Konser BTS di Gwanghwamun Bikin Otoritas Seoul Siaga, 260 Ribu Orang Diprediksi Akan Datang

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Seoul dan Kepolisian Metropolitan Seoul telah menyiapkan skema pengamanan super ketat untuk mengantisipasi kerumunan dalam konser BTS yang akan datang. 

Dilansir dari Korea JoongAng Daily, Rabu (4/3/2026), diperkirakan sekitar 260 ribu orang akan datang pada konser gratis "BTS The Comeback Live Arirang" di Lapangan Gwanghwamun Square di pusat Seoul dengan 15.000 tiket telah habis seketika setelah dirilis pada 23 Februari. Konser yang akan digelar pada 21 Maret 2026 ini menandakan comeback full group BTS untuk pertama kalinya dalam tiga setengah tahun. 

Panggung utama diperkirakan akan dipasang di sisi utara Lapangan Gwanghwamun, menurut pemerintah kota. Sekitar 27 ribu kursi akan disiapkan dari lapangan hingga Taepyeong ro dekat Seoul Plaza, termasuk sekitar 14 ribu untuk bagian berdiri di seberang Lapangan Gwanghwamun dan Sejong daero, dan 13 ribu kursi lainnya di area Taepyeong ro.

Kepolisian Seoul telah membentuk satuan tugas khusus yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Badan Kepolisian bidang keselamatan publik untuk mengoordinasikan seluruh persiapan di lapangan. Akan diadakan rapat peninjauan pada hari Selasa untuk merampungkan rencana keseluruhan pengamanan untuk operasional acara.

Seiring dengan persiapan pusat kota Seoul untuk berubah menjadi tempat acara luar ruangan yang besar, Pemerintah Metropolitan Seoul telah mulai memperketat kontrol keselamatan.

Seorang perwakilan Seoul mencatat bahwa kota tersebut telah mengadakan konsultasi awal dengan HYBE mengenai berbagai langkah, mulai dari pengendalian kerumunan hingga pembatasan lalu lintas dan menambahkan bahwa kekurangan tambahan akan diatasi seiring dengan berlanjutnya persiapan.

Persiapan Pemerintah dan Kepolisian Seoul, Untuk Menjaga Keamanan Konser BTS

Polisi sudah mulai melakukan kampanye dan penyuluhan keselamatan publik beberapa hari sebelum acara guna mengedukasi massa yang akan memadati area dari Gwanghwamun hingga Istana Deoksu, Sebanyak 13 tim khusus dari sembilan kantor polisi dikerahkan untuk menangani potensi kerusuhan, kekerasan, hingga ancaman terorisme.

Fokus utama petugas adalah mencegah penumpukan massa saat penonton dan artis meninggalkan lokasi guna menghindari insiden desak-desakan, Dengan perkiraan jumlah penonton yang besar, Seoul telah menyediakan 894 toilet umum di sekitar lokasi, beserta toilet portabel yang akan disediakan oleh HYBE dan kantor distrik.

Seoul Metro juga mempertimbangkan untuk mengizinkan kereta api melewati tiga stasiun kereta bawah tanah terdekat Gwanghwamun, Gyeongbokgung, dan Balai Kota tanpa berhenti, tergantung pada kondisi keramaian. Pemerintah kota berencana untuk membentuk tim tanggap krisis di Museum Sejarah Seoul dan melakukan pemantauan di lokasi bersama lembaga terkait pada hari konser. Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan berencana mengadakan pertemuan tentang keamanan kerumunan pada tanggal 11 Maret 2026, yang dipimpin oleh Menteri Yun Ho-jung, yang akan mempertemukan Pemerintah Kota Seoul, Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, serta pihak-pihak lainnya.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |