Ariana Grande Diserang di Premiere Wicked: For Good, Pelaku Dipenjara 9 Hari

3 months ago 41

Liputan6.com, Jakarta - Acara premiere Wicked: For Good di Singapura pada Kamis, 13 November mendadak ricuh setelah seorang pria asal Australia menerobos dan mendekati Ariana Grande. Kejadian ini membuat suasana menjadi tegang dan mengejutkan semua tamu serta kru yang ada di sana.

Dilansir dari People pada Selasa (18/11/2025), pria Australia itu, Johnson Wen berlari ke arah Ariana dan melingkarkan tangannya ke tubuh sang penyanyi sebelum petugas keamanan bisa menghentikannya. Dilihat dari rekaman insiden tersebut Ariana tampak terkejut dan berusaha menjauh dari pelukan paksa itu.

Cynthia Erivo, lawan main dan sahabat Ariana segera mendekat untuk memastikan sang aktris tetap aman. Meski terlihat terkejut, Ariana tetap berusaha tenang dan melanjutkan interaksi singkat dengan para penggemarnya.

Empat hari setelah kejadian, kasus ini langsung memasuki proses hukum. Wen kemudian mengaku bersalah atas satu tuduhan yang mengganggu ketertiban umum.

Ariana Grande buka suara soal rumor dirinya yang akan meninggalkan dunia musik. Lewat unggahan di media sosial, sang diva memastikan bahwa musik masih jadi bagian penting dalam hidupnya. Yuk, Simak Informasi lengkapnya di Fimela Update berikut ini! #...

Proses Hukum dan Vonis Pelaku Penyerangan Ariana Grande

Pada hari Senin, 17 November, pengadilan Singapura memberikan hukuman penjara selama sembilan hari kepada Wen. Hakim menyebut Wen sebagai orang yang mencari perhatian dan berpendapat bahwa ia salah jika tindakannya tidak akan menimbulkan konsekuensi serius.

Di sisi lain, Ariana tidak memberikan pernyataan langsung tentang apa yang terjadi. Melalui postingan di Instagram pada Jumat, 14 November ia hanya menyampaikan ucapan terima kasih kepada publik Singapura atas sambutan yang mereka berikan.

Riwayat Pelaku

Wen adalah seorang pembuat konten yang beberapa kali membuat keributan di acara besar, termasuk konser dan pertandingan internasional. Ia bahkan pernah berlari ke lapangan final Piala Dunia Kriket 2023 dan mendokumentasikannya di media sosial.

Selain itu, Wen juga terlihat tersenyum selama persidangan melalui video. Kejadian ini memicu perdebatan serius di Singapura yang dikenal dengan aturan keamanan yang ketat.

Rekaman Detik-Detik Kejadian

Dilansir dari The New York Times, video memperlihatkan Ariana sedang berjalan di atas karpet kuning sebelum Wen melompati pembatas dan dengan cepat meraih tubuhnya. Petugas keamanan langsung menarik Wen menjauh dan mengeluarkannya dari area premiere.

Marrisa Bode, pemeran lain dalam film tersebut, juga memberikan kecaman tegas lewat TikTok. Ia menilai tindakan Wen berbahaya dan tidak menunjukkan empati terhadap keselamatan orang lain.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |