Luna Maya Merasa Tak Akan Sanggup Jadi Dirut PFN, Ingatkan Ini ke Ifan Seventeen

2 weeks ago 19

Liputan6.com, Jakarta Penunjukan Ifan Seventeen menjadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) menuai berbagai reaksi di industri hiburan. Meski banyak pihak mempertanyakan keputusan ini, Luna Maya menanggapi dengan bijak.

Luna Maya enggan menilai apakah Ifan Seventeen kredibel atau tidak menduduki posisi Dirut PFN, karena harus dibuktikan dulu. Namun ia mengaku akan berpikir berulang kali andai mendapat tawaran tersebut.

"Kalau kredibel ya harus dibuktikan dulu. Cuma pada intinya semua orang bisa jadi Dirut PFN. Aku sih merasa belum sanggup, karena sebagai direktur itu me-manage. Itu bukan sesuatu hal yang mudah," kata Luna Maya di Senayan, Jakarta, Minggu (16/3/2025).

"Manage diri aku saja mungkin masih kewalahan, apalagi manage banyak orang. Apalagi ini perusahaan negara yang nilainya gede, dan ada tanggung jawab uang besar," imbuhnya. 

Promosi 1

Ifan Bisa, Mungkin

Luna Maya merasa banyak yang lebih kompeten memimpin PFN ketimbang dirinya. Menurutnya, bukan tidak mungkin Ifan Seventeen dapat menjalankan tugasnya sebagai Dirut PFN dengan baik.

"Mungkin Ifan bisa, ya selamat bertugas. Bukan akulah ya, lebih ke produser-produser yang lebih hebat dibanding aku. Aku sih bukan siapa-siapa,"Luna Maya menyambung.

Film Indonesia dan Tuan Rumah

Sebagai bagian dari industri film, Luna Maya berharap Ifan Seventeen merangkul para pelaku perfilman. Menurutnya, industri film Indonesia sudah makin berkembang dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Aku merasa industri film ini sudah menjadi tuan rumah. Penonton sudah senang nonton film Indonesia, ya walaupun kadang ada konten yang mungkin kurang bagus. Tapi setidaknya kita sudah membuktikan film Indonesia sudah ada yang tembus sampai 9 juta. Itu membuktikan bahwa sudah bisa jadi tuan rumah di negaranya sendiri," urai Luna Maya.

Pesan Luna Buat Ifan

Luna Maya pun berpesan agar Ifan Seventeen berkolaborasi dengan pelaku perfilman dalam menjalankan tugasnya. Ini demi memajukan ekosistem perfilman Indonesia

"Kolektif saja, kolaborasi. Enggak harus saling menjatuhkan. Kalau kaget, ya semua berharapnya si A si B, tapi terjadinya ternyata C, D, E. Ya dirangkul saja, diajak diskusi," ucap Luna Maya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |