Jakarta, CNN Indonesia --
Polres Cianjur Jawa Barat menangkap pengelola arisan paket Lebaran diduga bodong berinisial DS (43) warga Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku yang sempat didatangi ratusan warga yang tidak kunjung menerima paket dengan kerugian total mencapai Rp1 miliar.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan peserta arisan yang tidak kunjung mendapat kepastian sempat mendatangi rumah pengelola namun tidak mendapati yang bersangkutan sehingga melaporkan hal tersebut ke Polsek Cilaku.
Petugas yang mendapat laporan langsung melakukan penangkapan terhadap DS, kemudian digiring ke Polres Cianjur guna dimintai keterangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DS saat ini masih menjalani pemeriksaan dan diminta keterangan terkait kasus arisan paket Lebaran yang hingga saat ini belum diterima warga dua kecamatan yang ikut sebagai peserta," katanya.
Status DS masih terlapor karena petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan sebelum menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus arisan paket Lebaran bodong.
Hasil penyelidikan sementara diketahui DS pengelola arisan memiliki utang lebih dari Rp1 miliar, sehingga tidak dimungkinkan untuk menggunakan asetnya mengganti kerugian korban yang menunggu paket Lebaran mereka diberikan.
Pihaknya menduga DS yang sudah menjalankan bisnisnya sejak belasan tahun lalu, menerapkan sistem gali lobang tutup lobang guna menutupi pengeluaran dan saat menjelang Lebaran uang yang dikumpulkan habis sehingga tidak dapat memberikan paket pada ratusan orang peserta.
"Secepatnya akan kita tetapkan sebagai tersangka, karena kemungkinan besar yang bersangkutan tidak dapat mencairkan paket yang sudah dijanjikan dengan total uang uang sudah diterima Rp1 miliar," katanya.
Sebelum DS diamankan, ratusan peserta arisan dari dua kecamatan di Cianjur, sempat mendatangi rumahnya di Kampung Cijati, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, karena paket berupa sembako belum mereka terima sedangkan Lebaran tinggal menghitung hari.
Ratusan peserta dari beberapa desa di Kecamatan Cilaku dan Cibeber datang menggunakan mobil wara-wiri dan sepeda motor, para peserta arisan berniat menanyakan kepastian terkait paket yang akan diolah menjelang hari Lebaran namun yang bersangkutan tidak tidak berada di rumah.
Rata-rata korban selama ini sudah menyetorkan uang mulai dari Rp500 ribu sampai Rp2,2 juta kepada DS dengan janji mendapatkan paket sembako tujuh hari sebelum lebaran, namun ketika didatangi DS berdalih belum ada uang.
Buka posko laporan warga
Polres Cianjur membuka posko laporan korban arisan bodong dengan peserta diperkirakan lebih dari 400 orang.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Kamis, mengatakan mengatakan hasil penyelidikan awal diketahui ratusan korban berasal dari dua kecamatan, Cibeber dan Cilaku, serta diduga masih ada korban dari kecamatan lain.
Alexander menjelaskan rata-rata korban mengalami kerugian Rp1 juta sampai Rp2 juta per orang, dimana korban yang sudah melapor secara resmi mengatakan masih banyak korban lain di luar dua kecamatan termasuk di wilayah selatan Cianjur.
"Kami mendirikan posko laporan guna memastikan total korban arisan bodong yang sudah berjalan selama satu tahun itu, saat ini yang sudah terdata mencapai 400 orang dan diperkirakan akan terus bertambah," katanya.
(antara/wis)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
2





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440546/original/019398900_1765437120-Vivo_X200_Ultra.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5449618/original/001686900_1766099380-Steam_Winter_Sale_2025_01.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432645/original/060825700_1764818395-YouTube_Recap_2025_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5426068/original/091035700_1764253361-WhatsApp_Image_2025-11-27_at_7.13.00_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417262/original/092794200_1763526594-cloudflare-outage.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294447/original/065942700_1753404869-omid-armin-AGRtDoZlpYw-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429570/original/054081400_1764606003-MV5BMDAxOWRmNjMtYWZkOS00YzIxLTgxMDktNjhjOThhY2QxZjM3XkEyXkFqcGc_._V1_FMjpg_UY1995_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417477/original/023507800_1763534909-google-gemini-3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431956/original/014866300_1764751840-Apple_Hari_Disabilitas_Internasional_2025_01.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307781/original/080682700_1754481117-Ro.jpg)
