Xiaomi 17 Ultra vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Siapa Juaranya?

1 month ago 39

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan HP flagship kian sengit pada 2026. Setelah lama dinantikan, Samsung Galaxy S26 Ultra dan Xiaomi 17 Ultra kini resmi meluncur sebagai dua perangkat paling premium tahun ini.

Keduanya hadir dengan beragam peningkatan signifikan, mulai dari sektor desain, performa, fotografi, hingga kecerdasan buatan (AI) yang semakin terintegrasi. Kedua perangkat premium ini juga dibekali dengan teknologi terbaru yang semakin memperkuat daya saing di segmen flagship.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, perangkat mana yang menawarkan kombinasi fitur dan performa terbaik flagship dan layak dipertimbangkan?

Desain

Dikutip dari GizmoChina, Rabu (4/3/2026), untuk pertama kalinya Xiaomi menghadirkan layar datar pada lini Ultra lewat Xiaomi 17 Ultra. Ponsel ini mengusung layar 6,9 inci dengan bazel ultra-tipis serta desain linier yang bersih.

Pada generasi terbaru, Xiaomi juga mengecilkan ukuran modul kamera dan menempatkannya lebih tinggi untuk meningkatkan keseimbangan. Perangkat ini juga merupakan model Ultra tertipis yang pernah dibuat Xiaomi dengan ketebalan hanya 8,29mm.

Sementara itu, Samsung Galaxy S26  Utra hadir lebih ramping dibanding pendahulunya, dengan ketebalan hanya 7,9mm dan lebih tipis dari Xiaomi 17 Ultra.

Perangkat ini juga dibekali layar datar 6,9 inci dan dilengkapi dengan fitur Privacy Display yang mampu membatasi sudut pandang layar, sehingga menjaga privasi di ruang publik.

Layar

Xiaomi 17 Ultra mengusung panel LTPO OLED M10 12-bit dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nits, dan menjadikannya salah satu layar paling terang dalam kelas flagship saat ini.

Xiaomi turut menyematkan teknologi HyperRGB, yang diklaim mampu menghadirkan ketajaman resolusi 2K dengan konsumsi daya lebih hemat dibandingkan panel 1.5K. Layar perangkat ini juga telah mendukung HDR10+ dan Dolby Vision, serta dilapisi pelindung Xiaomi Shield Glass 3.0.

Sementara itu, Samsung Galaxy S26 Ultra dibekali panel Dynamic AMOLED 10-bit yang  mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz serta HDR10+.

Layar perangkat ini juga telah dilapisi perlindungan Gorilla Armor 2 untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan benturan. Meski mampu menghadirkan kualitas visual yang impresif, namun tingkat kecerahannya masih berada di bawah Xiaomi 17 Ultra.

Performa

Xiaomi dan Samsung sama-sama ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Namun, Samsung menggunakan Snapdragon 8 elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini dirancang khusus untuk peningkatan performa gaming, pemrosesan AI yang lebih canggih, serta efisiensi daya yang lebih baik, sehingga menjadi salah satu yang menonjol pada Galaxy S26 Ultra.

Samsung memadukan chipset dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 12GB atau 16GB, serta opsi penyimpanan 256GB, 512GB, hingga 1TB berteknologi UFS 4.1.

Samsung juga menyematkan vapor chamber terbesar yang pernah digunakan pada lini Galaxy. Sistem ini diklaim mampu menghilangkan panas lebih cepat dan efisien, sehingga menjaga performa tetap stabil saat menjalankan tugas berat.

Dipadukan pula dengan material antarmuka termal (TIM) yang telah disempurnakan, dan menghasilkan kinerja termal 21 persen lebih besar dibandingkan dengan model sebelumnya.

Sementara itu, Xiaomi 17 Ultra hadir dengan RAM LPDDR5X 16GB serta pilihan penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 512GB atau 1TB.

Untuk menjaga suhu tetap optimal, Xiaomi membekalinya dengan sistem pendingin 3D Dual-Channel IceLoop. Teknologi ini menghadirkan struktur kapiler baru yang diklaim mampu meningkatkan konduktivitas termal hingga 50 persen dibanding generasi sebelumnya, sehingga performa tetap terjaga saat digunakan untuk bermain game berat maupun multitasking intensif.

Perangkat Lunak

Xiaomi 17 Ultra hadir dengan HyperOS 3.0 berbasis Android 16. Perangkat lunak ini menawarkan pengalaman yang bersih dan ringan, meski fitur AI yang dihadirkan belum sebanyak kompetitornya. Dari sisi dukungan pembaruan, Xiaomi juga belum menyamai komitmen jangka panjang seperti Samsung.

Sebaliknya, Samsung Galaxy S26 Ultra dibekali Android 15 dengan One UI 8.5 dan dijanjikan mendapat tujuh generasi pembaruan Android serta tujuh tahun patch keamanan.

Samsung turut menghadirkan fitur AI seperti Now Nudge untuk saran kontekstual dan Now Brief yang menyajikan ringkasan informasi secara real-time. Integrasi ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih personal dan adaptif.

Baterai

Xiaomi 17 Ultra dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh, mendukung pengisian kabel 90W, pengisian nirkabel 50W, serta PPS (Programmable Power Supply) untuk kecepatan pengisian yang lebih optimal dan efisien.

Sementara itu, Samsung Galaxy S26 Ultra mengusung baterai berkapasitas 5.000 mAh yang lebih kecil dibanding Xiaomi 17 Ultra.

Galaxy S26 Ultra mendukung Super Fast Charging 3.0, mampu mengisi daya hingga 75% hanya dalam 30 menit dengan charger 60W. Perangkat ini juga mendukung pengisian nirkabel Qi2 25W serta fitur pengisian nirkabel terbalik.

Kamera

Pada sektor fotografi, Xiaomi 17 Ultra berkolaborasi dengan Leica untuk menghadirkan pengalaman fotografi kelas profesional. Perangkat ini dibekali kamera utama Leica Ultra Dynamic 50MP berukuran 1 inci yang ditenagai sensor Light Fusion 1050L, yang mampu meningkatkan rentang dinamis sekaligus mempertahankan detail optimal dalam kondisi pencahayaan sulit.

Untuk kebutuhan zoom, Xiaomi menyematkan kamera telefoto Leica 200MP dengan sensor 1/1,4 inci dan focal length optik 75–100mm, sehingga resolusi tetap terjaga tanpa mengandalkan crop digital.

Konfigurasi ini juga mencakup kamera ultra-wide 50MP dengan sudut pandang 115° dan dukungan makro, sementara sertifikasi Leica APO membantu meminimalkan aberasi kromatik untuk gambar yang lebih tajam dan warna lebih akurat.

Di sisi lain, Samsung Galaxy S26 Ultra dibekali sistem quad-camera yang menekankan fleksibilitas penggunaan. Sensor utama 200MP memiliki aperture lebih lebar untuk mendukung kinerja di kondisi cahaya redup.

Perangkat ini juga dilengkapi sensor ultra-wide 50MP serta dua lensa telefoto: lensa zoom optik 10MP 3x dan lensa periskop 50MP dengan zoom optik 5x, yang mendukung Space Zoom hingga 100x.

Samsung menambahkan peningkatan pada Video Nightography agar perekaman video saat cahaya redup lebih jernih, serta stabilisasi Super Steady yang ditingkatkan untuk hasil rekaman genggam yang lebih halus.

Ultra Mana yang Harus dipilih?

Xiaomi 17 Ultra tampil menonjol dengan layar lebih cerah, kapasitas baterai lebih besar, dan sistem fotografi bertenaga Leica. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan teknologi kamera terdepan serta performa perangkat keras optimal.

Samsung Galaxy S26 Ultra unggul dengan fitur AI canggih, dukungan perangkat lunak jangka panjang, dan kemampuan perekaman video dalam cahaya redup.

Perangkat ini ideal bagi pengguna yang menginginkan ponsel yang tetap relevan bertahun-tahun dan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam aktivitas sehari-hari.

Infografis 7 Gelagat Pria Ketika Selingkuh via Ponsel

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |