Laporan Liputan6.com dari Busan: LG Ungkap Fokus Perangkat Rumah Tangga di Indonesia

19 hours ago 5

Liputan6.com, Busan - LG mengakui konsumen produk mereka di berbagai negara, termasuk Indonesia kini semakin cermat saat memilih perangkat rumah tangga yang ingin dibeli dan dipakai.

Tak hanya mempertimbangkan harga, biaya listrik bulanan dan daya tahan produk juga ikut menentukan keputusan konsumen untuk membeli. Perusahaan melihat perubahan ini dengan serius.

Menanggapi hal tersebut, Sunghan Kim, selaku VP, HS Asia Sales & Marketing Division Lead LG, menegaskan pihaknya tidak memandang efisiensi daya dan uji pakai produk (daya tahan produk) sebagai dua hal harus dipilih salah satu.

Keduanya justru menjadi fondasi berjalan bersamaan dalam proses pengembangan produk LG. “Kita tidak bisa, saya rasa kita tidak mungkin mengorbankan salah satunya,” kata Sunghan Kim dalam sesi wawancara di LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan.

Pernyataan ini sangat relevan untuk para konsumen di pasar Indonesia. Di tengah kenaikan biaya hidup dan tagihan listrik terus menjadi perhatian rumah tangga, wajar bila konsumen menginginkan perangkat tidak boros energi, tetapi bisa tahan lama.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu melihat, kebutuhan tersebut sebagai arah yang tidak bisa diabaikan. “LG sangat terkenal karena memiliki produk yang sangat awet dengan kualitas yang sangat tinggi dan konsisten,” jelasnya.

Di banyak mata konsumen. LG memang memiliki reputasi sebagai produk dikenal durable dan punya kualitas konsisten. Sungham mengatakan, “kekuatan itu lahir dari pengalaman panjang dan fondasi teknologi dibangun selama puluhan tahun.”

Menurutnya, komitmen perusahaan tidak akan berubah. LG ingin mempertahankan identitas produk mereka sebagai perangkat rumah tangga yang awet dan bisa diandalkan.

Namun pada saat yang sama, perusahaan juga menyadari semakin banyak konsumen kini memikirkan konsumsi daya listrik saat membeli kulkas, mesin cuci, hingga dryer.

Kembangkan Fitur untuk Lebih Hemat Energi Lebih Cerdas

Deretan mesin cuci baru yang dipamerkan di LG InnoFest 2026 APAC. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Karena itu, LG juga fokus mendorong fitur yang mampu membantu perangkat mereka lebih hemat energi secara lebih cerdas. Sunghan Kim jmencontohkan, fitur AI Saving pada kulkas dan AI Wash pada mesin cuci.

“Kami yakin hal itu akan terus berlanjut. Jadi, tujuan kami adalah menyediakan solusi yang semakin hemat energi, seperti fitur AI yang telah Anda lihat,” paparnya.

Ia juga menekankan, efisiensi energi di LG tidak hanya bergantung pada embel-embel AI. “Ada teknologi inti justru menjadi jantung performa produk, seperti direct drive motor, inverter technologi, dan heat pump technologi sebagai bagian penting strategi efisiensi LG.”

Namun, LG tidak ingin mengejar irit listrik dengan mengorbankan kualitas dan umur pakai. Sunghan Kim justru menegaskan dua faktor tersebut harus terus didorong bersama. 

“Jadi, saya rasa kita tidak bisa memilih salah satu di antara keduanya. Oleh karena itu, kita akan terus melakukan yang terbaik untuk menggerakkan keduanya secara bersamaan,” kata dia.

Bagi pasar Indonesia, pesan ini punya daya tarik kuat. Konsumen lokal tidak hanya mencari teknologi baru, tetapi juga nilai pakai yang jelas. Produk yang hemat listrik, tahan lama, dan memberi manfaat nyata dalam aktivitas sehari-hari akan lebih mudah diterima.

LG InnoFest 2026 Resmi Dimulai

Jaeseung Kim - APAC Regional CEO  of LG Electronics, buka acara tahunan LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026). (Liputan6.com/ Yuslianson)

LG Electonics resmi membuka LG InnoFest 2026 APAC. Tahun ini, perusahaan memilih untuk menggelar ajang tahunan mereka di Busan, Korea Selatan.

Ajang ini menjadi momen penting perusahaan untuk memamerkan arah inovsi, strategi pertumbuhan, dan deretan perangkat rumah tangga terbaru siap meluncur di pasar Asia.

Digelar mulai dari 7 sampai 10 April, ajang tahunan raksasa teknologi asal Korea Selatan ini mempertemukan lebih dari 200 mitra utama dan perwakilan media dari sekitar 20 negara di kawasan Asia-Pasific.

Perusahaan berharap, LG InnoFest 2026 APAC tidak hanya menjadi forum untuk memamerkan perangkat baru mereka. Akan tetapi, LG ingin memperkuat kolaborasi dengan partner regional sekaligus mengungkap arah strategis perusahaan untuk pasar Asia.

“Asia adalah salah satu pasar kami yang paling dinamis dan penting, dan InnoFest 2026 memberi kami kesempatan berharga untuk terhubung dengan mitra kami dan berbagi visi kami untuk masa depan,” ucap Jaeseung Kim, Regional CEO of LG Electronics Asia Pacific, dalam keynote pembukaan LG InnoFest 2026 di Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026). 

LG Hadirkan Solusi Rumah Tangga

Lemari es baru LG dengan fitur Zero Clearance Hinge. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Pada gelaran 2026, perhatian utama perusahaan yang berbasis di Seoul ini tertuju pada solusi rumah tangga dirancang agar lebih dekat dengan kebutuhan konsumen di Asia. 

LG ingin menunjukkan, pengembangan produknya tidak dibuat dengan pendekatan serupa, akan tetapi lebih menyesuaikan kondisi rumah, pola hidup, dan kebutuhan pengguna di tiap pasar.

“Yang Anda saksikan di InnoFest 2026 bukanlah sekedar soal merilis produk ataupun laga inovasi. Lebih dari itu, berbagai produk hadir di InnoFest ini menjadi representasi nyata upaya LG tentang pengembangan berkelanjutan berakar dari pemahaman kebutuhan lokal," ujar Ha Sang-chul, President of LG Indonesia, saat ditemui di InnoFest 2026 APAC di Busan.

Ia juga menambahkan, “Dengan komitmen sama, kami akan segera membawanya ke Indonesia. Lebih dari sekedar membawa kemudahan, namun menjadikannya bagian dari solusi nyata yang membawa kualitas hidup lebih baik.”

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |