Alasan Amanda Manopo Peduli Banget Tokoh yang Dimainkan, Sorot Posisi Aktor sebagai Ujung Tombak

12 hours ago 4

Jadi intinya...

  • Film terbaru Amanda Manopo, "Caper", tayang 5 Februari 2026, dibintangi Devano dan Fajar Sadboy.
  • Amanda menyarankan "Caper" dibuat beda universe dari serial "Paylater" agar ceritanya lebih segar.
  • Amanda selektif memilih peran karena pemain adalah ujung tombak film, dan komedi lebih sulit dari horor.

Liputan6.com, Jakarta - Melambung lewat sinetron Ikatan Cinta, belakangan Amanda Manopo produktif di layar lebar. Mulai 5 Februari 2026, film terbarunya, Cek Out Sekarang Paylater (Caper) tayang di bioskop seluruh Indonesia. Ia beradu akting dengan Devano Danendra hingga Fajar Sadboy.

Ada sejumlah cerita menarik dari lokasi syuting Cek Out Sekarang Paylater (Caper) karya sineas Surya Ardy Octaviand. Dalam film ini, Amanda Manopo sebagai Tina Van Baghen. Mulanya nama tokoh ini bukan Tina. Lewat diskusi panjang, nama tokoh kemudian diubah.

Banyak juga yang mempertanyakan kaitan film Cek Out Sekarang Paylater (Caper) dengan serial Paylater yang viral. Amanda Manopo pun menjelaskan kronologinya. Tawaran Cek Out Sekarang Paylater (Caper) menghampiri Nyonya Kenny Austin pada 2024.

Mulanya, kisah ini diproyeksikan juga untuk season kedua Paylater. Amanda Manopo berbagi perspektif dengan produser sekaligus sutradara Surya Ardy Octaviand. “Saya bilang sama produser sekaligus sutradaranya, kalau kita lanjutkan series pertama masih dalam universe yang sama, lalu bikin season kedua, akan kurang. Jadi mending kita bikin beda universe, sesuatu yang fresh,” katanya.

Amanda Manopo berpendapat, dengan format layar lebar, penokohan maupun konflik bisa dibesarkan. Alasan lain, kisah Tika dalam serial Paylater memang sudah selesai. Tika akhirnya bisa membayar utang-utangnya.

“Kan, enggak seru kalau dia ngutang lagi. Bodoh, berarti dia. Kalau Tina Van Baghen kelilit utang dari awal. Kenapa bisa terlilit utang segala macam nanti ada penjelasan,” Amanda Manopo membeberkan.

Pemain Sebagai Ujung Tombak

Dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini, Amanda Manopo mengaku sejak dulu memang sangat peduli dengan tokoh yang diperankan termasuk Tika dan kini Tina.

“Karena begini, kalau filmnya enggak menjual atau apa pasti yang dilihat pertama kali kan pemainnya. Ya, (karena pemain ujung tombak film),” ucap bintang film Indigo dan Dusun Mayit.

Benar-Benar Selektif

“Takutnya nanti ada yang bilang: film-filmnya Manda enggak laku ini. Amit-amit, kan. Jadi aku harus benar-benar selektif dalam memilih. Kalau komedi, bisa dibilang baru di film dan serial Paylater,” urai Amanda Manopo.

Telah sukses mengantar film horor Indigo menembus sejuta penonton dan Dusun Mayit di level 700 ribuan, tak lantas membuat Amanda Manopo menepuk dada. Menurutnya, horor dan komedi dua genre yang berbeda.

Tak Mudah Bikin Orang Ketawa

Saat ditanya lebih susah membintangi horor atau komedi, Amanda Manopo mengaku lebih susah komedi karena harus mempertahankan semua elemen dari teknis hingga penokohan.

“Dan bikin orang tertawa bukan hal mudah. Bikin orang takut itu (menurut saya lebih) gampang, dari angle kamera segala macam. Kalau komedi kan enggak,” Amanda Manopo mengakhiri.

Pandji Pragiwaksono Janji Kooperatif, Siap Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Jumat Pekan Ini

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |