iOS 27 Mau Bikin Foto iPhone Lebih Pintar, Tapi Apple Belum Bisa Tenang

10 hours ago 9
  • Kapan iOS 27 diperkirakan akan diperkenalkan?
  • Apa peningkatan utama yang dibawa iOS 27?
  • Mengapa beberapa fitur AI di aplikasi Foto iOS 27 mungkin ditunda?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Apple diperkirakan akan memperkenalkan iOS 27 dalam ajang Worldwide Developer Conference atau WWDC 2026 pada 8 Juni mendatang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pembaruan iOS akan menjadi salah satu pengumuman paling ditunggu oleh banyak pengguna perangkat buatan Apple tersebut, salah satunya iPhone.

Namun, perhatian kali ini tidak hanya tertuju pada tampilan baru atau peningkatan performa. iOS 27 dikabarkan membawa peningkatan besar untuk fitur kecerdasan buatan atau AI, termasuk pada Siri dan aplikasi Foto.

Salah satu rumor paling ramai dan masih dinanti realisasinya adalah kemampuan Siri yang lebih cerdas dengan dukungan model Gemini milik Google.

Jika benar, maka ini bisa menjadi perubahan besar bagi strategi Apple Intelligence di iPhone setelah iOS 27 diluncurkan secara global.

Akan tetapi, Siri bukan satu-satunya fitur yang mendapat polesan AI di iOS 27. Laporan terbaru Bloomberg, seperti dikutip GSM Arena, Kamis (30/4/2026), Apple kabarnya juga menyiapkan sejumlah fitur baru untuk aplikasi Foto.

Dalam laporan itu, perusahaan berbasis di Cupertino disebut akan menambahkan bagian baru bernama Apple Intelligence Tools di antarmuka pengeditan aplikasi Foto.

Bagian ini akan menampung empat fitur utama berbasis AI, yakni Extend, Enhance, Reframe, dan Clean Up. Adapun fitur Extend memungkinkan pengguna menghasilkan konten gambar tambahan di luar bingkai asli.

Tak hanya itu, pengguna juga bisa mengontrol seberapa banyak yang ditambahkan dan di mana dengan memperluas tepi gambar menggunakan jari Anda.

Fitur Enhance dan Reframe

Fitur Enhance akan menggunakan AI untuk secara otomatis meningkatkan warna, pencahayaan, dan kualitas gambar secara keseluruhan.

Sedangkan untuk Reframe, fitur ini dirancang untuk foto spasial, format 3D yang dibuat untuk headset Vision Pro. Ini memungkinkan pengguna mengubah perspektif setelah foto diambil.

Sementara itu, Clean Up sudah ada di aplikasi Foto dan menjadi satu-satunya tool editing AI yang tersedia. Fitur ini memungkinkan pengguna menghapus objek dari gambar, dan kemungkinan akan sama fungsinya di iOS 27.

Menariknya, laporan Bloomberg menyebut pengembanga fitur AI baru di aplikasi Foto hingga saat ini masih belum berjalan mulus. Dua fitur, yaitu Extend dan Reframe disebut belum bekerja dengan andal selama pengujian internal.

Karena hal tersebut, ada kemungkinan perusahaan pembuat iPhone tersebut bakal menunda peluncuran fitur itu. Langkah seperti ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.

Apple biasanya sangat berhati-hati saat membawa fitur baru ke pengguna umum, terutama untuk fitur yang berkaitan dengan AI dan hasil visual.

Jika kualitasnya belum konsisten, perusahaan berisiko mendapat kritik lebih besar. Ditambah, pengguna iPhone cenderung mengharapkan fitur stabil sejak pertama kali dirilis.

Karena itu, ada kemungkinan sejumlah fitur AI di aplikasi Foto tidak akan muncul bersamaan dengan dirilisnya iOS 27 pada September 2026 nanti.

iPhone Edisi 20 Tahun bakal Dilengkapi Layar Quad-Curved

Apple disebut tengah menyiapkan kejutan besar untuk memperingati dua dekade perjalanan iPhone di industri teknologi.

Sejak pertama kali diperkenalkan Steve Jobs pada Januari 2007 dan mulai dipasarkan pada Juni di tahun yang sama, tahun 2027 mendatang akan menjadi tonggak sejarah 20th Anniversary iPhone (iPhone Edisi 20 Tahun).

Kabar terbaru dari pembocor industri ternama, Digital Chat Station melalui platform Weibo, mengungkap detail ambisius mengenai perangkat edisi spesial tersebut.

Apple dikabarkan sedang menggandeng rival utamanya, Samsung, untuk mengembangkan teknologi layar quad-curved (melengkung di keempat sisi) yang akan disematkan pada iPhone masa depan ini. Demikian sebagaimana dikutip dari GSMArena, Senin (27/4/2026).

Laporan tersebut menyebutkan bahwa panel layar iPhone edisi ke-20 ini tidak akan menggunakan lapisan polarizer. Penghapusan komponen ini diklaim mampu membuat profil perangkat menjadi jauh lebih tipis dan meningkatkan efisiensi daya.

Meski teknologi tanpa polarizer bukan hal baru di industri ponsel pintar, langkah Apple ini dipandang sebagai upaya optimalisasi desain demi mencapai estetika yang lebih ramping.

Kembalinya Tren Layar Melengkung

Satu detail yang cukup menarik perhatian adalah penggunaan desain quad-curved. Apple disebut telah memesan radius kelengkungan khusus yang disesuaikan dengan standar desain mereka sendiri.

Langkah ini dianggap sebagai perubahan arah desain yang cukup drastis. Selama bertahun-tahun, Apple konsisten mempertahankan layar datar (flat display) pada jajaran iPhone mereka—sebuah tren yang bahkan diikuti oleh hampir seluruh produsen smartphone Android di pasar global.

Kini, Apple tampaknya siap "menghidupkan kembali" konsep layar melengkung yang sebelumnya pernah dipopulerkan oleh produsen ponsel asal Tiongkok, namun dengan sentuhan teknologi panel yang lebih modern.

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai seberapa jauh kelengkungan layar tersebut akan menutupi tepi perangkat. Sebelumnya, sempat beredar rumor bahwa Apple terobsesi menciptakan desain all-screen yang benar-benar tanpa bingkai (bezel-less).

Meskipun teknologi layar saat ini masih menghadapi tantangan teknis untuk mewujudkan tampilan layar penuh secara total, iPhone edisi 2027 diprediksi akan menjadi lompatan desain paling signifikan sejak peluncuran iPhone X.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Apple belum memberikan komentar resmi terkait pengembangan iPhone edisi 20th Anniversary tersebut.

Namun, keterlibatan Samsung dalam rantai pasokan layar semakin memperkuat indikasi bahwa Apple sedang mempersiapkan sesuatu yang berbeda untuk merayakan dua dekade kehadiran ponsel yang mengubah dunia ini.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |