Atta Ul Karim Siapkan Festival Negeri Kami 2026, Libatkan Seniman Hingga Budayawan dan Pengusaha

6 hours ago 2

Jadi intinya...

  • ICE merayakan 2 tahun dengan Festival Negeri Kami dan peluncuran Tutur Bangsa.
  • Festival Negeri Kami wadah multidimensi seniman, budayawan, dan komunitas Indonesia.
  • Tutur Bangsa media editorial terkurasi untuk merawat narasi dan gagasan bangsa.

Liputan6.com, Jakarta - Selebgram sekaligus pengusaha Atta Ul Karim mengumumkan dua agenda besar dalam perayaan dua tahun International Creatives Exchange (ICE), di Jakarta, 23 Mei 2026. Pertama, Festival Negeri Kami yang akan digelar dari 23 hingga 25 Oktober 2026. Festival ini dirancang sebagai perayaan multidimensi yang mempertemukan seniman, budayawan, kreator konten, pengusaha lokal, dan komunitas dari seluruh Indonesia dalam satu panggung kebangsaan. Detail lokasi dan mekanisme partisipasi akan diumumkan dalam waktu dekat.

Festival Negeri Kami wujud nyata dari platform negerikami.id yang dikembangkan ICE sebagai ruang ekspresi dan apresiasi identitas kebangsaan Indonesia. Kedua, peluncuran situs resmi Tutur Bangsa, platform media editorial terkurasi yang menjadi bagian dari ekosistem kreatif ICE dalam waktu dekat. Tutur Bangsa hadir sebagai ruang publik yang menjembatani pengetahuan dan masyarakat melalui esai, refleksi, dan pemikiran jernih sekaligus relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Atta Ul Karim optimistis situs ini berdampak positif.

“Tutur Bangsa cara kami merawat narasi bangsa. Di tengah banjir informasi yang bising, kami percaya Indonesia butuh ruang di mana gagasan dipilih dengan cermat, disampaikan dengan tanggung jawab, dan dibaca dengan khidmat,” katanya di Jakarta, pekan ini.

Dalam kesempatan itu, Atta Ul Karim menjelaskan, ICE adalah organisasi kreatif non-politik berbasis Indonesia yang berfokus pada kolaborasi budaya, wisata, perdagangan, dan teknologi antara Indonesia dengan negara-negara di seluruh dunia.

Dua Tahun Lalu...

Peringatan dua tahun ICE dirayakan secara hangat dan intim dengan jamuan makan malam eksklusif yang dihadiri sekitar 30 tamu terdiri internal members dan kerabat dekat ICE. Sebagai Founder dan Ketua Umum ICE, Atta Ul Karim, berbagi kenangan.

“Dua tahun lalu, kami memulai perjalanan ini dengan satu keyakinan sederhana, bahwa kreativitas tidak mengenal batas negara, dan Indonesia berpotensi luar biasa untuk menjadi simpul kolaborasi dunia,” beri tahu Atta Ul Karim.

Kami Berdiri Teguh

“Hari ini, bersama seluruh mitra, anggota, dan kerabat yang telah memercayai visi ini, kami berdiri lebih teguh, lebih luas jangkauannya, dan lebih dalam akarnya di tanah Indonesia,” pesohor dengan 200 ribuan pengikut di Instagram ini menyambung.

ICE diluncurkan pada 23 Mei 2024 di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad, Pakistan, menandai dimulainya era baru kolaborasi kreatif lintas negara dengan dukungan penuh pihak KBRI maupun tokoh-tokoh terkemuka Pakistan.

Media Kreatif serta Festival Kebangsaan

Dengan semangat persahabatan dan kolaborasi, Atta Ul Karm dan tim ingin terus hadir sebagai kekuatan yang turut berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Tak sekadar membangun organisasi tapi juga ekosistem termasuk seni dan budaya di dalamnya.

“Dari penghargaan ekonomi kreatif, seminar, diplomasi seni, forum bisnis internasional, media kreatif serta festival kebangsaan, semua bermuara pada tujuan: menciptakan dampak sosial-ekonomi nyata bagi Indonesia dan komunitas global yang berafiliasi dengan kami,” tutup Atta Ul Karim.

Saksikan Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Senin 26 Mei Pukul 21.30 WIB di SCTV

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |