Fitur Baru Spotify, Lagu yang Didengar Teman Bisa Dilihat Secara Real Time

22 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Spotify semakin serius memperkuat sisi sosial di dalam aplikasinya. Platform streaming musik ini resmi memperkenalkan fitur Message, di mana pengguna bisa melihat aktivitas mendengarkan musik teman secara real time.

Melalui fitur baru Spotify ini, pengguna bisa langsung lagu yang sedang diputar temannya. Informasi tersebut akan muncul di bagian atas percakapan Message, selama opsi Listening Activity sudah diaktifkan melalui menu Settings di bagian Privacy & Social.

Mengutip Tech Crunch, Jumat (9/1/2026), Spotify merancang fitur ini agar interaksi antar pengguna terasa lebih spontan. Saat melihat aktivitas mendengarkan teman, pengguna bisa langsung memutar lagu sama, menyimpannya ke library, membuka menu tambahan, atau memberikan reaksi emoji.

Perusahaan asal Swedia ini berharap, fitur baru tersebut dapat membuat pengguna berbagi musik terasa lebih persoanl dan tidak perlu berpindah-pindah ke aplikasi lainnya. Selain Listening Activity, Spotify juga memperluas fungsi fitur Jam.

Lewat fitur Jam ini, pengguna Spotify Premium dapat mengajak teman mendengarkan musik bersama secara langsung. Caranya cukup mudah, tinggal mengetuk ikon Jam di pojok kanan atas aplikasi, lalu kirim undangan.

Jika undangan diterima, kedua pengguna akan berstatus sebagai host. Keduanya juga bisa menambahkan lagu ke antrean dan mendengarkan musik secara bersamaan. Menariknya fitur Spotify ini masih bisa dinikmati pengguna gratisan, selama mendapat undangan dari pengguna Premium.

Perusahaan memastikan, fitur Listening Activity dan Request to Jam akan tersedia untuk Spotify versi iOS dan Android di wilayah yang sudah mendukung Messages. Spotify menargetkan peluncuran fitur ini di wilayah terkait padal awal Februari.

Meski terintegrasi dalam Messages, Spotify membatasi akses fitur ini untuk pengguna berusia minimal 16 tahun. Saat ini, Messages sendiri masih mendukung percakapan satu lawan satu. Pengguna juga hanya bisa berkirim pesan dengan orang pernah berinteraksi sebelumnya, seperti kolaborator playlist, peserta Jam, atau Blend.

Perusahaan menambahkan, pesan di Messages sudah dilindungi enkripsi saat dikirim dan disimpan. Namun layanan ini belum mendukung enkripsi end-to-end. 

Spotify Perketat Keamanan, Akun Terlibat Pencurian Data Musik Langsung Dinonaktifkan

Di sisi lain, Spotify mengambil langkah tegas menjaga ekosistem musik digital dari praktik pencurian data dan pembajakan. Platform streaming musik asal Swedia ini mengonfirmasi telah mengidentifikasi serta menonaktifkan akun-akun terlibat aktivitas ilegal.

Langkah ini muncul di tengah laporan menyebut adanya upaya pengumpulan data besar-besaran dari Spotify, mencakup ratusan juta metadata lagu hingga puluhan juta file audio.

Data tersebut kabarnya akan disebarkan melalui jaringan peer to peer (P2P)dengan total ukuran mencapai 300 terabytes. Hingga 21 Desember 2025, data yang beredar ke publik masih terbatas pada metadata.

Belum ada bukti file audio lagu yang dilindungi hak cipta benar-benar dirilis secara bebas.

Mengutip pernyataan Spotify via Billboard, Rabu (24/12/2025), perusahaan menegaskan penyelidikan internal mendapati adanya pihak ketiga memanfaatkan metadata publik.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan taktik illegal untuk mengelabui sistem/teknologi untuk melindungi hak cipta atas konten digital (DRM) guna mengakses beberapa file audio yang berada di platform.

Isu ini mencuat setelah laporan dari Anna's Archive beredar luas melalui unggahan Yoav Zimmerman, CEO dan pendiri Third Chair, di LinkedIn.

Dalam unggahannya, Zimmermen menyoroti potensi penyalahgunaan data Spotify jika dikombinasikan dengan server pribadi dan layanan streaming mandiri seperti Plex. 

Namun ia juga menyatakan, hak cipta dan risiko penegakan hukum menjadi hambatan utamanya. Jumlah file audio yang berada di platform streaming musik ini lebih besar dari angka dipaparkan oleh Anna’s Archive 3.000 terabytes.

Meski begitu, Zimmerman menilai bahwa insiden ini berpotensi melampaui MusicBrainz, yaitu arsip musik terbuka terbesar saat ini yang menyimpan sekitar lima juta trek.

Sementara itu, Anna’s Archive menyatakan bahwa proyek ini sejalan dengan misinya yang ingin melestarikan pengetahuan dan budaya. Yang selama ini berfokus pada buku serta dokumen, mereka juga menyebut bahwa pengambilan data Spotify guna untuk membangun arsip musik untuk pelestarian.

Lirik Lagu Die On This Hill dari Sienna Spiro, Peringkat 2 Chart Viral Spotify Indonesia

Discord memperkenalkan fitur Year in Review untuk pertama kali setelah satu dekade peluncuran pada 2015, dengan nama Discord Checkpoint yang diluncurkan 4 Desember 2025 dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna.

Fitur rekap tahunan mirip Spotify Wrapped, YouTube Recap, dan Apple Music Replay ini menyajikan rangkuman aktivitas pengguna setahun penuh dalam bentuk visual interaktif. Bedanya, Discord merangkum jejak sosial atau percakapan, permainan, hingga komunitas yang menemani pengguna sepanjang 2025.

Dilansir Techstock2, Jumat (05/12/2025), Discord menyebut Checkpoint sebagai langkah simbolik merayakan hubungan digital yang terjalin melalui platform tersebut, dan memperlihatkan bagaimana komunitas online berkembang menjadi ruang utama bagi percakapan, hiburan, hingga kerja kolaboratif.

Isi Discord Checkpoint

Discord Checkpoint merupakan rangkuman personal yang ditampilkan dalam bentuk cerita. Pengguna dapat menelusuri statistik aktivitas mereka saat menggunakan Discord.

Dalam penjelasan resmi, Discord menegaskan Checkpoint disusun berdasarkan data aktivitas yang tidak bersifat sensitif. Data statistik yang ditunjukkan yaitu:

  1. Total pesan terkirim.
  2. Total jam yang dihabiskan di voice channel.
  3. Daftar server yang paling sering dikunjungi.
  4. Permainan terbanyak dimainkan berdasarkan fitur Rich Presence.
  5. Emoji yang paling sering digunakan.
  6. Teman atau partner DM yang paling sering berinteraksi

Setelah menyelesaikan seluruh halaman rekap, pengguna akan mendapatkan Checkpoint Card yang mencerminkan gaya penggunaan Discord. Ada 10 jenis kartu yang disediakan, mulai dari pengguna sosial yang aktif di voice chat, penjelajah server, hingga pemakai emoji yang ekspresif.

Pengguna juga mendapat dekorasi avatar sebagai bonus yang bisa dipasang pada profil hingga 15 Januari 2026. Tidak heran banyak pengguna yang membagikan ringkasan mereka di server dan media sosial, karena visual ini secara tidak langsung merepresentasi diri pengguna.

Discord Checkpoint mulai aktif pada tanggal 4 Desember 2025 melalui peluncuran global yang dapat diakses di desktop, browser, dan perangkat seluler. Fitur ini akan ada hingga tanggal 15 Januari 2026.

Hearts2Hearts Memukau Spotify Wrapped Indonesia 2025, Juun Dapat Kejutan Ultah dari Fans

Grup vokal wanita K-pop, Hearts2Hearts tampil memukau dalam Spotify Wrapped Indonesia 2025. Mereka membawakan lagu “Focus” yang mengubah suasana panggung menjadi lebih meriah, dipenuhi sorakan penonton.

Momen menarik terjadi ketika salah satu anggota Hearts2Hearts, Juun, berulang tahun. Wanita kelahiran 3 Desember itu disambut nyanyian "Selamat ulang tahun" dalam bahasa Korea. Meski perayaan ini selisih sehari dari tanggal lahirnya, fans tetap bernyanyi penuh semangat sesi jumpa penggemar.

Tidak sampai di situ, hal serupa terjadi lagi di atas panggung, saat pembawa acara duduk di samping member Hearts2Hearts. Penonton sontak berteriak seolah memberi tahu bahwa Juun berulang tahun. 

Sontak pembawa acara langsung menyerukan agar satu studio nyanyi lagu “Selamat Ulang Tahun” bersama. Wajah Juun tampak semringah seraya tersipu malu saat mendengarnya. Ia ikut tepuk tangan dan memberi pose love di pipinya.

Menyapa dengan Tiga Bahasa

Momen menarik juga terlihat ketika member Hearts2Hearts lainnya, Carmen ditantang menyapa penggemar dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Korea, dan Bali. 

Memulai tantangan tersebut dengan bahasa Indonesia, Carmen berujar di hadapan penggemar, “Makasih banyak ya, udah selalu dukung Hearts2Hearts. Love you, aku cinta kamu.” Carmen melanjutkan dengan bahasa Korea, “Hangsang jeohi eungwon-hae jusigo sarang-hae jusyeoseo jeongmal jeongmal gamsahae-yo. Saranghamnida!”

 Terakhir namun tak kalah penting, Carmen yang berasal dari Indonesia, berujar, “Om Swastiastu. Ken-ken kabare semeton Bali.” Tepuk tangan meriah mengiringi Carmen kala menyelesaikan tantangan.

Infografis Konser Musik Pilihan 2023 di Indonesia

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |