Jakarta, CNN Indonesia --
Mabes TNI tengah menyelidiki isu yang menyebut ada dugaan keterlibatan anggota dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
"Kita lihat ada opini yang berkembang di masyarakat, diduga pelakunya adalah dari TNI. Perlu saya sampaikan bahwa semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal," kata Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada wartawan dikutip Rabu (18/3).
Disampaikan Aulia, penyelidikan tersebut turut melibatkan berbagai satuan. Kata dia, penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan anggota TNI seperti isu yang berkembang di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tentunya akan melibatkan beberapa satuan. Karena kita ketahui, dengan adanya penyelidikan internal nanti yang kita lakukan, itu akan kita lihat nanti bagaimana hasilnya terkait dengan opini yang berkembang di masyarakat itu," ucap dia.
Kendati demikian, Aulia belum membeberkan sejauh mana penyelidikan internal itu sudah dilakukan. Ia hanya menyebut penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan.
"TNI bekerja secara profesional dan transparan. Kita akan nanti lihat hasil daripada penyelidikan internal yang kita lakukan," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.
Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis.
Aksi penyiraman air keras ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Berdasarkan hasil gelar perkara, polisi menemukan ada unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 467 ayat 2 dan atau Pasal 468 ayat 1 KUHP.
Dari hasil penyidikan sementara, polisi menyebut aksi penyiraman itu diduga dilakukan empat pelaku. Saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan menunggu uji laboratorium forensik terhadap barang bukti yang telah ditemukan.
(dis/har)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
1





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440546/original/019398900_1765437120-Vivo_X200_Ultra.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449618/original/001686900_1766099380-Steam_Winter_Sale_2025_01.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432645/original/060825700_1764818395-YouTube_Recap_2025_01.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429570/original/054081400_1764606003-MV5BMDAxOWRmNjMtYWZkOS00YzIxLTgxMDktNjhjOThhY2QxZjM3XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UY1995_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426068/original/091035700_1764253361-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_7.13.00_PM.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417477/original/023507800_1763534909-google-gemini-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431956/original/014866300_1764751840-Apple_Hari_Disabilitas_Internasional_2025_01.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307781/original/080682700_1754481117-Ro.jpg)
