Galaxy Glasses Muncul di Aplikasi Samsung, Bocoran Fiturnya Bikin Penasaran

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Rumor tentang Samsung bakal meluncurkan smart glass atau Galaxy Glasses memang sudah beredar sejak setahun ini, di mana baru-baru ini beredar sebuah render yang diyakini adalah kacamata pintar pertama milik perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Terkini, Samsung sepertinya sudah tidak bisa menyangkal lagi tentang kehadiran smart glass tersebut lewat pembaruan salah satu aplikasi mereka.

Adapun aplikasi tersebut adalah Nearby Device Scanning, yang merupakan salah satu bagian dari Samsung One UI di HP Galaxy dan tablet berfungsi agar pengguna bisa terhubung dengan perangkat terdekat, salah satunya Galaxy Glasses.

Seperti yang bisa kamu lihat dari screenshot di bawah, baris kedua dari catatan perubahan (changelog) terbaru aplikasi tersebut menyebutkan "Glasses quick pair" sebagai fitur didukung, serta "indikator baterai pop-up" untuk kacamata. 

 SamMobile)

Berdasarkan hal tersebut, maka sudah hampir pasti kacamata Samsung tersebut akan diberi nama Galaxy Glasses. 

Changelog aplikasi Nearby Device Scanning ini juga mengungkap, akan muncul notifikasi menampilkan level baterai Galaxy Glasses di ponsel atau tablet Samsung dengan cara mirip seperti Galaxy Watch dan Galaxy Buds.

Galaxy Glasses mungkin akan diluncurkan pada acara Unpacked musim panas mendatang di bulan Juli 2026. 

Dilansir GSM Arena, Kamis (29/4/2026), kacamata ini dikabarkan akan memiliki kamera 12MP, baterai 155 mAh, tanpa layar, dan chipset Snapdragon AR1 dari Qualcomm sebagai intinya, dengan dukungan untuk Wi-Fi dan Bluetooth.

Dummy Galaxy Z Fold 8 Wide Bocor

 Sonny Dickson | X)

HP layar lipat baru Samsung selanjutnya mulai bocor di internet. Setelah mengandalkan format Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, perusahaan dikabarkan sedang menyiapkan satu model baru bernama Galaxy Z Fold 8 Wide. 

Bocoran baru di internet memperlihatkan dummy unit atau prototipe desain dari tiga ponsel layar lipat Samsung tersebut, yakni Galaxy Z Fold 8 Wide, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Flip 8.

Adapun foto-foto dummy ponsel lipat Samsung itu dibagikan oleh leaker Sonny Dickson lewat platform media sosial (medsos) X, dan langsung mencuri perhatian banyak pihak.

Mengutip SamMobile, Selasa (28/4/2026), Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 terlihat masih memakai desain mirip dengan render sebelumnya. Namun, Galaxy Z Fold 8 Wide paling mencuri perhatian.

Berbeda dari varian reguler Galaxy Z Fold 8, ponsel milik Samsung ini terlihat lebih pendek dan lebih lebar. Disebutkan, HP baru Samsung ini kemungkinan hadir dengan layar lipat berasio 4:3.

Hal tersebut sangat menarik, karena rasio tersebut sangat mirip dengan rumor desain iPhone Ultra/Fold yang diprediksi memakai format layar lebih lapang.

Bila benar, raksasa asal Korea Selatan tersebut ingin menawarkan pengalaman layar lipat lebih nyaman untuk membaca, menonton video, multitasking, hingga membuka aplikasi dalam tampilan lebih luas.

Dukung Qi2?

Perubahan desain ini sangat penting, karena banyak pengguna HP lipat book-style selama ini merasa layar depan ponsel mereka terlalu ramping dan tidak nyaman untuk mengetik atau pakai aplikasi.

Hal lain yang menarik dari dummy unit tersebut adalah adanya pola lingkaran di bagian belakang ketiga perangkat. Pola ini diduga berkaitan dengan sistem magnet atau coil untuk pengisian daya nirkabel berbasis Qi2.

Qi2 sendiri membawa konsep pengisian daya magnetik yang mirip dengan MagSafe di iPhone. Dengan dukungan ini, pengguna bisa menempelkan perangkat ke charger atau aksesori kompatibel secara lebih presisi.

Belum diketahui secara pasti apakah lingkaran tersebut memang akan tersedia di unit final. Hal lain yang menarik dari dummy unit tersebut adalah adanya pola lingkaran di bagian belakang ketiga perangkat. Pola ini diduga berkaitan dengan sistem magnet atau coil untuk pengisian daya nirkabel berbasis Qi2.

Qi2 sendiri membawa konsep pengisian daya magnetik yang mirip dengan MagSafe di iPhone. Dengan dukungan ini, pengguna bisa menempelkan perangkat ke charger atau aksesori kompatibel secara lebih presisi. 

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |