FFWS SEA 2026 Spring Makin Panas, Dua Wakil Indonesia Sudah Amankan Tiket Final

10 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, sukses mengamankan tiket ke Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia atau FFWS SEA 2026 Spring.

Kedua tim esports tampil solid pada pekan ketiga FFWS SEA 2026, dan menjadi tim pertama wakil Indonesia yang mendapatkan tiket di babak puncak.

Selain RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality, emat tim lain dari Thailand dan Vietnam juga ikut lolos ke Grand Final. Pencapaian tim Tanah Air ini menjadi angin sega 

Akan tetapi, perjuangan wakil Merah Putih belum selesai. Tiga tim Free Fire Indonesia, yakni Onic, Evos Divine, dan Shadow Esports masih harus berburu tiket Grand Finals di pekan terakhir.

Selama tiga hari terakhir ini, mereka akan menghadapi babak penentuan. Agar bisa lolos, ketiga tim Indonesia wajib menembus posisi enam besar klasemen akhir.

Bigetron by Vitality menjadi tim pertama yang membuka peluang bagi Indonesia ke babak final. Tim berjuluk Robot Merah itu sukses lolos usai memuncaki klasemen pada pertandingan pertama pekan ketiga.

Berbekal kepercayaan diri, konsistensi permainan, dan strategi dual sniper, tim asuhan coach Chisjo ini menutup laga dengan 1 Booyah, 59 poin eliminasi, dan total 98 poin.

“Hasil pertandingan pekan ini menjadi salah satu jawaban kami untuk orang-orang yang meragukan kami bisa masuk ke Grand Finals atau tidak," kata Kapten Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat atau BTR KOJA.

RRQ Kazu menyusul Bigetron by Vitality ke Grand Finals dengan cerita yang tak kalah menarik. Tim ini sempat mengalami start buruk setelah terlalu cepat tereliminasi dan hanya mengumpulkan satu poin dari dua game awal.

Namun, RRQ Kazu mampu bangkit di empat game berikutnya. Mereka langsung tampil agresif dan mengumpulkan 92 poin tambahan, atau rata-rata 23 poin per game. Hasil itu membuat RRQ Kazu finis di puncak klasemen hari kedua dengan total 93 poin.

Onic, Evos Divine, dan Shadow Esports Belum Aman

Berbeda dari Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, tiga tim Indonesia lain belum berhasil mengamankan tiket Grand Finals. ONIC, EVOS Divine, dan Shadow Esports masih harus menjalani pekan keempat yang menjadi kesempatan terakhir.

Onic sebenarnya membuka pertandingan penutup pekan ketiga dengan baik. Mereka bahkan meraih Booyah di game pertama. Sayangnya, performa itu tidak bisa dipertahankan hingga game terakhir.

Evos Divine tampil agresif, tetapi masih kesulitan bertahan hingga late game dan belum mampu mendapatkan Booyah. Sementara itu, Shadow Esports mengalami penurunan performa dibanding hari sebelumnya.

Tim Indonesia dengan peringkat terbawah di klasemen akhir akan otomatis turun kasta ke turnamen nasional. Jika salah satu dari tiga tim tersebut gagal masuk enam besar, mereka dipastikan turun ke Free Fire Nusantara Series atau FFNS.

Dengan situasi ini, pekan keempat menjadi laga hidup-mati. Ketiga wakil Indonesia harus menjaga konsistensi sejak game pertama. Kesalahan kecil bisa membuat peluang Grand Finals hilang, sekaligus membuka risiko degradasi.

FFWS SEA 2026 Spring Segera Dimulai

Free Fire World Series South East Asia (FFWS SEA) 2026 Spring siap digelar. Ajang kompetisi esports Free Fire itu akan dimulai pada 24 April mendatang.

Turnamen ini akan mempertemukan 18 tim esports terbaik dari berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia memperebutkan gelar juara.

Tak hanya title kampiun FFWS SEA 2026, pemenang kompetisi ini juga akan mengantongi total hadiah sebesar USD 300.000 (sekitar Rp 5,1 miliar), dan satu tiket menuju Esports World Cup 2026 di Riyadh, Arab Saudi.

Indonesia sendiri akan diwakili oleh lima tim, yakni RRQ Kazu, Evos Divine, Onic, Bigetron by Vitality, dan Shadow Esports. Meski sama-sama membawa nama Merah Putih, kelima tim dipastikan akan bertarung habis-habisan.

Persaingan pun sudah terasa panas sejak hasil pembagian grup FFWS SEA 2026 diumumkan. Dikutip dari akun Instagram Free Fire, Kamis (16/4/2026), babak knockout akan digelar dalam format baru yang lebih singkat dan ketat.

8 Tim Teratas Akan Amankan Tiket ke EWC 2026

Jika sebelumnya berlangsung selama enam pekan, kini seluruh fase Knockout hanya berjalan selama empat pekan. Dengan begini, pertandingan masing-masing tim akan berjalan lebih intensif dan mendebarkan.

Rencananya, babak Knockout akan berlangsung pada 24 April hingga 17 Mei 2026. Nantinya, hanya akan ada 12 tim terbaik melaju ke Grand Finals yang digelar secara offline pada 30 hingga 31 Mei 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Delapan tim teratas dipastikan akan mengamankan tiket ke EWC 2026, menemani Evos Divine sebagai juara bertahan.  

Dari sisi format pertandingan, dua pekan pertama akan menjadi fase pengumpulan poin berdasarkan pembagian grup. Di pekan ketiga, tim yang finis di posisi dua besar klasemen harian akan langsung mengamankan tiket ke Grand Finals. 

Sementara enam slot finalis akan menjadi perebutan tim FF yang tersedia di fase ini. Pekan keempat menjadi pertaruhan terakhir bagi 12 tim tersisa untuk memburu enam tiket terakhir. Format seperti ini membuat konsistensi jadi kunci utama.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |