Puan Tawarkan Bantuan Motor untuk Keluarga Affan Kurniawan

10 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPR RI Puan Maharani menawarkan bantuan sepeda motor kepada keluarga Affan Kurniawan, driver ojek online, yang meninggal dunia karena dilindas mobil rantis Brimob pada Kamis (28/8).

Affan meninggal dunia saat aparat kepolisian coba membubarkan pedemo yang menyuarakan penolakan tunjangan mewah anggota DPR hingga menuntut pencabutan kenaikan pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena bapaknya saat ini bekerja sebagai ojek online juga, saya juga menyatakan karena motor dari almarhum rusak atau belum ditemukan, saya juga menawarkan, saya juga memberikan untuk ada kendaraan," kata Puan usai menyambangi rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8).

"Kami juga akan membantu menyiapkan motor sehingga dia bisa melanjutkan pekerjaannya," tuturnya.

Puan kemudian meminta Pemprov DKI Jakarta untuk membantu kebutuhan keluarga Affan, khususnya terkait pendidikan saudara-saudara kandung mendiang.

[Gambas:Video CNN]

"Insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya, oleh Pak Gubernur (Pramono Anung), juga kami akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya," ucapnya.

"Saya juga minta kepada Gubernur untuk kasih kartu KJP, KJMU sampai selesai," ujar politikus PDI Perjuangan ini.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji akan menindaklanjuti kebutuhan pendidikan dan pekerjaan untuk keluarga mendiang Affan.

"Tentang keluarga dan terutama untuk KJP sampai dengan KJMU dan juga untuk pekerjaan bagi keluarga bapak Zulkifli nanti, Mba Puan, akan kami tindak lanjuti," kata Pramono.

Pengemudi ojol Affan Kurniawan menjadi korban pada hari penyelenggaraan unjuk rasa di gedung DPR yang berujung ricuh, Kamis (28/8). Affan tewas dilindas mobil rantis yang berjalan kencang di tengah kerumunan massa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf buntut insiden itu dan mengaku akan bertanggung jawab.

"Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf dari institusi kami atas musibah yang terjadi dan tentunya kami juga tadi bertemu dengan lingkungan, ada pengurus masjid, ada (pengurus) RW," kata Sigit dalam konferensi pers di RSCM Jakarta, Jumat (29/8) dini hari WIB.

Puan juga baru buka suara setelah Affan meninggal dunia. Ia menyampaikan duka cita dan meminta Kapolri dan jajaran kepolisian mengusut tuntas insiden mematikan tersebut.

Puan menambahkan DPR RI akan terus berbenah dalam mendengar aspirasi rakyat. Menurutnya, DPR RI berkomitmen untuk membuka diri terhadap aspirasi masyarakat, yang bertujuan membangun negara.

"Atas nama seluruh anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat," kata Puan.

(yoa/chri)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |