Robot Vacuum Cleaner DJI Romo dengan Teknologi Drone Meluncur di Indonesia, Ini Daftar Harganya

1 month ago 36

Liputan6.com, Jakarta - DJI yang dikenal sebagai raksasa penyedia drone (pesawat nirawak) resmi melebarkan sayapnya ke ranah smart home (perangkat rumah tangga pintar) melalui peluncuran lini robot vacuum cleaner terbaru, DJI Romo.

Memanfaatkan kemapanan teknologinya di dunia penerbangan tak berawak, DJI membawa standar baru pada sistem navigasi dan daya hisap pembersih lantai otomatis.

Product Specialist DJI, Victor Jap, mengungkapkan alasan utama DJI merambah pasar robot vacuum adalah adanya kesamaan fundamental teknologi antara drone dan robot pembersih, khususnya pada sistem pemindaian rintangan (obstacle sensing).

"Kenapa DJI mulai merambah ke robot vacuum? Karena kami punya teknologinya, yaitu obstacle sensing yang biasanya ada di drone. Saat ini, drone DJI semakin sulit untuk ditabrakkan karena sensornya yang canggih, termasuk penggunaan Lidar," ujar Victor dalam sesi pengenalan produk di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Victor menjelaskan banyak pengguna robot vacuum konvensional sering menghadapi masalah di mana robot tersangkut pada benda kecil seperti kabel atau mainan Lego saat ditinggal bekerja. Hal ini seringkali membuat proses pembersihan tidak tuntas atau bahkan merusak perangkat.

Menjawab tantangan tersebut, DJI Romo dilengkapi dengan millimeter-level obstacle sensing. Berbekal dua wide-angle camera, fish-eye vision sensor, dan teknologi Lidar, robot ini mampu mendeteksi serta menghindari objek setipis 2 milimeter.

"Tak hanya itu, sensor kedalaman (depth sensor) memungkinkan robot untuk memprediksi apakah tubuhnya mampu melewati kolong furnitur tertentu sebelum memutuskan untuk masuk," Victor menjelaskan.

Performa Suction dan Airflow

Di sektor performa pembersihan, DJI tidak main-main. Seri flagship DJI Romo P dibekali daya hisap (suction) mencapai 25.000 Pascal (Pa), yang diklaim sebagai salah satu yang terkuat di kelasnya. Namun, Victor menekankan bahwa kekuatan bukan hanya soal angka, melainkan manajemen aliran udara.

"Banyak yang mengklaim suction kuat, tapi desainnya kurang baik sehingga debu keluar lagi. DJI memiliki airflow hingga 20 liter per detik, memastikan partikel yang terhisap tidak kembali ke udara," ia menambahkan.

Inovasi lain yang diperkenalkan adalah dual anti-tangle roller brush. Teknologi ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah klasik rambut melilit pada sikat robot.

Dengan desain terbaru, rambut yang tersapu akan otomatis terarah masuk ke lubang hisap tanpa menggumpal di as sikat.

Efisiensi Pembersihan Sisi dan Sudut

Untuk menjangkau area yang sulit, DJI Romo menggunakan dual extendable robotic arm. Lengan mekanis ini bisa memanjang keluar dari bodi robot untuk menyapu sudut ruangan (corner) dan pinggiran furnitur dengan cakupan area mencapai hampir 100%.

Sistem pembersihannya pun dirancang sistematis. Pengguna dapat memilih mode "vacuum dulu baru mopping" guna menghindari debu kering bercampur air yang dapat membuat lantai semakin kotor.

Untuk fungsi pel (mopping), robot ini memberikan tekanan hingga 12 Newton, cukup kuat untuk mengangkat noda membandel yang biasanya sulit dibersihkan oleh robot vacuum biasa.

Harga DJI Romo Series

DJI Romo dirancang untuk minim intervensi manusia. Stasiun pengisinya (base station) mendukung fitur self-cleaning hingga 200 hari tanpa perlu perawatan intensif. Di dalamnya terdapat sistem high pressure water jet untuk membersihkan kain pel secara otomatis setelah tugas selesai.

Terkait harga, DJI menawarkan tiga varian:

DJI Romo P (flagship): Rp 22.127.000 (Desain transparan, fitur deodorizer, UV filter pada dust bag).

DJI Romo A: Rp 16.761.000 (Desain putih polos dengan base station).

DJI Romo S: Rp 14.749.000 (Varian paling terjangkau dengan desain putih solid).

"Seluruh kontrol, mulai dari mapping ruangan, pengaturan area hewan peliharaan (pet area), hingga fitur remote video call yang aman, dapat diakses melalui aplikasi DJI Home App," Victor memungkaskan.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |