One UI 8.5 Segera Mendarat di Ponsel Lawas, Intip Fitur Baru dan Daftar HP Samsung yang Kebagian

21 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Setelah debut perdana bersama seri flagship Galaxy S26, Samsung bersiap membawa pembaruan antarmuka terbarunya, One UI 8.5, ke lini perangkat Galaxy yang lebih luas.

Pembaruan ini bukan sekadar penyegaran rutin, melainkan major upgrade berbasis Android 16 QPR2 yang membawa perombakan signifikan pada sisi estetika dan fungsionalitas AI.

Meski Samsung belum merilis tanggal rilis One UI 8.5 resmi secara mendetail untuk perangkat lawas, indikasi peluncuran versi stabil sudah semakin kuat.

Program beta untuk seri Galaxy S25 yang telah berjalan sejak Desember 2025 kini telah memasuki versi ketujuh, menandakan fase pengembangan akhir.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa firmware stabil telah terdeteksi di server Samsung untuk Galaxy S25, yang berarti distribusi publik hanya tinggal menghitung hari.

Setelah seri S25, pembaruan ini diperkirakan akan segera merambah ke perangkat foldable terbaru seperti Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7, disusul jajaran Galaxy S24 dan generasi sebelumnya.

Daftar HP Galaxy yang Mendukung One UI 8.5

Walaupun daftar resmi belum diterbitkan, pola pembaruan Samsung menunjukkan bahwa perangkat yang telah menjalankan One UI 8.0 hampir dipastikan akan menerima versi 8.5.

Berikut adalah prediksi daftar perangkat yang akan mendapat pembaruan, sebagaimana dikutip dari Gizchina, Senin (23/3/2026):

Galaxy S series

  • Galaxy S25, S25+, S25 Ultra, S25 FE, S25 Edge
  • Galaxy S24, S24+, S24 Ultra, S24 FE
  • Galaxy S23, S23+, S23 Ultra, S23 FE
  • Galaxy S22, S22+, S22 Ultra
  • Galaxy S21 FE

Galaxy Z series

  • Galaxy Z TriFold
  • Galaxy Z Fold SE
  • Galaxy Z Fold 7, Z Flip 7
  • Galaxy Z Fold 6, Z Flip 6
  • Galaxy Z Fold 5, Z Flip 5
  • Galaxy Z Fold 4, Z Flip 4

Galaxy Tab series

  • Galaxy Tab S11, S11 Ultra
  • Galaxy Tab S10+, S10 Ultra, S10 Lite, S10 FE, S10 FE+
  • Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra, S9 FE, S9 FE+
  • Galaxy Tab S8, S8+, S8 Ultra
  • Galaxy Tab S6 Lite (2024)
  • Galaxy Tab A11, A11+
  • Galaxy Tab A9, A9+
  • Galaxy Tab Active 5, Active 5 Pro

Galaxy A series

  • Galaxy A73
  • Galaxy A56, A55, A54, A53
  • Galaxy A36, A35, A34, A33
  • Galaxy A26, A25, A24
  • Galaxy A17 (4G/5G), A16 (4G/5G), A15 (4G/5G)
  • Galaxy A07 (4G/5G), A06 (4G/5G)

Galaxy M series

  • Galaxy M56, M55, M55s, M54, M53
  • Galaxy M36, M35, M34, M33
  • Galaxy M17, M17e, M16, M15
  • Galaxy M07, M06

Galaxy F series

  • Galaxy F70e
  • Galaxy F56, F55, F54
  • Galaxy F36, F34
  • Galaxy F17, F16, F15
  • Galaxy F07, F06

Galaxy XCover series

  • Galaxy XCover 7, XCover 7 Pro
  • Galaxy XCover 6 Pro

Inovasi Fitur: Fokus pada AI dan Kustomisasi

One UI 8.5 membawa sejumlah perubahan fundamental yang bertujuan meningkatkan pengalaman pengguna:

  • Personalisasi Quick Settings: Pengguna kini diberikan kebebasan penuh untuk mengubah ukuran, mengatur ulang, dan mengorganisir toggle serta slider pada panel pengaturan cepat.
  • Visual Modern & Ikon 3D: Samsung memberikan sentuhan efek 3D pada ikon aplikasi bawaan. Selain itu, hadir floating tab bar berbentuk "pill" dengan desain frosted glass yang menggantikan bilah navigasi tradisional di bagian bawah.
  • Lock Screen Adaptif: Layar kunci kini secara otomatis menggeser posisi jam dan tanggal agar tidak menutupi subjek utama pada wallpaper. Fitur ini juga dilengkapi visual cuaca real-time yang dinamis.
  • Fitur "Now Nudge": Ini adalah asisten AI proaktif baru yang mirip dengan Magic Cue pada perangkat Google Pixel. Fitur ini akan menyarankan tindakan atau informasi relevan berdasarkan apa yang sedang tampil di layar pengguna.
  • Peningkatan Photo Assist: Proses penyuntingan foto berbasis AI kini lebih efisien, memungkinkan pengguna terus bereksperimen tanpa harus menyimpan setiap versi perubahan secara manual.

Keamanan dan Konektivitas

Selain estetika, Samsung memperkuat aspek teknis dengan fitur Audio Broadcast yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai mikrofon, serta Storage Share untuk akses file antar-perangkat Galaxy yang lebih mulus.

Dari sisi keamanan, fitur Failed Authentication Lock akan mengunci perangkat secara otomatis jika terdeteksi kegagalan login berulang kali.

Fitur tesebut melengkapi sistem perlindungan yang sudah ada seperti Theft Protection dan Expanded Identity Check untuk menjaga data privasi pengguna tetap aman.

Infografis 7 Gelagat Pria Ketika Selingkuh via Ponsel. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |