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |