Rukun Sama Teman Dinyanyikan Quinn Salman dan Prince Poetiray Viral, Ini Lirik Lagu dan Maknanya

5 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Lagu “Rukun Sama Teman” kini jadi sorotan sebagai media pembelajaran karakter yang efektif bagi anak-anak Indonesia. Dibawakan Quinn Salman dan Prince Poetiray, lagu ini tidak hanya enak didengar tapi juga sarat pesan moral yang mendalam.

Penciptanya adalah sosok penting di pemerintahan, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu'ti, yang menunjukkan komitmen dalam pendidikan karakter melalui pendekatan kreatif.

Lagu ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, saling menghargai, dan kebersamaan di kalangan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Melalui melodi ceria dan lirik yang mudah diingat, Kemendikdasmen berupaya menyampaikan pendidikan karakter dapat diintegrasikan secara menyenangkan.

Aransemen musik apik dari musisi Dwiki Dharmawan M.Sn., turut memperkuat daya tarik lagu “Rukun Sama Teman,” menjadikannya alat yang powerful untuk membentuk karakter positif anak bangsa.

Kehadiran “Rukun Sama Teman” diharapkan jadi jawaban atas kebutuhan akan media edukasi yang relevan dan menarik bagi generasi muda. Lagu ini bertujuan menciptakan lingkungan pertemanan yang positif, mendorong sikap saling menghargai, serta membangun suasana sekolah yang aman dan nyaman bagi setiap siswa tanpa pandang bulu.

Dengan demikian, nilai-nilai luhur dapat tertanam kuat sejak usia dini melalui cara yang interaktif dan mudah diterima. Berikut lirik lagu “Rukun Sama Teman” dan maknanya. Ada yang sudah hafal lagu ini?

Membentuk Karakter Anak

Setiap bait dalam lirik lagu “Rukun Sama Teman” memiliki makna yang kuat dalam membentuk karakter anak-anak. Lagu ini secara eksplisit mengajak pendengar untuk memahami pentingnya menghargai perbedaan sebagai ciptaan Tuhan.

Pesan ini disampaikan dengan lugas, menekankan meski tiap individu punya rupa dan kemampuan berbeda, mereka harus saling respek dan menghindari tindakan menyakiti satu sama lain. Ini sejalan dengan upaya Kemendikdasmen dalam mempromosikan toleransi dan empati di sekolah.

Tak Ada Guna Permusuhan

Lirik selanjutnya menyoroti dampak negatif permusuhan dan pertengkaran, serta mendorong terjalinnya persahabatan yang erat. Bagian ini secara tegas menyatakan, “Tak ada guna permusuhan, Tak ada guna pertengkaran, Mari jalin persahabatan, Rukun sama teman.”

Ini inti dari pesan kerukunan yang ingin disampaikan, mengajak anak-anak selalu memilih jalan damai dan kebersamaan dalam interaksi sosial mereka. Melalui pengulangan frasa “Rukun sama teman,” lagu ini memperkuat pentingnya persatuan dan harmoni. Kemudian, lagu ini juga menekankan manfaat memiliki banyak teman. “Banyak kawan, kita tenang, Banyak sahabat, kita hebat, Mari bergandeng tangan, Rukun sama teman.” Bait ini mengajarkan persahabatan membawa ketenangan dan kekuatan. Dengan bergandengan tangan, anak-anak diajak membangun komunitas yang solid dan saling dukung, menciptakan lingkungan yang positif dan produktif. Secara keseluruhan, lirik lagu ini menjadi panduan moral yang sederhana namun sangat berarti.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |