Top 3 Tekno : Vivo V60 Siap Rilis di Indonesia 28 Agustus dengan Kamera Telefoto

1 week ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang jadwal peluncuran Vivo V60 di Indonesia pada 28 Agustus 2025 di Indonesia, mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (22/8/2025).

Tak hanya itu, artikel terkait bocoran terbaru tentang Galaxy S25 FE hingga APJII soroti wacana internet murah hingga moratorium izin ISP juga banyak dicari pembaca kemarin.

Simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. Vivo V60 Meluncur 28 Agustus, Hadir dengan Kamera Telephoto Pertama di Seri V

Vivo V60. Liputan6.com/Anka Fergy Agustian

Vivo bersiap meluncurkan smartphone terbaru mereka, Vivo V60, yang digadang-gadang akan mengguncang segmen midrange.

Perangkat ini membawa banyak gebrakan, mulai dari kamera telephoto ZEISS pertama di seri V, chipset Snapdragon 7 Gen 4 pertama di Indonesia, hingga desain premium dengan baterai besar 6500mAh.

HP Vivo V60 mengusung tagline “ZEISS Portrait, Up Close, From Afar”, menegaskan fokus pada kualitas kamera setara flagship.

Baca selengkapnya di sini

2. Bocoran Baru Samsung Galaxy S25 FE: Jadwal Rilis, Resolusi Kamera, hingga Performa

<p>Samsung Galaxy S25 Series. (c) Samsung</p>

Samsung dikabarkan bersiap meluncurkan ponsel Fan Edition (FE) terbarunya, Galaxy S25 FE, pada 19 September 2025.

Jelang perilisannya, bocoran spesifikasi perangkat ini kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Mengutip Sammobile, Jumat (22/8/2025), seorang pembocor teknologi dengan akun @AhmedQwaider888 di X membagikan detail spesifikasi yang diyakini cukup akurat.

Baca selengkapnya di sini

3. APJII Soroti Wacana Internet Murah hingga Moratorium Izin ISP

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif bersama Direktur Indonesia Technology & Innovation (INTI), Hendri Bunardy di acara konferensi pers IIXS 2025 di Jakarta. Liputan6.com/Anka Fergy Agustian

Wacana layanan internet fixed broadband 100 Mbps yang disebut-sebut akan dipatok dengan harga murah dan terjangkau bagi masyarakat luas, hingga saat ini masih menjadi sorotan.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Muhammad Arif, menegaskan bahwa penetapan harga internet di Indonesia sepenuhnya bergantung pada mekanisme pasar.

“Kalau masalah harga, karena industri internet di Indonesia mayoritas dikelola swasta, pemerintah tidak bisa mengatur secara langsung. Jadi murah atau mahal sangat tergantung dari operator masing-masing,” kata Arif di sela konferensi pers Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2025, Jumat (22/8/2025) di Jakarta.

Baca selengkapnya di sini

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |