Zee Asadel Sebut Prilly Latuconsina Tifus Saat Syuting Danur: The Last Chapter, 5 Hari Dirawat di RS

4 hours ago 1

Jadi intinya...

  • Prilly Latuconsina menunjukkan profesionalisme tinggi, bahkan syuting kembali setelah tifus 5 hari.
  • Ia sangat cepat masuk dan keluar karakter Risa, menunjukkan jam terbang tinggi.
  • Prilly tidak mengeluh saat syuting adegan sulit, menginspirasi juniornya.

Liputan6.com, Jakarta - Bekerja sama dengan Prilly Latuconsina selama syuting film Danur: The Last Chapter memberi banyak pelajaran berharga bagi Zee Asadel. Salah satunya, soal profesonalisme di lokasi syuting, pendalaman karakter agar bisa tampil meyakinkan, dan stamina tahan banting.

Salah satu yang paling dikenang Zee Asadel, insiden Prilly Latuconsina kelelahan hingga kena tifus. Bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala ini sampai dilarikan ke rumah sakit dan dirawat intensif hanya lima hari. Setelahnya, Prilly Latuconsina balik ke lokasi syuting.

“Menyenangkan sekali, dia hebat banget sih. Aku kaget melihat adegan-adegan dia, ternyata berat banget tapi benaran tidak mengeluh. Saya sama Kak Anya mau mengeluh kayak, waduh dia belum mengeluh lagi. Dia bahkan sampi tifus,” kata Zee Asadel.

“Akhirnya syutingnya ditunda. Dia di rumah sakit. Untuk sakit tifus ya, dia hanya lima hari dan lanjut syuting lagi. Menurut aku dia hebat banget,” imbuhnya dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Karenanya, Zee Asadel bersyukur dipertemukan dengan Prilly Latuconsina dan Anya Zen. Hal lain yang dipelajarinya, bagaimana Prilly Latuconsina masuk dan keluar dari karakter Risa Saraswati. Sangat cepat dan luwes. Yang ini, terkait erat dengan jam terbang.

“Dan yang hebat juga dari dia, itu bagaimana dia keluar masuk karakter cepat banget. Itu hebat banget. Aku kalau keluar karakter ya sudahlah, oke. Tapi pas masuk, butuh waktu. Butuh menenangkan diri, atau mengingat lagi karakternya seperti apa,” ucap Zee Asadel.

Benaran Langsung Klik!

“Kalau dia (Prilly Latuconsina) benaran bisa langsung klik, berubah. Kak Prilly itu benaran switch. Misalnya habis adegan berat sampai menangis. Begitu sutradara bilang cut, Prilly langsung nyeletuk, beli jus kali ya? Kami berdua sampai, wow,” ia menyambung.

Terakhir, namun tak kalah penting, Prilly Latuconsina tak gampang mengeluh. Adegan semelelahkan apa pun dieksekusi tanpa banyak “merengek.” Profesionalisme di atas segalanya. Tak heran, karakter Risa melekat 10 tahun padanya.

Mau Mengeluh tapi Sungkan

Sebagai junior, Zee Asadel dan Anya Zen jadi sungkan mau mengeluh di lokasi syuting. Dari sini, keduanya belajar tahan banting. Tugas aktor adalah menghidupkan karakter dengan sepenuh hati. Titik.

“Kita mau mengeluh tapi kok dia enggak ngeluh,” cetusnya. Anya Zen membenarkan. “Aku sama Zee sudah capai tapi kayak: Prilly belum mengeluh. Jadi kita jangan mengeluh ha ha ha,” selorohnya.

Tentang Danur: The Last Chapter

Sedikit bocoran, Danur The Last Chapter mengisahkan Risa (Prilly Latuconsina) menutup gerbang dialog dengan hantu mana pun. Hal itu berubah ketika adiknya, Riri (Zee Asadel), dilamar di gedung pertunjukan tua dan mulai bersikap janggal jelang pernikahannya.

Tak hanya perubahan Riri, Risa pun mulai mengalami serangkaian kejadian aneh, seakan dirinya mengalami kematian menyakitkan berkali-kali. Risa curiga ini terjadi karena teman-teman hantunya, Peter Cs, sedang berusaha menyampaikan sesuatu.

Vindes Warnai Ramadan 2026 dengan Beragam Program, dari Konten Dracin Hingga Fan and Makers

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |