Siri AI Resmi Hadir, Asisten Virtual Apple Tak Lagi Sekadar Menjawab

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Apple akhirnya memperkenalkan Siri AI, versi baru Siri yang sekarang sudah ditenagai Apple Intelligence. Diungkap dalam sesi keynote Worldwide Developer Conference atau WWDC 2026, asisten digital ini jauh lebih personal. 

Tak hanya itu, Apple mengklaim Siri AI yang sudah ditenagai Apple Intelligence ini juga lebih enak diajak ngobrol, dan mampu memahami konteks dari layar, pesan, email, foto, hingga aplikasi yang dipakai pengguna.

Bagi fans Apple, pengumuman Siri AI di WWDC tahun ini sangat penting. Ini karena raksasa teknologi pembuat iPhone itu telah menjanjikan Siri baru tidak sekadar menjawab perintah sederhana.

Akan tetapi, asisten virtual itu juga bisa membantu mencari informasi, menulis, memahami tampilan di layar, dan menjalankan tindakan lintas aplikasi. Di sesi keynote, fitur ini baru tersedia untuk pengujian pengembang mulai hari pengumuman.

Sementara itu, versi beta untuk pengguna umum dijadwalkan hadir akhir tahun ini.

“Kami dengan bangga memperkenalkan Siri AI, asisten yang jauh lebih mumpuni dan interaktif yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan informasi dan menyelesaikan berbagai hal sepanjang hari,” kata Craig Federighi, Senior Vice President of Software Engineering Apple.

Ia menjelaskan, “Dengan akses ke pengetahuan dunia  luas untuk mendapatkan jawaban terkini tentang hampir semua topik, serta kesadaran di layar dan pemahaman konteks pribadi, AI Siri dapat membantu pengguna mengambil tindakan di berbagai aplikasi dengan lebih alami daripada sebelumnya.

Apa Itu Siri AI?

Apple menjelaskan, Siri AI merupakan versi Siri yang dibuat dari awal secara menyeluruh tetapi sudah dilengkapi dengan generasi baru Apple Intelligence.

Karenanya, asisten virtual itu kini dapat memberikan jawaban lebih detail, mengikuti percakapan secara natural, dan memahami kebutuhan pengguna berdasarkan konteks.

Kemampuan ini membuat Siri bisa membantu pengguna menemukan informasi dari pesan, email, foto, dan data lain di perangkat. 

Ambil contoh, pengguna dapat meminta Siri mencari rekomendasi restoran yang pernah dikirim teman lewat pesan, menemukan nomor konfirmasi hotel dari email lama, atau menampilkan foto bersama keluarga dari perjalanan terakhir.

Siri juga bisa membantu pengguna membuat draf email dari awal, mengedit foto, membagikan kumpulan gambar, hingga menjalankan tugas yang sebelumnya membutuhkan beberapa langkah manual.

Paham Konten di Layar

Salah satu kemampuan paling menarik dari Siri AI adalah onscreen awareness. Dengan fitur ini, Siri dapat memahami konten sedang muncul di layar dan menjawab pertanyaan terkait informasi tersebut.

Misalnya, ketika pengguna menerima pesan soal acara makan bersama teman, Siri bisa membantu memberi ide makanan yang bisa dibawa, lalu menambahkan resep pilihan ke aplikasi Notes.

Apple juga membekali Siri AI dengan pengetahuan dunia yang lebih luas. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan tentang berbagai topik dari web, mulai dari jadwal gerhana matahari berikutnya hingga informasi konser musisi tertentu.

Tersedia di iPhone, iPad, hingga Vision Pro

Apple memastikan Siri AI ini akan tersedia di iPhone, iPad, Mac, Vision Pro, Apple Watch, dan perangkat milik Apple lainnya.

Di iPhone, pengguna bisa panggil Siri dengan “Hey Siri”, menekan tombol samping, atau mengusap turun dari Dynamic Island untuk memulai percakapan. Di iPad dan Mac, Siri AI terintegrasi dengan Spotlight. Pengguna dapat mencari jawaban untuk hampir semua pertanyaan langsung dari sistem pencarian.

Siri AI juga hadir di menu konteks sistem. Pengguna Mac, misalnya, dapat melakukan control-click pada gambar, file, atau teks di layar untuk meminta penjelasan dari Siri.

Apple Klaim Privasi Tetap Jadi Fondasi

 Apple)

Apple menekankan Siri AI dibangun dari awal dengan arsitektur baru yang menjadikan AI sebagai inti. Sistem ini memanfaatkan Apple Foundation Models generasi baru yang berjalan di perangkat dan di server melalui Private Cloud Compute.

Saat Private Cloud Compute memproses permintaan pengguna, Apple menyebut data personal tidak disimpan dan tidak dapat diakses oleh Apple atau pihak lain. Perusahaan juga menyatakan ahli eksternal dapat memverifikasi klaim privasi tersebut kapan saja.

Siri AI turut memakai system orchestrator untuk mengakses kemampuan inti seperti Spotlight index dan App Toolbox. Komponen ini bekerja di perangkat agar pengguna tetap memiliki kendali atas data pribadi mereka.

Dengan pendekatan ini, Apple berusaha membawa Siri ke era AI yang lebih canggih tanpa meninggalkan identitas perusahaan dalam urusan privasi.

Siri AI Punya Aplikasi Khusus

 Apple)

Apple juga memperkenalkan aplikasi khusus Siri. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membuka kembali percakapan lama atau memulai percakapan baru dari satu tempat. 

Riwayat percakapan Siri akan tersinkronisasi secara privat lewat iCloud. Pengguna dapat memulai percakapan di Mac, lalu melanjutkannya di iPhone, iPad, Apple Watch, atau Apple Vision Pro.

Visual Intelligence Makin Luas di Berbagai Perangkat 

Siri AI juga membawa kemampuan visual yang lebih luas melalui Visual Intelligence. Di iPhone, kemampuan multimodal Siri terintegrasi langsung ke aplikasi Camera melalui mode Siri baru.

Pengguna dapat mengetuk tombol shutter agar Siri melihat objek di depan kamera dan memberi respons yang berguna. Apple mencontohkan Siri dapat membantu membagi tagihan dengan teman memakai Apple Cash, memberi informasi nutrisi dari makanan, dan menjalankan aksi lain berdasarkan objek yang dilihat kamera.

Pembaruan OS ini juga menandakan pertama kalinya Visual Intelligence dengan Siri hadir di iPad dan Mac.

Siri AI Bisa Membantu Menulis

Siri AI turut membawa Writing Tools di mana pengguna dapat meminta Siri membuat draf tulisan dari awal, memperbaiki teks, atau mengubah gaya tulisan sesuai kebutuhan.

Saat menulis di Mail dan Messages, asisten virtual ini dapat menyesuaikan gaya komunikasi berdasarkan kebiasaan pengguna dengan penerima tertentu. Jika pengguna biasa mengirim poin singkat kepada atasan, Siri dapat membuat draf email dengan format serupa.

Siri juga bisa memberi saran untuk memperbaiki tulisan dan melakukan proofreading otomatis saat pengguna mengetik di seluruh sistem, termasuk di sebagian besar aplikasi pihak ketiga.

Dengan pembaruan ini, Apple ingin Siri AI menjadi asisten yang benar-benar hadir dalam alur kerja pengguna. Siri kini bisa membantu mencari informasi, memahami layar, menulis pesan, mengedit konten, hingga menjalankan tindakan lintas aplikasi.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |