Inara Rusli Kembali Dijadwalkan untuk Pemeriksaan Terkait Dugaan Perzinaan, Polisi Tunggu Konfirmasi

8 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Inara Rusli dipanggil ulang polisi 16 April 2026 terkait dugaan perzinaan.
  • Pemeriksaan sebelumnya ditunda karena Inara sakit, dikonfirmasi kuasa hukum.
  • Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa atas dugaan hubungan terlarang.

Liputan6.com, Jakarta - Kasus dugaan perzinaan yang menyeret Inara Rusli kini memasuki babak baru setelah pihak kepolisian mengeluarkan jadwal pemanggilan. Setelah sempat tertunda, penyidik berharap Inara dapat hadir untuk memberikan keterangan guna melengkapi berkas perkara.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, menjelaskan mengenai waktu pemanggilan ulang yang telah disiapkan pihak kepolisian. Andaru mengonfirmasi pemeriksaan Inara dijadwalkan besok, 16 April 2026.

“Kalau sesuai surat besok hari Kamis tanggal 16, namun hingga saat ini belum ada konfirmasi,” ungkap Andaru melalui pesan kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memantau perkembangan dan menunggu jawaban resmi dari pihak Inara Rusli terkait kesediaannya hadir. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari absennya Inara menghadiri agenda pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada pekan sebelumnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan alasan Inara tidak dapat hadir dalam agenda pemeriksaan sebelumnya. Budi mengatakan bahwa saat itu kondisi kesehatan Inara sedang menurun.

"Pemeriksaan terhadap Saudari IR yang dijadwalkan pada hari ini, Rabu, 8 April 2026, ditunda karena yang bersangkutan tidak dapat hadir dengan alasan sakit,” tulis Budi melalui pesan singkat beberapa waktu lalu.

Sudah Disampaikan Pihak Inara Rusli Secara Formal

Pihak kepolisian memaklumi ketidakhadiran tersebut karena sudah ada komunikasi formal dari pihak Inara. Budi menambahkan bahwa informasi mengenai kondisi kesehatan Inara disampaikan langsung oleh pihak yang mewakilinya secara hukum.

“Permohonan penundaan tersebut telah disampaikan melalui kuasa hukumnya kepada penyidik Unit PPA Polda Metro Jaya,” tambah Budi.

Berdasar Laporan Wardatina Mawa

Sebagai informasi, kasus ini bermula ketika seorang wanita bernama Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli bersama Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya pada akhir tahun 2025. Dalam laporannya, Mawa menuding adanya hubungan spesial yang melanggar norma hukum antara suaminya dengan Inara Rusli.

Pelapor mengklaim memiliki bukti untuk memperkuat tuduhannya, termasuk asal-usul pertemuan mereka yang disebut berawal urusan profesional. Mawa menyebutkan bahwa bukti rekaman tersembunyi menjadi salah satu poin penting dalam laporan yang ia layangkan ke pihak berwajib.

Permintaan Maaf Inara Rusli

Sementara itu, jelang Hari Raya Idulfitri, Inara Rusli menyampaikan permohonan maaf kepada Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan pihak-pihak yang berseberangan dalam urusan hukum.

"Dan pasti minta maaf juga untuk Insanul, keluarga besar, dan Mawa beserta keluarga besar juga. Dengan segala kerendahan hati aku menyampaikan meminta maaf, maaf maaf lahir batin," kata Inara Rusli di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada 16 Maret lalu. 

Ia menambahkan, "Jadi daripada terlambat dan menyesal, ya aku sampaikan sekarang untuk semuanya. Minta maaf bukan berarti merendahkan diri, kita harus rendah hati."

Zaskia Adya Mecca Sorot Suasana Sidang Saat Dampingi Putrinya Sebagai Saksi Kasus Pemukulan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |