Program Ayo Beraksi, Langkah Nyata Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang

1 day ago 8

Liputan6.com, Semarang - Penurunan luas mangrove di pesisir Semarang dalam satu dekade terakhir menjadi perhatian serius. Data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2025 mencatat degradasi signifikan, yang berdampak pada meningkatnya risiko abrasi dan kerusakan ekosistem pantai. Merespons kondisi tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan program AYO BERAKSI dengan menggelar penanaman mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC). 

Kegiatan ini melibatkan 13 relawan terbaik karyawan sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pemulihan lingkungan serta mitigasi risiko abrasi.

Program AYO BERAKSI merupakan kompetisi volunteer internal yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif karyawan dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial dan lingkungan. Melalui proses seleksi bertahap, terpilih lima tim Best of the Best, yaitu AiDareU, INOVAKSI, Green Drop, MAKE Impact, dan BATUMBUAH, yang kemudian mengikuti rangkaian kegiatan konservasi di Semarang.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa keterlibatan karyawan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.

“Sebagai perusahaan digital telco terdepan, Telkom tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan dan transformasi teknologi, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami berharap aksi penanaman mangrove dapat membantu memitigasi dampak perubahan iklim serta melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi,” ujar Hery.

Data BRIN menunjukkan bahwa degradasi mangrove berpotensi melemahkan fungsi ekologisnya sebagai pelindung alami garis pantai sekaligus penyerap karbon biru. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko abrasi, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan proses restorasi berjalan secara terukur dan berkelanjutan.

Selama tiga hari pelaksanaan program, para relawan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir, memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan, serta mengikuti pelatihan membatik dengan pewarna alami berbasis mangrove guna mendukung pengurangan limbah di sekitar SMC. Rangkaian kegiatan ini mencerminkan integrasi semangat inovasi dan kepedulian sosial karyawan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Sebagai bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), inisiatif ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan tujuan ke-14 tentang Ekosistem Lautan.

Ke depan, Telkom akan terus memperkuat kolaborasi dalam menggerakkan aksi filantropi lingkungan, mendukung pemulihan ekosistem pesisir nasional, serta menghadirkan kontribusi nyata yang memperkuat ketahanan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

#ElevatingYourFuture

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |