Hana Saraswati dan Nando Hilmy Kenang Gary Iskak, Berjiwa Muda Plus Penuh Tanggung Jawab

1 day ago 17

Jadi intinya...

  • "Lastri Arwah Kembang Desa" adalah film terakhir Gary Iskak, tayang 16 Juli 2026.
  • Gary Iskak meninggal November 2025, dikenal dedikatif dan ceria saat syuting.
  • Film drama horor ini mengangkat isu perjuangan perempuan dan ketidakpuasan laki-laki.

Liputan6.com, Jakarta - Dalam film Lastri Arwah Kembang Desa yang tayang di bioskop Tanah Air mulai 16 Juli 2026, Hana Saraswati adu akting dengan Gary Iskak. Sayang, Gary Iskak meninggal dunia pada November 2025. Dalam Lastri Arwah Kembang Desa, Hana Saraswati sebagai Lastri, sementara Gary Iskak memerankan Turenggo. Turenggo suami Lastri. Nahas rumah tangga mereka berantakan. Hidup Lastri pun berakhir tragis. Lastri Arwah Kembang Desa film terakhir Gary Iskak serta menjadi legasinya untuk dunia seni. Film ini juga dibintangi Nando Hilmy, anak sulung Gary Iskak.

Hana Saraswati dan Nando Hilmy mengenang Gary Iskak yang penuh dedikasi di lokasi syuting. Ia tak pernah mengeluh sakit selama syuting Lastri Arwah Kembang Desa di Lumajang, Jawa Timur. “Kak Gary itu jiwanya muda banget. Happy go lucky orangnya. Dalam kondisi sakit kayak begitu, dia tetap bisa ha ha hi hi. Setiap pulang syuting, dia enggak langsung istirahat. Pasti dia mengajak kayak: Ayo, kita makan dulu,” kata Hana Saraswati kepada Showbiz Liputan6.com di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026.

“Di depan hotel ada kayak angkringan, kita makan di situ. Dia mau ngumpulin orang. Itu yang membuat Kak Gary walau sakit tetap tampak sehat. Dia auranya happy,” imbuhnya lalu membahas kisah Lastri Arwah Kembang Desa bermula dari Atmi (Audy Bella).

Atmi mengalami teror arwah yang diduga ingin menuntut balas atas tragedi masa lalu. Arwah itu rupanya bernama Lastri. Dulu, ia menikah muda dengan juragan tambang pasir, Turenggo (Gary Iskak). Lantas apa hubungan Lastri dengan Atmi?

Tanggung Jawab dan Konsisten

Dari situ, Lastri Arwah Kembang Desa mengajak penonton kembali ke masa lalu, tepatnya pada dekade 1980-an. Lastri Arwah Kembang Desa menandai kolaborasi Gary Iskak dengan anaknya, Nando Hilmy.

Terkait sang ayah, Nando Hilmy mengenang, “Yang paling saya ingat, dia tanggung jawab dan orangnya sangat konsisten. Luar biasalah. Banyak sih sebenarnya (kalau mengenang almarhum ayah).”

Harus Lebih Tahan Banting

Bergenre drama horor, Hana Saraswati mengaku ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari Lastri Arwah Kembang Desa. Salah satunya, perempuan harus mau memperjuangkan apa yang memang layak diperjuangkan.

“Jangan menyerah karena semua kalau mau diperjuangkan pasti bisa. Harus lebih tahan banting jadi perempuan,” ucap Hana Saraswati lalu membocorkan, Lastri meninggal dalam kondisi kurang baik. Ia bunuh diri.

Manusia Tak Pernah Puas?

Nando Hilmy juga menarik hikmah terkait kisah tragis Lastri Arwah Kembang Desa dari sudut pandang laki-laki. Dalam rumah tangga, ada dua pihak yang berperan besar, suami dan istri. Kadang, salah satu pihak merasa tak puas dengan keadaan.

“Pelajaran dari Lastri sama Turenggo, laki-laki tidak merasa puas. Intinya sudah dikasih satu yang setia malah carinya (cewek lain). Padahal istrinya sudah yang terbaik lo buat dia. Manusia enggak ada puasnya memang betul,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Anak Liam Payne Jadi Ahli Waris Tunggal Sang Ayah, Hartanya Tembus Setengah Triliun Rupiah!

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |