Wali Kota Marseille Tolak Konser Kanye West di Kotanya, Tak Mau Jadi Ajang Promosikan Kebencian

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Kanye West sudah mengumumkan rencana untuk menggelar konser di Marseille, Prancis, pada 11 Juni mendatang. Ia akan menghelat pertunjukan musik ini di Velodrome Stadium, dan merupakan satu-satunya tanggal konsernya di negara ini. 

Namun belum juga tanggal penjualan tiket dibuka, Kanye West sudah menghadapi penolakan dari otoritas setempat. 

Dilansir dari France24, Kamis (5/3/2026), Wali Kota Marseille, Benoît Payan, secara tegas menolak kedatangan rapper Kanye West untuk tampil di kota tersebut. Penolakan ini disampaikan pada tanggal Rabu kemarin di unggahan platform X atau Twitter. 

"Saya menolak dan tak membiarkan Marseille menjadi ajang pamer bagi mereka yang menyebarkan kebencian dan Nazisme tanpa malu-malu," cuitnya.

Politisi Fabienne Bendayan, juga menentang kehadiran mantan suami Kim Kardashian tersebut.

"Seseorang yang secara terbuka menyatakan kekagumannya kepada Hitler dan menganut ide-ide Nazi tidak dapat menginjakkan kaki di panggung kota yang jiwanya terjalin dari keberagaman, kenangan, dan persaudaraan," tulsnya di X.

Promotor konser Kanye West di Prancis juga telah angkat suara mengenai hal ini.

Penyelenggara Konser Kanye West Sudah Ambil Tindakan Preventif

Agensi penyelenggara konser ini, Mars 360, rupanya sudah mengambil langkah jaga-jaga.

Pihak penyelenggara mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah sangat berhati-hati dengan memasukkan klausul khusus ke dalam kontrak konser.  "Untuk memastikan bahwa tidak ada pernyataan ilegal yang dibuat selama konser dan bahwa hukum Prancis sepenuhnya dihormati," begitu pernyataan mereka.

Di sisi lain, menurut aturan, ada aturan ketat yang membuat otoritas setempat bisa melakukan pelarangan konser. Termasuk jika pernyataan yang disampaikan di acara tersebut berisiko menjadi tindak pidana, dan jika ketertiban umum terancam.

Aneka Tingkah Kanye West

Selama ini, Kanye West memang berkali-kali mengungkap tingkah nyeleneh yang berkaitan dengan Nazi. Pada awal 2025, ia sempat berkoar-koar di platform X, membagikan cuitan yang berbunyi 'I love Hitler' dan 'I am Nazi'.

Pada Desember 2022, akun milik rapper yang menggunakan nama alias Ye ini juga sempat dibekukan karena memuji Hitler dan membagikan gambar swastika di dalam Bintang David. Dalam unggahan lain ia menulis, “Semua orang kulit putih adalah rasis” dan menyatakan bahwa orang harus membiasakan diri dengan pemimpin antisemitis.

Diwartakan kanal Lifestyle Liputan6.com, ia juga pernah menjual kaus bergambar swastika di lamannya seharga USD20 atau sekitar Rp326.900. Kaus putih tersebut sontak menuai kemarahan warga Yahudi yang nenek moyangnya sebagian pernah menjadi korban Holocaust.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |