Park Bom Klaim Dirinya Jadi Kambing Hitam untuk Tutupi Skandal Narkoba Sandara Park

3 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Park Bom menuduh Sandara Park terlibat narkoba untuk menutupi kasusnya sendiri.
  • Tuduhan ini disampaikan melalui surat tulisan tangan di media sosial pada Selasa.
  • Pihak Sandara Park membantah tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar.

Liputan6.com, Jakarta - Park Bom baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan dengan menuduh rekan satu grupnya di 2NE1, Sandara Park, terlibat narkoba. Dilansir dari Korea JoongAng Daily dan SBS Star News, Rabu (4/3/2026), tuduhan ini disampaikan dalam sebuah unggahan surat tulisan tangan ke media sosial pada Selasa kemarin. 

"Aku menulis ini untuk membagikan kebenaran dengan kalian,” tulis Park Bom di awal suratnya.

Ia kemudian membahas tentang Aderall, obat yang mengandung amfetamin dan diklasifikasikan sebagai obat psikotropika di Korea. Sebagai informasi, pada 2014 silam, muncul kontroversi karena terkuak bahwa Park Bom pernah mengirimkan obat ini dari AS ke Korea Selatan pada 2010. 

Saat itu, pihak Park Bom mengatakan obat tersebut untuk pengobatan dan meminta maaf karena tidak mendeklarasikannya dengan selayaknya kepada bea cukai, dengan alasan kurangnya paham tentang peraturan yang berlaku. Kejaksaan juga menangguhkan dakwaan setelah memastikan bahwa obat tersebut telah diresepkan untuk tujuan pengobatan. 

“Saya berhati-hati agar tidak menimbulkan kegaduhan lagi, tetapi hatiku tak tenang tentang obat yang dikenal sebagai Adderall. Itu bukan narkotika. Saya adalah pasien dengan ADD [gangguan pemusatan perhatian]," tulis Park Bom. 

Nah kalimat berikutnya adalah gong dari surat yang ia tuliskan. 

Klaim soal Kasus Narkoba Sandara Park

Park Bom mengklaim kasus ini adalah cara untuk menutupi kasus narkoba yang dihadapi Sandara Park. “Sandara Park terlibat kasus narkoba dan, untuk menutupinya, Park Bom disebutkan menjadi pecandu narkoba,” kata Park Bom.

Tak cuma Dara 2NE1 yang disebut-sebut dalam surat ini. Tapi juga Yang Hyun Suk, pendiri YG Entertainment yang merupakan agensi 2NE1, CL, dan produser di agensi ini, Teddy. 

“Kuharap YG Entertainment, Yang Hyun Suk, Teddy dan Lee Chae Rin akan berhenti melaporkan kepada pihak berwenang bahwa Park Bom menggunakan obat melebihi dosis yang diresepkan, obat yang sudah hampir 30 tahun tidak ia konsumsi," kata Park Bom.

Alasan Park Bom Menulis Surat Ini

Pada bagian akhir suratnya, Park Bom mengungkap alasan mengapa ia memutuskan untuk membuat surat ini. “Aku menuliskannya karena rasanya jiwaku sedang menangis,” tulisnya. 

Sementara itu, pihak Sandara Park sendiri membantah tuduhan ini. 

Dilansir dari Allkpop, seorang rekan dekat Sandara Park memberikan klarifikasi kepada The Fact dengan mengatakan, “Tuduhan narkoba yang dilayangkan oleh Park Bom sama sekali tidak berdasar.”

Pernyataan serupa juga diungkap oleh perwakilan sang artis. 

Unggahan Park Bom yang Jadi Tanda Tanya

Selama beberapa waktu terkhir, unggahan Park Bom di media sosial kerap menjadi sorotan publik. Pada Februari tahun lalu, pelantun "Lonely" ini mengunggah pernyataan bahwa ia adalah istri Lee Min Ho, tappi kemudian diralat dan mengaku postingan ini adalah permintaan sang aktor. 

Lalu pada Oktober tahun lalu, Park Bom mengklaim dirinya melaporkan Yang Hyun Suk ke polisi karena gagal membayar "1002003004006007001000034 '64272e triliun won uang" yang ia hasilkan melalui musik, pertunjukan, penampilan televisi, iklan, acara, penulisan dan komposisi lagu.

Sebagai informasi, Park Bom sejak tahun lalu kembali hiatus dari kegiatan 2NE1 karena alasan kesehatan. 

BoA Resmi Dirikan Agensi BApal Entertainment Usai Hengkang dari SM Entertainment

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |