Review Film Mortal Kombat 2: Jagoan Ikonik Berlaga di Turnamen Maut, Brutal tapi Banyak Dagelannya

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Karakter ikonis Johnny Cage (Karl Urban) akhirnya tampil di film Mortal Kombat 2 yang tayang di bioskop Indonesia pada hari ini, Rabu (6/5/2026). Hanya saja, jangan langsung membayangkan ia sosok jagoan penuh nyali yang menerjang musuh-musuhnya. 

Johnny Cage muncul sebagai aktor film laga yang pamornya sudah terlupakan. Ia masih mengenakan kacamata hitam khasnya, tapi kini cuma bisa tampil di festival budaya pop kelas B. Stan yang memajangnya pun tak laku, sepi pengunjung. 

Karenanya, Johnny Cage tak punya harapan tinggi ketika Lord Raiden (Tadanobu Asano) dan Sonya Blade (Jessica McNamee) mendatanginya. Ia malah mengira mereka adalah fans yang sedang cosplay. Sampai akhirnya sang Dewa Petir mengutarakan niatnya menjemput Johnny Cage. 

"Johnny Cage, kamu terpilih untuk bertarung di Mortal Kombat," kata Lord Raiden. Dari sinilah, sang aktor lawas menghadapi satu fakta mengerikan: sejumlah champion dari bumi atau Earthrealm dipilih untuk menghadapi Shao Kahn (Martyn Ford) dan para jagoan Outworld dalam turnamen maut.

Taruhannya, nasib bumi. Bila skor akhir dimenangkan Shao Kahn, maka ia akan menguasai Bumi, seperti yang ia lakukan di dunia lain. Edenia, salah satunya. 

Derita Kitana, Putri Edenia

Salah satu orang yang merasakan nasib mengerikan ini, Kitana (Adeline Rudolph), putri Edenia. Ia tak hanya menyaksikan kerajaannya jatuh ke tangan Shao Kahn, tapi melihat ayahnya gugur dalam pertarungan penentu di Mortal Kombat.

Nasibnya bertambah tragis karena ibunya akhirnya tunduk pada Shao Kahn, dan ia bahkan diangkat menjadi anak pria bertopeng tersebut. Selama bertahun-tahun, Kitana dilatih untuk menjadi champion untuk sang ayah angkat yang kini berambisi menaklukkan Earthrealm.

Musuh yang dihadapinya di Mortal Kombat, tak lain adalah Johnny Cage yang terkaget-kaget karena mendadak "tersedot" ke arena pertarungan. Di sisi lain, Kitana belum bisa melupakan luka masa lalunya dan memilih untuk bersekutu dengan sosok tak terduga.

Namun bukan hanya Kitana yang punya rencana, tapi juga Shao Kahn, yang menyiapkan artefak yang konon akan membuatnya tak terkalahkan. Bagaimana nasib Bumi pada akhirnya?

Ada banyak kekuatan yang diselipkan sutradara Simon McQuoid dalam film Mortal Kombat 2. Yang pertama, tentu saja elemen nostalgia. Ada banyak hal yang terasa familier, dari penampilan para karakternya, jargon yang diucap di tengah duel, hingga setting tempat yang mengingatkan pada gim aslinya.  Gim Mortal Kombat juga dikenal lewat pertarungan brutal dalam gim yang bahkan bisa berakhir dengan Fatalities: kematian karakter yang kalah dengan cara yang begitu bombastis. Hal ini pun tak malu-malu disertakan dalam film, memberikan efek kejut yang begitu nempel di benak penonton. Dua contohnya, adalah ending duel Shao Kahn, juga Kung Lao vs Liu Kang.  

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |