Erin Wartia Mantan Istri Andre Taulany Tepis Tuduhan Menganiaya ART, Sebut Punya Bukti Kuat

11 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Erin Wartia, eks istri Andre Taulany, bersama kuasa hukumnya buka suara menjawab kegaduhan terkait tuduhan penganiayaan terhadap mantan Asisten Rumah Tangga atau ART-nya. Erin merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh pernyataan-pernyataan yang tidak berdasar di media sosial.

Erin mengaku bahwa permasalahan bermula dari kinerja sang ART yang dianggap tidak profesional sejak awal bekerja. Erin menceritakan bagaimana dirinya sudah mencoba melakukan prosedur yang benar dengan mengadu kepada pihak yayasan penyalur.

"Jadi sebelumnya memang pembantu itu sudah bermasalah dan saya sudah komplain. Dia kerja di rumah satu minggu, itu saya sudah komplain ke penyalurnya bahwa saya sudah minta ganti. Jadi yang paling krusial adalah dia melakukan konten ke media sosial si Asisten Rumah Tangga itu, milik pribadinya dia sendiri tentang isi rumah," ungkap Erin di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

"Jadi privasi isi rumah saya dan anak-anak divideo-videoin, kegiatannya anak-anak, terus mobil saya, rumah saya seisi rumah, dari tampak depan, belakang. Terus baju anak saya dipakai tanpa izin. Pokoknya dia melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya lah untuk kerja di rumah sebagai Asisten Rumah Tangga," Erin menyambung.

Meski sudah meminta penggantian pekerja, pihak yayasan dianggap lamban dan tidak responsif terhadap keluhan yang disampaikan Erin. Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin, menilai perilaku asisten tersebut tidak hanya sekadar tidak sopan, melainkan sudah masuk ke ranah yang membahayakan keamanan kliennya.

Anak-Anak Erin Mengaku Terganggu

"Artinya di rumah tersebut semua dinaikkan, di-upload ke sosial media milik daripada Asisten Rumah Tangga tersebut, memperlihatkan semua isi rumah bahkan mobil dan pelat nomor mobil. Menurut kami itu sangat membahayakan ya, foto-foto juga tadi mengenakan pakaian anak daripada klien kami tanpa izin," kata Sunan.

Lebih lanjut, Erin menunjukkan bukti-bukti rekaman dari ponselnya yang memperlihatkan aktivitas sang asisten yang asyik membuat konten. Ia pun menceritakan bagaimana anak-anaknya merasa tidak nyaman dengan perilaku pekerja tersebut.

"Nah ini video-videonya dia ada mobil di rumah, dia fotoin, videoin, terus seisi rumah... ini anak saya lagi masak, dia sangat marah kalau 'Mama, aku kenapa sih itu dimasukin ke Facebook-nya si Asisten Rumah Tangga itu ya'. Maksudnya dia sangat terganggu, apalagi kamarnya divideo-videoin. Ini isi rumah, lagi kolam renang segala macam," urai Erin.

Terkait tuduhan penganiayaan yang viral, pihak Erin secara tegas membantah adanya pemukulan maupun ancaman senjata tajam. Sunan menyatakan akan segera melayangkan somasi ke pihak yayasan yang dianggap telah menyebarkan fitnah keji. "Kami akan segera melakukan upaya hukum mensomasi pihak yayasan yang juga dianggap atau dirasakan oleh klien kami Mbak Erin itu memfitnah ya, tanpa bukti. Jadi di akun sosial media milik saudari Nia Damanik 7. Diulang-ulang nih disebut namanya klien kami bahwa klien kami melakukan penganiayaan," tutur Sunan. Masalah soal gaji dan kepemilikan ponsel juga diklarifikasi sebagai bagian dari strategi untuk memutarbalikkan fakta oleh pihak lawan. Erin menjelaskan bahwa sang asisten belum genap bekerja 1 bulan, sehingga sistem penggajian memang belum waktunya dilakukan.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |