Prilly Latuconsina Janjikan Danur: The Last Chapter Seru, Momen Tokoh Risa Saraswati Tumbuh Dewasa

3 hours ago 2

Jadi intinya...

  • Prilly Latuconsina haru di gala premiere Danur: The Last Chapter, akhir perjalanan 10 tahun seri.
  • Film ini diharapkan jadi penutup manis, setelah sukses besar dengan jutaan penonton dan spin-off.
  • Produksi jilid terakhir memakan waktu lama demi naskah solid dan kualitas terbaik untuk penggemar.

Liputan6.com, Jakarta - Prilly Latuconsina tak dapat menutupi rasa haru kala melangkah ke gala premiere film horor Danur: The Last Chapter di Jakarta, baru-baru ini. Tokoh Risa Saraswati punya tempat istimewa di hati Prilly Latuconsina. Maklum, peran ini dimainkannya sejak usia 19 tahun.

Menyadari perjalanan Risa Saraswati dalam jagat sinema Danur telah mencapai fase akhir, Prilly Latuconsina optimistis Danur: The Last Chapter akan jadi “gong” yang memuaskan para penggemar karya Risa Saraswati. Danur sendiri dikenal punya fans garis keras.

“Ya, setelah 10 tahun kita mulai Danur, mulai persiapan dan syuting 2016. Tahun 2026 ini, Danur: The Last Chapter, akhir dari seri Danur,” kata Prilly Latuconsina. “Buat aku hari ini rasanya mengharukan sekali, karena enggak terasa sudah 10 tahun perjalanan,” imbuhnya.

“Senangnya adalah Danur punya penonton dan selalu dicintai komunitasnya. Akhirnya berkembang hingga saat ini. Sedih karena ceritanya pun... merangkum semua, benar-benar men-capture fase kehidupan Risa yang sudah bertumbuh dewasa,” urai Prilly Latuconsina.

Tak berlebihan rasanya, jika Prilly Latuconsina mengklaim Danur punya basis penggemar yang kuat. Mengingat Danur: I Can See Ghosts yang rilis pada 2017 mendulang 2,7 jutaan penonton. Sekuelnya, Danur: Maddah dan Danur: Sunyaruri konsisten di 2 jutaan penonton.

Danur juga melahirkan spin-off yakni Asih dan Asih 2, serta Ivanna yang tak kalah sukses. Mendapati Danur punya universe atau jagat sinema sendiri, Prilly Latuconsina bangga bukan kepalang. Film horor, jika digarap dengan penuh selera, bisa memeluk berjuta penonton.

Danur Bukan Sekadar Film

Kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta Pusat, Prilly Latuconsina menjelaskan, Danur bukan sekadar film melainkan momen bagi genre horor di Tanah Air. Danur disebut membuka peluang film horor mendulang 2 juta penonton lebih.

“Danur buat aku bukannya sekadar film, tapi awal perjalanan karier, awal perjalanan dari film horor. Kita sudah di pengujung perjalanan pasti mengharukan banget. Semoga ini jadi penutup yang manis buat perjalanan Danur,” ujar Prilly Latuconsina.

Ditelepon Manoj Punjabi 2 Tahun Lalu

Terkait alasan jilid terakhir Danur berjarak tujuh tahun dari Danur: Sunyaruri, bintang sintron Ganteng Ganteng Serigala menyebut sekuel punya beban berat. Kualitas naskah adalah kunci. Untuk menghasilkan naskah solid, memang butuh waktu.

“Saya ditelepon Pak Manoj dua tahun sebelumnya, gonta-ganti skrip bagaimana yang benar-benar pas untuk menjadi penutup. Proses syuting lebih lama daripada Danur sebelumnya, bahkan ini syuting film terlama yang pernah saya alami,” akunya.

Semuanya Spesial

Karenanya, Prilly Latuconsina menyebut Danur: The Last Chapter sangat spesial. Film karya sineas Awi Suryadi ini juga dibintangi Zee Asadel, Dian Nitami, Dito Darmawan, Anya Zen, hingga aktor senior Pritt Timothy.

“Semuanya spesial, bukan cuma apa yang aku berikan saja,” pungkas Prilly Latuconsina. Danur: The Last Chapter tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Film ini hadir dalam format 2D konvensional dan IMAX.

Saksikan Sinetron Istiqomah Cinta Episode Selasa 10 Maret Pukul 18.15 WIB di SCTV

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |