Liputan6.com, Jakarta Pergelaran Festival Film Cannes 2025 berakhir. Para pemenang telah diumumkan. Pertanyaan yang kemudian muncul, bisakah masyarakat Indonesia yang tidak bisa datang langsung ke Cannes menonton film-film yang berlaga di sana?
Jawabnya bisa. Sejumlah film yang meraih penghargaan di Cannes 2025 kini mendarat di Indonesia. Salah satu yang paling ditunggu dan akhirnya tiba, It Was Just an Accident yang menang penghargaan bergensi Palme d'Or.
Ada pula The Secret Agent karya sineas Kleber Mendonça Filho yang menempatkan Wagner Moura sebagai pemeran utama. Berjudul asli O Agente Secret, mahakarya ini panen pujian pencinta sinema maupun kritikus.
Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 film peraih penghargaan di Festival Film Cannes 2025 yang telah mendarat di Indonesia. Tidak tayang di bioskop, Anda bisa berpesta di paltform streaming KlikFilm.
1. Sirat
Dibintangi Sergi Lopez dan Bruno Nunez Arjona, Sirat karya sutradara Oliver Laxe mengisahkan perjuangan ayah mencari putrinya yang hilang di padang pasir Maroko selatan. Film berdurasi 115 menit ini menang Jury Prize Festival Film Cannes 2025.
Sirat beroleh apresiasi para pemerhati film. Jessica Kiang dari Variety menyanjung aspek teknis Sirat khususnya sinematografi dari Mauro Herce dan tata musik Kangding Ray. Damon Wise dari Deadline mengapresiasi tata suara Sirat yang digarap Laia Casanova.
2. It Was Just an Accident
Eghbal (Ebrahim Azizi) dan istri mengendarai mobil lalu menabrak anjing hingga tewas. Tak lama kemudian mobil mereka mogok. Eghbal kemudian menepi di garasi milik Vahid (Vahid Mobasseri). Vahid sadar, wajah Eghbal mirip petugas yang menyiksanya di dalam penjara.
Itulah sinopsis film It Was Just an Accident yang mengantar sutradara Jafar Panahi meraih Palme d’Or. Situs Rotten Tomatoes memberi tingkat kesegaran hingga 100 persen untuk It Was Just an Accident. Sebuah mahakarya yang sangat sayang untuk dilewatkan.
3. The Little Sister
The Little Sister mengisahkan Fatima, bungsu dari tiga bersaudara yang dibesarkan keluarga Prancis-Aljazair. Ingin menemukan jalan hidup dan jati diri, ia kuliah di Paris. Fatima mulai mencicipi beragam pengalaman lalu berada di persimpangan karena tertarik pada sesama.
Nadia Melliti tampil meyakinkan sebagai Fatima hingga menang Aktris Terbaik di Festival Film Cannes 2025. Hafsia Herzi merangkap jabatan sebagai sutradara sekaligus penulis skrip. Naskah film ini diadaptasi dari novel The Last One karya Fatima Daas.
4. Sentimental Value
Sentimental Value bersaing memperebutkan Palme d'Or Festival Film Cannes 2025 dan menerima tepuk tangan meriah selama 19 menit. Gagal membawa pulang Palme d'Or, film karya sineas Joachim Trier ini meraih penghargaan Grand Prize of the Festival.
Cerita Sentimental Value dimulai ketika Nora (Renate Reinsve) dan Agnes Borg (Inga Ibsdotter) ditinggal mati ibu mereka lalu terpaksa berinteraksi dengan sang ayah, Gustav (Stellan Skarsgard). Dulu, Gustav meninggalkan dua putrinya saat masih kecil.
5. Sound of Falling
Dari Jerman, In die Sonne schauen alias Sound of Falling melaju ke Festival film Cannes 2025 dan menang Jury Prize. Karya sineas Mascha Schilinski ini mengisahkan perjalanan hidup Alma, Erika, Angelika, dan Lenka dalam kurun waktu yang berbeda.
Namun, keempat kisah ini punya benang merah. Sound of Falling menuai pujian kritikus. Guy Lodge dari Variety menyebut film ini indah, tenang, sekaligus jeli membangun kisah rumit kaum hawa lewat sudut pandang empat tokoh perempuan yang berdiri kokoh.
6. The Secret Agent
Baru saja dunia dibuat terlena dengan I’m Still Here yang meraih Piala Oscar, kini Brasil mengirim utusan dengan kualitas tak kalah dahsyat. The Secret Agent mengantar Wagner Moura meraih Best Actor dan Kleber Mendonça Filho menang Best Director di Cannes 2025.
Thriller politik ini berlatar masa kediktatoran militer tahun 1977 dengan mengikuti kisah mantan dosen universitas yang dipaksa jadi mata-mata. Naskah The Secret Agent rupanya digodok Kleber Mendonça Filho selama tiga tahun. Hasil tak mengkhianati usaha!
Direktur KlikFilm, Frederica, mengabarkan, masih ada sejumlah film lain yang berlaga di Cannes 2025 dan siap menyapa masyarakat Indonesia yakni The Mysterious Gaze of the Flamingo, Urchin, I Only Rest in the Storm hingga A Poet.
“Film-film ini mewakili kisah paling berani, orisinal, dan menyentuh dari sinema dunia saat ini. Kami bangga bisa menghadirkan semangat Cannes untuk penonton di Indonesia,” katanya lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Selasa (27/5/2025).