Peluncuran iPhone Fold Terancam Molor, Ini Dugaan Penyebabnya

21 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Ambisi Apple untuk merambah pasar HP lipat tampaknya harus tertunda. Laporan terbaru dari Nikkei mengungkapkan bahwa raksasa teknologi asal Cupertino tersebut menghadapi "masalah teknis yang lebih pelik dari perkiraan" dalam pengembangan iPhone Fold.

Masalah engineering ini dilaporkan muncul selama fase awal produksi uji coba. Menurut beberapa sumber yang memahami situasi tersebut, kendala ini berpotensi memundurkan jadwal pengiriman perdana hingga beberapa bulan ke depan.

Situasi ini menbuat timeline produksi massal terkendala. Saat ini, Apple tengah memasuki tahap Engineering Verification Test (EVT) yang sangat krusial.

"Bulan April hingga awal Mei adalah periode yang sangat kritis. Solusi yang ada saat ini belum cukup untuk sepenuhnya mengatasi tantangan engineering yang dihadapi... dibutuhkan lebih banyak waktu," ujar salah satu sumber kepada Nikkei, sebagaimana dikutip dari Engadget, Jumat (10/4/2026).

Para pemasok komponen dikabarkan telah menerima notifikasi mengenai potensi pergeseran jadwal produksi ini. Apple pun kini tengah bekerja ekstra keras untuk memitigasi kendala pada desain perangkat yang sepenuhnya baru tersebut.

Tertinggal dari Kompetitor

Rumor mengenai iPhone lipat sebenarnya telah berembus sejak 2017. Namun, Apple tergolong lambat dibandingkan kompetitor utamanya, Samsung, yang sudah meluncurkan ponsel lipat perdana sejak 2019.

Awalnya, Apple menargetkan peluncuran iPhone lipat ini pada musim gugur 2026, berbarengan dengan lini iPhone 18.

Namun, para analis memperkirakan proyek ini bisa mundur hingga tahun 2027 jika masalah manufaktur dan daya tahan--terutama pada bagian engsel (hinge) dan layar--tidak segera teratasi.

Strategi Premium yang Terhambat

Sebelumnya, Apple berencana memprioritaskan iPhone lipat dan model premium lainnya untuk ajang besar mereka pada September tahun ini. Langkah ini diambil di tengah keterbatasan pasokan komponen global, seperti chip memori.

Kendala teknis ini muncul pada tahap keempat dari enam tahapan produksi ketat Apple sebelum produk dilempar ke pasar.

Sebagai desain yang benar-benar baru, iPhone lipat harus lulus setiap tahapan pengujian dengan hasil sempurna sebelum bisa masuk ke fase produksi pilot dan massal.

Target Pasar

Meski diperkirakan hanya mencakup kurang dari 10 persen dari total produksi iPhone, model lipat ini merupakan produk kunci bagi Apple untuk memicu kembali gairah pasar.

Apple dilaporkan berencana memproduksi sekitar 7 hingga 8 juta unit pada gelombang awal.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan pengumuman resmi terkait perangkat tersebut dan menolak memberikan komentar mengenai laporan kendala teknis yang beredar.

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |