Top 3 Tekno: Deretan Fitur Gemini 3.1 Pro Bikin Penasaran

1 month ago 46

Liputan6.com, Jakarta - Deretan fitur terbaru dari platform AI buatan Google, Gemini 3.1 Pro, membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (23/2/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Meta yang disebut akan meluncurkan jam tangan pintar pada 2026.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Google Rilis Gemini 3.1 Pro, Ini Deretan Fitur Barunya

Google memperbarui model kecerdasan buatan terbarunya, Gemini 3.1 Pro. Google menyebut pembaruan ini sebagai langkah maju dalam penalaran inti dengan model yang diklaim lebih cerdas, mampu menyelesaikan masalah yang kompleks.

Google juga membagikan sejumlah tolak ukur serta contoh kemampuan model terbarunya, peluncuran Gemini 3.1 di berbagai produk yang ditunjukkan bagi konsumen, perusahaan, dan pengembang.

Secara keseluruhan, lanskap model AI terus berubah dengan cepat, bahkan hampir setiap pekan. Peluncuran ini datang hanya beberapa hari setelah Anthropic merilis versi terbaru Claude, Sonnet 4.6, yang diklaim mampu mengoperasikan komputer pada tingkat dasar.

Dilansir CNET, Senin (23/2/2026), Google mengungkap sejumlah detail terkait model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka, Gemini 3.1 Pro.

Dalam postingan blog resminya, Google menyoroti bahwa Gemini 3.1 Pro mencatatkan skor 77,1 persen pada tes ARC-AGI-2, yang menguji kemampuan untuk menyelesaikan teka-teki penalaran abstrak.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan skor 31,1 persen yang diraih Gemini 3 Pro pada pengujian serupa. Menurut Google, capaian di ARC-AGI-2 menjadi salah satu dari sejumlah peningkatan yang dihadirkan oleh Gemini 3.1 Pro.  Peningkata

Baca selengkapnya di sini

2. Lama Tertunda, Meta Disebut bakal Luncurkan Jam Tangan Pintar pada 2026

Meta Platforms dikabarkan tengah bersiap memasuki segmen pasar perangkat fisik. Menurut laporan yang beredar, perusahaan berencana akan merilis smartwatch (jam tangan pintar) pertamanya pada tahun ini.

Meta juga disebut menghidupkan kembali inisiatif pengembangan smartwatch secara internal dengan nama kode “Malibu 2.” Perangkat tersebut dirumorkan akan mengusung integrasi Meta AI serta fitur pelacakan kesehatan sebagai andalannya.

Laporan serupa pada tahun 2021 menyebut Meta tengah mengembangkan jam tangan pintarnya yang ditenagai sistem Android versi open-source.

Dalam beberapa tahun berikutnya, berbagai fitur yang mungkin akan dihadirkan juga sempat beredar, termasuk laporan mengenai kamera yang dapat dilepas serta pengembangan model dengan tiga kamera.

Namun, pada 2022, perusahaan tersebut diyakini menunda proyek smartwatch itu untuk memfokuskan pengembangan pada perangkat wearable lainnya.   

Baca selengkapnya di sini

3. WhatsApp Uji Fitur Baru Jadwalkan Pesan, Ini Detail Bocorannya

WhatsApp kabarnya sedang mempersiapkan pembaruan yang sudah lama dinanti oleh penggunanya. Disebutkan, aplikasi pesan singkat milik Meta itu sedang mengembangkan fitur penjadwalan pesan.

Fitur baru WhatsApp ini memungkinkan pengguna untuk mengirim chat secara otomatis sesuai dengan tanggal dan waktu yang sudah ditentukan.

Informasi ini diungkap oleh WABetaInfo. Meski terlihat sederhana, fitur ini telah lama dinantikan oleh banyak pengguna WhatsApp selama bertahun-tahun.

Mengutip WABetaInfo, Senin (23/2/2026), jejak fitur pesan terjadwal ini ditemukan dalam dua versi beta terbaru WhatsApp untuk iOS, yakni versi 26.7.10.72.

Saat ini, fitur WhatsApp tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk diuji oleh pengguna beta. Artinya, perusahaan masih menyempurnakan sistem sebelum dirilis ke publik.

Jika resmi diluncurkan, besar kemungkinan fitur ini juga akan tersedia di Android dalam pembaruan berikutnya. WhatsApp pada biasanya merilis fitur baru secara bertahap di dua platform utama tersebut.

Selama ini, WhatsApp belum menyediakan fitur penjadwalan pesan bawaan, terutama di Android. Pengguna yang ingin mengirim pesan otomatis harus memanfaatkan aplikasi pihak ketiga.

Sementara itu, pengguna iOS dapat memanfaatkan fitur otomatisasi melalui Apple Shortcuts. Langkah ini dinilai lebih aman, namun masih tergolong rumit dibandingkan dengan WhatsApp menyediakan fitur penjadwalan pesan secara bawaan.

Menurut informasi yang beredar, fitur ini akan muncul sebagai menu khusus di dalam opsi chat atau obrolan. Nantinya, pengguna bisa melihat daftar seluruh pesan terjadwal dalam percakapan tertentu.

Baca selengkapnya di sini

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |