Romantika Jirayut Syuting Film Cek Khodam: Pucat Saat Reading, Dibanting-banting Jam 3 Pagi

21 hours ago 10

Jadi intinya...

  • Jirayut merasa deg-degan saat reading film Cek Khodam karena kurang pengalaman akting.
  • Ia bekerja keras, bertanya, dan dipuji lawan mainnya, termasuk adegan laga dini hari.
  • Film Cek Khodam wujudkan impian Jirayut dan ibunya, serta diharapkan sukses box office.

Liputan6.com, Jakarta - Air muka Jirayut berseri-seri kala membagikan cerita dari lokasi syuting film terbarunya, Cek Khodam. Film karya sineas Jeropoint ini menampilkan Jirayut, Saputra Kori, dan Benidictus Siregar di garis depan. Menurutnya, bagian paling bikin deg-degan bukan saat berakting di depan kamera tapi reading. Pendalaman karakter, memahami konteks adegan dan dialog bersama acting coach bikin Jirayut deg-degan. Awal reading, alumni D'Academy Asia musim 4 itu merasa salah melulu di mata acting coach. Namun menyerah bukan pilihan.

“Aku deg-degannya malah pas reading. Itu kayak aku pucat saja seharian. Itu kayak, acting coach-nya, aku itu salah terus di matanya. Aku harus kerja keras jika dibandingkan dengan yang lain. Karena memang, satu, aku baru di dunia akting. Kedua, harus cepat masuk ke karakter Sakti apalagi disandingkan dengan pemain yang pengalamannya sudah keren-keren,” kata Jirayut kepada Showbiz Liputan6.com di Metropole XXI Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juni 2026. Tak ada lagi yang dilakukan Jirayut selain belajar dan belajar.

Jika kurang paham, pesohor dengan 6 jutaan pengikut di Instagram ini tak malu bertanya kepada acting coach dan Jeropoint. Hasil tak mengkhianati usaha. Performa Jirayut dipuji lawan mainnya yang lebih dulu eksis di film: Saputra Kori dan Benidictus Siregar.

Hal lain yang dikenang dari Cek Khodam, syuting dari malam hingga pagi. “Aku dibanting-banting soalnya. Yang paling menantang di adegan action. Ada adegan dibanting-banting jam 3 subuh, bayangkan saja,” beri tahunya.

Dibanting-banting Jam 3 Pagi

“Pagi-pagi (dibanting-banting) dan saya harus ingat adegannya apa saja, dan banyak. Adegan itu buat aku berkesan banget,” ungkap Jirayut seraya menjelaskan, dalam Cek Khodam, ia memerankan Sakti.

Tayang di bioskop mulai 16 Juli 2026, Cek Khodam mengisahkan Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar) membuat konten cek khodam yang tanpa disadari berdampak besar bagi dunia gaib.

Pertama, Impian Ibuku

Konten mereka membuat AKM (Angka Ketakutan Manusia) turun drastis. Sejumlah makhluk gaib merasa kehilangan wibawa. Merespons perubahan ini, Panglima Khodam turun ke dunia manusia untuk mengembalikan wibawa para memedi.

Bagi Jirayut, Cek Khodam yang diproduksi Dee Company punya tempat spesial dalam rekam jejak kariernya di dunia seni. “Karena memang pertama, ini impian mamaku. Mama ingin banget aku ada di layar lebar,” akunya.

Kedua, Impian Aku

“Kedua, impian aku juga. Aku sering ngomong di podcast bahwa aku ingin main film horor. Alhamdulillah terima kasih ya Pak Dheeraj Kalwani sudah mewujudkan cita-citaku,” beber Jirayut di depan awak media.

Sebelumnya, Dheeraj Kalwani mengantar Tumbal Proyek mencapai 1,6 juta penonton. Ia jadi film Indonesia terlaris ke-7 tahun 2026. Jirayut optimistis, Cek Khodam membawa hasil yang baik di tangga box office Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Sinopsis Film Panda Plan 2: The Magical Tribe di Vidio, Aksi Kocak Jackie Chan Mengungkap Rahasia Misterius

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |