Serunya Gabriella Desta Jadi Mak-Mak Gibah di Film Setannya Cuan: Tak Banyak Omong Tapi Nimbrung

9 hours ago 5

Jadi intinya...

  • Film "Setannya Cuan" rilis 5 Maret 2026, tertunda 7 tahun sejak syuting sebelum pandemi.
  • Gabriella Desta perankan Nenden, ibu desa yang suka berkumpul dan mengumpulkan informasi.
  • Film ini relevan dengan tema pesugihan, judi, dan fenomena orang kaya baru.

Liputan6.com, Jakarta - Selebgram Gabriella Desta semringah setelah Setannya Cuan akhirnya mendapat tanggal rilis di bioskop yakni 5 Maret 2026. Dalam film karya sineas Sahrul Gibran dan Jay Sukmo itu, ia memerankan Nenden, yang hobi berkumpul dengan mak-mak di desa untuk bergibah.

Syuting Setannya Cuan dilakukan di Jawa Barat sebelum pandemi Covid-19 menerjang Indonesia. Butuh waktu tujuh tahun bagi film ini untuk sampai ke bioskop. Karakter Nenden sendiri didapat Gabriella Desta kala ia masih berusia 22 tahun.

“Saya menjadi Nenden, salah satu dari para ibu yang tinggal di desa itu dan memang suka berkumpul tiap sore. Layaknya ibu-ibu menongkrong, pagi-pagi beli sayur, terus kita ngomongin peristiwa apa saja yang terjadi di desa itu. Gibah,” katanya.

“Kebetulan saya enggak suka gibah. Menurut saya, kalau kita bergosip, jatuhnya transfer data dan informasi. Sekarang istilahnya lebih ke sharing dan caring. I listen and i don’t judge ha ha ha,” ujar Gabriella Desta kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Setannya Cuan mengisahkan, dua jawara yakni Adang (Joe P Project) dan Asep (Anyun Cadel) memperebutkan kursi lurah. Kemenangan Adang menyisakan tragedi. Ia bangkrut dan ditinggal istri. Asep malah makin kaya raya hingga mampu melunasi utang-utang Adang.

Keduanya juga bersaing memperebutkan janda muda Mince (Nadine Alexandra). Kekayaan Asep lalu dibongkar Ujang (Fico Fachriza). Asep menang judi togel dibantu dukun Rojan (Candil). Kini Rojan mau membantu, dengan syarat Adang harus membunuh Asep.

Tak Banyak Omong Tapi Ngikut

Itu saja? Tentu tidak. Adang harus mencuri batu nisan Asep. Kematian Asep jadi awal kegemparan warga. Adang terus-terusan menang togel. Warga pun berbondong-bondong berburu pesugihan dengan beragam cara. Nenden, berada di pusaran konflik ini.

“Untuk karakternya, dia tipe ibu yang enggak terlalu banyak omong tapi ngikut. Aku kayak anak kucing yang ikut ibu-ibu lain. Ya, enggak ikut gibah tapi mengumpulkan informasi,” ucap Gabriella Desta.

Bagian Susahnya Adalah...

“Dan bagian susahnya, aku aslinya enggak ngomong bahasa Sunda. Di sini diminta berbahasa Sunda. Kak Mega Carefansa kan asal Bandung, aku belajar sama dia karena kebanyakan scene-nya sama dia,” paparnya panjang.

Berkaca pada pengalaman, syuting film horor komedi tak semudah yang dibayangkan. Ada momen di mana energi Gabriella Desta terkuras dalam adegan yang chaos dan berhubungan dengan api, seperti tampak pada trailer.

Tema Masih Sangat Relevan

Tantangan lain, berbahasa Sunda. Mengingat, Gabriella Desta lama tinggal di Bali. Butuh take berkali-kali agar logat Sunda-nya muncul natural di depan kamera. Gabriella Desta optimistis, Setannya Cuan bakal laris.

“Meski syutingnya sudah 6 sampai 7 tahun lalu, dan latarnya dekade 1970-an, temanya masih relevan soal dukun, gibah, dan fenomena OKB (Orang Kaya Baru). Dalam hidup sehari-hari sekarang masih ada lo,” tutup Gabriella Desta.

Ustaz Jojo Ali Yusuf Sampaikan Tausiyah di KapanLagi Buka Bareng: Jauhi Sikap Iri Hati

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |