CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2025 09:37 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, Sabtu (30/8), masih ditutup imbas aksi demonstrasi di depan Markas Brimob, Kwitang.
Dikutip dari Antara, hingga pukul 08.50 WIB jalan dari arah Salemba menuju Kwitang arah Monas masih ditutup. Para pengendera pun dialihkan untuk naik flyover melewati Atrium Senen menuju Mangga Dua, Jakarta Utara.
Di sepanjang Jalan Kwitang, terlihat banyak warga berkerumun. Jalanan dipenuhi bebatuan, puing separator busway dan beberapa titik api. Terlihat pula beberapa bagian aspal di sepanjang jalan berwarna hitam lantaran ditutup arang, bekas aksi pembakaran yang dilakukan massa semalam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ujung jalan, terlihat barisan Satuan Brimob masih berjaga menggunakan tameng hitam. Mereka berbaris rapih membentang jalanan dengan posisi bertahan di depan Mako Brimob.
Kondisi ini membuat lalu lintas di atas jalan layang Senen tersendat karena banyak warga melintas ingin melihat pemandangan tersebut dari atas.
Mako Brimbob di Kwitang menjadi salah satu fokus unjuk rasa massa demo menyusul tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan karena dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob. Peristiwa itu terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Peristiwa itu terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Saat itu, pria 21 tahun tersebut hendak mengantarkan pesanan makanan. Massa yang berdemo di Mako Brimob menuntut pertanggungjawaban atas kematian Affan.
Pada Jumat (29/8), massa ojol dan warga yang melakukan unjuk rasa di Mako Brimob Kwitang bertahan hingga malam hari. Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, sejumlah anggota marinir dan Kopasgat mengimbau para demonstran untuk membubarkan diri meninggalkan Mako Brimob.
(har)