PB ESI Targetkan Medali di Asian Games 2026, Seleksi Nasional Timnas Esports Dimulai

16 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) baru saja menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) untuk membentuk Tim Nasional Esports menuju Asian Games 2026.

Dijelaskan, langkah ini menjadi tahapan lanjutan setelah PB ESI melakukan proses entry by number dan pembentukan awal skuad terbaik.

Mengutip keterangan resminya, Senin (23/2/2026), Seleknas ini berlangsung mulai dari 20 Februari hingga 15 Maret 2026, dan berlanjut ke Pemusatan Latihan Nasional atau Pelatnas sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026.

Melalui Badan Timnas Esports, PB ESI menerapkan tiga mekanisme seleksi. Skema tersebut terdiri dari penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka.

Penunjukan langsung diberikan kepada atlet atau tim dengan rekam jejak prestasi teruji dan performa konsisten dalam periode pemantauan terakhir.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada kualitas performa, rekam jejak prestasi, serta mentalitas bertanding di level internasional.

Sementara itu, seleksi terbatas menyasar tim dan atlet yang masuk radar pemantauan teknis Badan Timnas. Nantinya, mereka akan dievaluasi berdasarkan data kompetisi, analisis permainan, kesiapan mental dan taktik, serta catatan prestasi nasional dan internasional.

Proses seleksi ini digelar secara online ataupun offline. Selain itu, PB ESI juga membuka jalur seleksi terbuka. Skema ini memberi kesempatan bagi talenta esports dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Diharapkan, langkah ini dapat membuka ruang regenerasi dan pemerataan peluang bagi atlet baru. Ketua Badan Tim Nasional Esports, Brigadir Jenderal Polisi Wishnu Buddhaya, menegaskan pendekatan ini dirancang secara menyeluruh.

Timnas Esports Indonesia Ikut 9 Nomor Game di Asian Games 2026

 PB ESI)

“Seleksi Nasional ini kami rancang dengan pendekatan menyeluruh. Penunjukan langsung mempertimbangkan rekam jejak dan konsistensi performa, seleksi terbatas berbasis evaluasi teknis mendalam, sementara seleksi terbuka memberi ruang bagi talenta baru untuk muncul,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Tujuan akhirnya adalah mempersiapkan Atlet dan tim untuk kami bina di Pemusatan Latihan Nasional agar siap bersaing dan memiliki potensi membawa prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games 2026.”

Adapun nomor game yang dipersiapkan menuju Asian Games 2026 mencakup sembilan judul. Gran Turismo 7, Pokemon Unite, dan Mobile Legends: Bang Bang masuk kategori penunjukan langsung.

eFootball versi PC dan mobile serta nomor Martial Arts meliputi Steet Fighter 6, Tekken 8, dan King of Fighters XV masuk seleksi terbatas secara online. Sedangkan untuk PUBG Mobile dan Honor of Kings akan menjalani seleksi terbatas offline, dan Identity V dan Naraka dipilih lewat jalur seleksi terbuka.

Usai melewati tahap seleksi, tim dan atlet yang memenuhi standar performa akan lanjut pembinaan di Pelatnas. Pada fase ini, penguatan strategi dan peningkatan kesiapan kompetitif akan dilakukan secara terstruktur sebagai bagian dari target medali di Asian Games 2026.

Entry Belum Jamin Tampil di Main Event

PB ESI menegaskan status entry by number belum berarti Indonesia otomatis tampil di panggung utama Asian Games 2026. 

Sesuai ketentuan panitia penyelenggara Asia Games, AINAGOC, seluruh negara peserta diwajibkan mengikuti proses Qualifier Road to Main Event.

Pihak panitia baru akan mengumumkan secara resmi format dan jadwal kualifikasi pada Maret 2026, di mana hasil dari babak tersebut akan menentukan negara mana yang berhak melaju ke Main Event di Aichi–Nagoya.

Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyebut entry ini sebagai bagian penting dalam mengikuti mekanisme resmi yang telah ditetapkan. 

“Entry ini memastikan Indonesia tetap berada dalam jalur resmi menuju Asian Games. Kami menunggu informasi teknis kualifikasi dari penyelenggara agar dapat menyesuaikan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Richard dalam keterangannya.

Fokus pada Persiapan Terarah

PB ESI menempatkan fase kualifikasi sebagai tahapan krusial. Bersama jajaran pelatih dan tim profesional, Badan Tim Nasional menyiapkan program persiapan atlet secara terarah dan berkesinambungan. 

Langkah ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk kembali bersaing di level Asia, terutama pada nomor nomor yang selama ini memiliki basis komunitas dan prestasi kuat seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile.

Asian Games 2026 menjadi panggung penting bagi Timnas Esports Indonesia untuk membuktikan konsistensi prestasi. Entry sudah diamankan. Tantangan berikutnya adalah menaklukkan babak kualifikasi dan mengamankan tiket ke Main Event di Jepang.

Infografis Dampak Bermain Game Berlebihan

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |