Liputan6.com, Jakarta - OpenA resmi merilis GPT-5.1 yang merupakan pembaruan dari model bahasa andalannya yang diluncurkan pada Agustus 2025. Versi terbaru ini diklaim menghadirkan pengalaman percakapan yang lebih cerdas, cepat, dan lebih menyenangkan untuk diajak bicara.
Dikutip dari The Verge, Sabtu (29/11/2025), model-model baru tersebut mencakup GPT-5.1 Instant dan GPT-5.1 Thinking Model.
Model pertama lebih hangat, lebih cerdas, dan lebih baik ketika mengikuti instruksi pengguna, dibandingkan pendahulunya. Sementara model kedua kini lebih mudah dipahami dan lebih cepat dalam tugas-tugas sederhana, serta lebih persisten dalam tugas-tugas kompleks.
OpenAI menegaskan sistem akan secara otomatis menyesuaikan pertanyaan pengguna dengan model yang paling tepat.
Kedua model baru ini mulai diluncurkan secara bertahap, sementara GPT-5 versi lama masih dapat diakses melalui menu legacy models di ChatGPT selama tiga bulan ke depan sebelum dihapus.
Selain peningkatan kemampuan teknis, OpenAI juga memperluas opsi kepribadian dalam nada percakapan ChatGPT. Kini pengguna dapat memilih gaya interaksi, seperti Default, Profesional, Friendly, Candid, Quirkly, Efficient, Nerdy, dan Cynical.
OpenAI juga sedang menguji fitur eksperimental yang memungkinkan pengguna menyesuaikan gaya percakapan ChatGPT langsung dari menu pengaturan. Sebagian pengguna disebut akan mulai mendapatkan akses ke fitur tersebut dalam waktu dekat.
“Dengan lebih dari 800 juta orang menggunakan ChatGPT, kita sudah jauh melewati titik di mana solusi satu ukuran cocok untuk semua,” tulis CEO OpenAI, Fidji Simo, dalam postingan Substack.
Sempat Diprotes, OpenAI Kembalikan GPT-4o Setelah GPT-5 Rilis
Peluncuran GPT-5 pada Agustus sempat menuai kekecewaan pengguna. Banyak yang menilai ChatGPT peningkatan terlalu kecil dibandingkan versi sebelumnya, bahkan bingung dengan keputusan OpenAI untuk mejadikannya model utama di ChatGPT.
Akibat tekanan begitu besar, OpenAI akhirnya mengembalikan GPT-4o sebagai opsi, sehari setelah peluncuran GPT-5.
Mitra strategis OpenAI, Microsoft juga semakin gencar melirik model-model pesaing , seperti Anthropic. Model Anthropic kini digunakan untuk memperkuat layanan Microsoft, termasuk Copilot Researcher, GitHub Copilot, Copilot Studi, dan Agen Office.
Pengumuman GPT-5.1 datang hanya beberapa minggu setelah OpenAI memperkenalkan ChatGPT Atlas. Fitur ini memungkinkan sistem melakukan tindakan di dalam peramban atas nama pengguna.
OpenAI Dituntut Studio Ghibli dan Penerbit Besar Jepang, Tuding Sora 2 Langgar Hak Cipta
Sebelumnya, Studo Ghibli bersama dengan sejumlah penerbit Jepang secara resmi melayangkan tuntutan kepada OpenAI, di mana pelopor teknologi kecerdasan buatan (AI) itu diminta berhenti memakai karya mereka untuk melatih model video AI terbaru, yakni Sora 2.
Langkah hukum ini diajukan oleh The Content Overseas Distribution Association (CODA), organisasi antipembajakan yang mewakili Studio Ghibli, Bandai Namco, Square Enix, Aniplex, Kadokawa, dan Shueisha.
"Sebagian besar hasil video Sora 2 terlihat sangat mirip dengan karya atau gambar Jepang yang dilindungi hak cipta," kata CODA. "Menyalin karya tanap izin bisa dianggap sebagai pelanggaran hak cipta."
Dilansir The Verge, Rabu (5/11/2025), Sora 2 yang dirilis pada 30 September menghasilkan banyak konten bergaya Jepang, memicu reaksi keras dari pemerintah Jepang dan komunitas kreatif.
Masalah ini memperpanjang deretan kontroversi OpenAI. Sebelumnya, internet sempat dibuat ramai dengan tren "Ghibli Style" di ChatGPT sempat viral karena pengguna bisa mengubah foto pribadi mereka menjadi gambar ala film Studio Ghibli.
Saking populernya, CEO OpenAI Sam Altman, pernah memasang gambar bergaya Ghibli sebagai foto profilnya di X (Twitter). Altman sendiri telah berjanji memperbaiki kebijakan opt-out, di mana pemilik hak cipta bisa meminta karyanya dikeluarkan dari data pelatihan AI.
Meski begitu, CODA menganggap langkah itu tidak cukup karena intinya masalah adalah penggunaan konten tersebut di awal.
CODA menuntut dua hal utama dari OpenAI, yaitu:
- Dalam pengoperasian Sora 2, CODA meminta agar konten anggota-anggotanya tidak digunakan untuk pembelajaran mesin tanpa izin mereka.
- OpenAI menanggapi dengan tulis klaim dan pertanyaan dari perusahaan-perusahaan anggota CODA terkait pelanggaran hak cipta yang berkaitan dengan output Sora 2.
"Perkembangan teknologi AI tidak boleh mengorbankan hak cipta. Kami berharap OpenAI mau bekerja sama untuk membangun kerangka adil bagi kreator," tegas CODA.
OpenAI Teken Kontrak Senilai Rp 635 Triliun dengan Amazon
Setelah merampungkan restrukturisasi yang berlarut-larut pekan lalu, OpenAI langsung tancap gas untuk menandatangani kontrak layanan komputasi awan (cloud) dengan pesaing Microsoft.
Dengan adanya kesepakatan baru tersebut, Microsoft yang merupakan investor utamanya, telah melepaskan hak istimewa (first right of refusal) sebagai penyedia komputasi tunggal bagi OpenAI.
Diwartakan Engadget, Selasa (4/11/2025), baru-baru ini Amazon mengumumkan kemitraan cloud yang baru senilai USD 38 miliar atau sekitar Rp 635 triliun dengan OpenAI.
Kemitraan ini segera berlaku, di mana Amazon Web Services (AWS) akan menyediakan akses kepada OpenAI ke "ribuan" GPU NVIDIA GB200 dan GB300 untuk kebutuhan inferensi dan pelatihan model-model generasi berikutnya.
Amazon menargetkan untuk menyebarkan seluruh kapasitas yang telah disepakati OpenAI untuk dibeli pada akhir tahun 2026, dengan opsi untuk pembelian kapasitas tambahan pada 2027 dan seterusnya.
Menurut Amazon, kemitraan ini akan membantu jutaan pengguna terus mendapatkan nilai lebih dari ChatGPT.
Pertanyaan besarnya adalah bagaimana OpenAI akan mendanai semua komitmen belanja cloud yang luar biasa ini.
Seperti dilaporkan The Information, perusahaan diperkirakan menghasilkan pendapatan sekitar USD 12 miliar (sekitar Rp 200 triliun) dalam pendapatan tahunan.
Di sisi lain, sebagai bagian dari kesepakatan restrukturisasi dengan Microsoft, OpenAI telah sepakat untuk menghabiskan USD 250 miliar (sekitar Rp 4.176 triliun) untuk layanan Azure dari Microsoft.
Selain itu, perusahaan juga masih terikat dengan perjanjian pembagian pendapatan dengan raksasa teknologi tersebut jika dan ketika OpenAI berhasil mengembangkan kecerdasan buatan umum (artificial general intelligence/AGI).
OpenAI Luncurkan Aardvark, Agen Keamanan Siber Bertenaga GPT-5
OpenAI mengumumkan peluncuran Aardvark, alat peneliti keamanan siber yang ditenagai GPT-5. Platform ini dirancang untuk membantu tim keamanan dan pengembang dalam menemukan serta memperbaiki kerentanan di kode dalam skala besar.
Aardvark juga membantu meneliti, berbelanja, dan membuat kode, bahkan sekarang sebagai peneliti keamanan. Agen AI ini dirancang untuk mengatasi tantangan di bidang keamanan software.
Dikutip dari ZDNet, Sabtu (1/11/2025), OpenAI mencatat bahwa Aardvark awalnya adalah alat internal untuk membantu para pengembang.
Aardvark adalah agen yang saat terhubung ke repositori dapat menemukan, menjelaskan, dan membantu memperbaiki kerentanan keamanan.
Hal ini dicapai dengan memanfaatkan penalaran dan penggunaan alat berbasis Model Bahasa Besar (Large Language Model/LLM). Aardvark juga mengambil pendekatan unik yang dapat dibagi menjadi beberapa tahap mudah.
Bagamana cara kerjanya? Aardvark pertama-tama akan memeriksa repositori untuk memahami kegunaan basis kode dan implikasi keamanannya, termasuk tujuan dan desainnya. Kemudian, agen AI ini akan mencari kerentanan dengan memeriksa tindakkan sebelumnya dan kode baru yang sudah dikomit.
Saat memindai, ia akan menjelaskan kerentanan yang ditemukan dengan memberi anotasi pada kode, kemudian dapat ditinjau dan diatasi oleh manusia. Aardvark kini tersedia dalam versi private beta untuk mitra terpilih.
OpenAI mengundang mitra terpilih untuk bergabung dengan beta privat Aardvark. Peserta akan mendapatkan akses awal dan bekerja langsung dengan tim OpenAI untuk menyempurnakan akurasi deteksi, alur kerja validasi, dan pengalaman pelaporan.

1 day ago
5
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404501/original/085024100_1762407468-Membuka_ponsel_dan_laptop__Pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426769/original/034792800_1764316822-Honor_Magic_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323242/original/071649400_1755765257-Screenshot_2025-08-21_151555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415975/original/032793400_1763437926-Poco_F8__Gizmochina_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4836538/original/057892600_1716117105-20240519-Elon_Musk-AP_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422217/original/053637800_1763973520-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_15.00.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426570/original/025749200_1764309827-ipad_mini_8_OLED_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427510/original/040681100_1764392517-Telkomsel_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3497268/original/085130600_1625044866-solen-feyissa-TaOGbz_S-Qw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5427148/original/020469000_1764328565-VP_Network_Strategic_Collaboration_and_Settlement_Telkomsel__Nizar_Fuadi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5351460/original/042648700_1758070408-ios.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427025/original/052897000_1764324477-WhatsApp_Image_2025-11-28_at_07.18.27__1___1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5190598/original/015843100_1744876387-WhatsApp_Image_2025-04-17_at_14.38.33_de04d507.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4388071/original/050497100_1681018060-babak-habibi-34uOaL1He4w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426249/original/006736300_1764298585-Poco_F8_Ultra_08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425609/original/068668100_1764232311-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5426585/original/001365800_1764310399-Steam_Black_Friday_01.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4746070/original/032614500_1708267303-Screen_Shot_2024-02-18_at_21.35.16.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5343581/original/090312500_1757443723-iPhone_17_02.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4363973/original/012046500_1679223657-n-beefsteak-a-20171103.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296826/original/039594800_1753614581-Trigger-4.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4667381/original/034639800_1701238155-Planet_Uranus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304137/original/043872900_1754207458-WhatsApp_Image_2025-08-03_at_14.38.10.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309632/original/084551100_1754636349-They___re_all_connected._WeaponsMovie_NOW_PLAYING_only_in_theaters._GET_TICKETS_NOW._Link_in_bio..jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5213485/original/000508900_1746690508-MV5BNDhlM2FlYWYtOWE0Zi00NzIwLWI4MWUtY2JiYmE4MzFhY2U0XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UX1024_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352717/original/059565100_1758110238-Punya_Performa_Ultra__HUAWEI_Pura_80_Pro_Hadir_dengan_Sensor_1_Inci_Terbesar_di_Industri___Akurasi_Warna_Terbaik_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5306673/original/053701400_1754446893-063_1347599400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356385/original/001937200_1758439833-Screenshot__6653_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356529/original/011803100_1758456800-WhatsApp_Image_2025-09-20_at_21.13.52_28a67ceb.jpg)
