Liputan6.com, Jakarta Salah satu peratung dalam kompetisi film Lebaran 2025 adalah Komang yang dibintangi Kiesha Alvaro. Dalam film karya sineas Naya Anindita ini, Kiesha Alvaro memerankan Raim Laode, pelantun “Komang.”
Karakter Komang dipercayakan kepada Aurora Ribero. Selain keduanya, film Komang diperkuat performa Arie Kriting, Ayu Laksmi, Neneng Wulandari, Adzando Davema, Mathias Muchus, dan Cut Mini.
Kiesha Alvaro berbagi kesan bekerja sama dengan Naya Anindita, yang disebut memberikan sentuhan personal kepada pemain. Ia tak hanya fokus pada apa yang ada dalam adegan tapi kebutuhan pemain agar dapat berakting maksimal.
“Misalnya, adegan emosional. Dia enggak akan memaksa saya menangis atau sedih. Dia bertanya: Sha, ini adegan emosional, kamu butuh bantuan apa untuk menghidupkannya?” Kiesha Alvaro mengenang syuting film Komang. Metode ingin sangat membantu.
Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkai 6 fakta Kiesha Alvaro membintangi Komang berdasarkan wawancara eksklusif bersama sang aktor dan Adzando Davema di studio KLY Jakarta, baru-baru ini. Komang akan tayang di bioskop mulai 31 Maret 2025.
1. Rivalitas dengan Adzando Davema
Karakter Komang dalam film dikisahkan terlibat cinta segitiga dengan Ode (Kiesha Alvaro) dan Arya (Adzando Davema). Rupanya, rivalitas antara Kiesha Alvaro dan Adzando Davema menjalar hingga ke kehidupan nyata.
“Maksudku begini, semoga tidak ada maksud menjadi kesombongan. Saya takutnya Adzando tidak bisa method acting, tidak bisa merasakan rivalitas kalau enggak aku pepet atau gambarkan secara nyata,” kata Kiesha Alvaro.
Hubungannya dengan Adzando Davema baik. Untuk menajamkan rivalitas tokoh Arya dan Ode, dibuatlah persaingan di kehidupan sehari-hari. Adzando Davema yang baru kali pertama main film merasakan manfaatnya.
“Tapi aku bilang: Mas, kita harus ada gap karena bagaimana pun sebulan ke depan gue jadi Ode, dan lo adalah Arya. Kalau enggak begitu, kelihatan dari kamera dan kalau ini enggak berhasil, bahaya bos,” Kiesha Alvaro menyambung.
2. Lagi Libur, Kiesha Susul Aurora di Lokasi Syuting
Rivalitas yang tercipta antara Kisha Alvaro dan Adzando Davema ternyata bukan omon-omon. Tiap hari, ada saja gebrakan keduanya termasuk psy-war. Pernah, suatu hari Kiesha Alvaro lagi libur syuting. Lalu, seorang kru mengiriminya foto dan video yang bikin panas.
“Jadi aku lagi libur, nyantai dan main gim. Tiba-tiba orang kantor kirim foto dan video Adzando dan Aurora lagi main ukulele berdua. Wah, enggak bisa ini, ada yang mau nyalip gue di tikungan nih,” ia berbagi cerita.
“Gue bilang sama orang kantor: Jangan ke mana-mana gue susul ke Bekasi (lokasi syuting). Aslinya (kami) baik-baik saja. Enggak ada apa-apa. Baik-baik banget. Enggak ada berantem antara saya (dan Adzando),” Kiesha Alvaro membeberkan.
3. Mendiamkan Aurora Ribero 2 Jam
Saat teaser film Komang diluncurkan rumah produksi Starvision di jagat maya, perhatian publik tertuju pada dialog Ode yang terasa emosional, yakni: Ibumu juga to yang tidak mau saya belum sukses tapi sekarang saya bisa ada di sini bahagiakan engkau.
Adegan ini dieksekusi sekitar jam 10 atau 11 malam dengan 6 kali retake karena ada sejumlah kendala teknis. Bukan salah dialog. Energi maupun emosi Kiesha Alvaro dan Aurora Ribero terkuras. Untuk mendalami adegan ini, keduanya tak saling bicara dua jam.
“Sebelum scene itu aku sama Aurora diam-diaman kurang lebih 2 jam. Kita enggak ngobrol dan benar-benar pasang gap, layaknya seperti orang yang sudah lama enggak ketemu dan memutuskan mengobrol nanti. Mood-nya begitu,” akunya.
4. Sinematografer dari Luar Negeri
Catatan menarik datang dari departemen sinematografi. Penata kamera film Komang adalah Robert Cauble, dari luar negeri. Kiesha Alvaro mengapesiasi kinerja sang sinematografer yang sangat asyik sekaligus komunikatif.
“Ini kali pertama gue kerja sama dengan director of photography dari luar negeri dan ternyata bisa senyambung itu sama aku. Ia sangat komunikatif dalam penempatkan shot maupun pencahayaan,” Kiesha Alvaro menyanjung.
5. Sutradara Ubah Perspektif Kiesha Alvaro
Ada banyak irisan antara kehidupan Raim Laode dengan Kiesha Alvaro dari aspek keluarga hingga karier di dunia akting. Ini memudahkan sang aktor untuk berempati kepada karakter. Bantuan untuk mendalami peran juga datang dari sutradara Naya Anindita.
“Aku sama Kak Naya itu bisa dibikin nangis sejam. Ia bisa membuka banyak layer di hatiku sehingga lebih peka pada hal apapun terkait film Komang. Kali pertama melihat rumah Kak Ode, aku biasa saja. Setelah ngobrol dengan Kak Naya, perspektifnya beda,” akunya.
Tiba di Baubau, Kiesha Alvaro melihat laut sebatas pemandangan. Setelah diskusi dengan Naya Anindita, sudut pandangnya berubah. Sebagai Ode, Kiesha Alvaro melihat garis pantai dan laut sebagai mata pencarian keluarga yang mesti dijaga.
6. Heran Komang Tayang Saat Lebaran
Jujur saja. Kiesha Alvaro heran kala mendengar kabar film Komang akan tayang pada libur Lebaran 2025. Kala itu, putra Pasha Ungu dan Okie Agustina langsung merekap adegan, penokohan dan latar bekalang Ode, Komang, maupun Arya.
Kiesha Alvaro akhirnya menemukan satu kesamaan yakni konflik keluarga. Betapa keluarga Indonesia punya cara masing-masing menjaga keharmonisan, memaknai bahagia, dan menyelesaikan masalah. Itulah keragaman. Itulah keindahan.
“Itu keragaman. Kebanyakan perbedaan dijadikan senjata untuk melawan dan menyerang orang. Buat ribut-ribut. Di film ini, kami merayakan perbedaan. Beda itu enggak apa-apa kok,” Kiesha Alvaro menyimpulkan. Film keluarga jelas sangat pas untuk Lebaran.