Perdebatan Ariel NOAH dan Ahmad Dhani: Hak Cipta dan Royalti Musik di Indonesia

3 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta Perdebatan antara dua musisi ternama, Ariel NOAH dan Ahmad Dhani, mengenai hak cipta dan royalti musik di Indonesia semakin memanas. Ketidaksepakatan mereka berpusat pada sistem direct licensing dan peran penting Lembaga Manajemen Kolektif (LMK). Dalam sebuah pernyataan, Ariel NOAH menegaskan bahwa perbaikan LMK adalah solusi yang lebih tepat ketimbang menghapus sistem tersebut.

Ariel NOAH, yang dikenal sebagai vokalis band NOAH, menyatakan bahwa ia mempercayakan pengelolaan hak performing rights kepada LMK. Menurutnya, sistem direct licensing seharusnya diterapkan jika ada kesepakatan awal antara penyanyi dan pencipta lagu. Ia juga menegaskan bahwa telah mengajukan uji materi UU Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menargetkan lima pasal yang mengatur sistem dan mekanisme performing rights.

Di sisi lain, Ahmad Dhani, yang juga merupakan anggota Komisi X DPR RI, menganggap pernyataan Ariel NOAH egois dan tidak mempertimbangkan nasib pencipta lagu lain yang bergantung pada royalti. Dhani berpendapat bahwa sistem direct licensing adalah solusi yang lebih baik dan menilai Ariel hanya memikirkan kepentingan pribadinya.

Promosi 1

Pertikaian Antara Dua Musisi Ternama

Perdebatan ini dimulai ketika Ahmad Dhani mengkritik pandangan Ariel NOAH mengenai pengelolaan hak cipta. Dhani menilai bahwa Ariel tidak memperhatikan banyak pencipta lagu yang hidupnya bergantung pada royalti. Dalam sebuah kesempatan, Dhani menyatakan, "Ariel hanya memikirkan kepentingan pribadi, sementara banyak pencipta lagu lain yang tidak seberuntung dirinya."

Ahmad Dhani juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap langkah Ariel yang mengajukan uji materi ke MK, yang ia anggap sebagai tindakan kekanak-kanakan. Ia menekankan pentingnya memperjuangkan hak pencipta lagu dan mengajak Ariel untuk membawa persoalan UU Hak Cipta ke DPR.

Dalam pernyataan lanjutan, Dhani menegaskan bahwa ia mendukung sistem direct licensing, yang menurutnya lebih transparan dan menguntungkan bagi pencipta lagu. Ia merasa bahwa Ariel tidak memahami permasalahan yang dihadapi oleh musisi lain yang tidak memiliki banyak sumber pendapatan lain.

Ariel NOAH Menanggapi Kritikan

Sementara itu, Ariel NOAH memilih untuk tidak langsung menanggapi kritik dari Ahmad Dhani ketika ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam momen tersebut, Ariel terlihat menghindar dari awak media dan memilih untuk merokok sebelum memberikan pernyataan.

Rekan Ariel, Nazira, menyampaikan bahwa mantan kekasih Luna Maya tersebut tidak bersedia diwawancarai pada saat itu. "Mau makan dulu dia, nanti kita kirim rilis ke kalian," ujarnya. Namun, Ariel akhirnya memberikan tanggapan melalui media sosial, mempertahankan pendapatnya mengenai pentingnya LMK dalam pengelolaan hak cipta.

"Direct licensing terhadap penyanyi original, alangkah baiknya apabila sudah disepakati dari awal kerja sama, antara penyanyi dan pencipta," ujar Ariel dalam video yang diunggah di media sosial. Ia menambahkan, "Kalau untuk saya pribadi, sebagai pencipta lagu saya tidak mampu untuk melaksanakan direct licensing seperti yang dibicarakan saat ini. Saya masih membutuhkan LMK untuk mendapatkan atau mengelola hak saya. Tentunya LMK yang kredibel dan bisa dipercaya,”

Pentingnya Regulasi yang Jelas dalam Industri Musik

Perdebatan antara Ariel NOAH dan Ahmad Dhani ini menyoroti permasalahan kompleks dalam pengelolaan hak cipta dan royalti musik di Indonesia. Kedua pihak memiliki pandangan yang berbeda mengenai solusi terbaik untuk melindungi hak-hak pencipta lagu dan penyanyi. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki dalam regulasi yang ada saat ini.

Industri musik Indonesia membutuhkan regulasi yang jelas dan transparan agar hak-hak pencipta lagu dapat terlindungi dengan baik. Dengan adanya perdebatan ini, diharapkan akan muncul diskusi yang konstruktif mengenai sistem pengelolaan hak cipta yang lebih baik di masa depan.

Perdebatan ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus berupaya mencari solusi yang adil bagi semua pelaku industri musik, baik penyanyi maupun pencipta lagu. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta ekosistem musik yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |