Apple Tingkatkan Keamanan iPhone dengan Fitur Anti-Pencurian Baru di iOS 26.4, Ini Cara Kerjanya

3 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta - iPhone menghadirkan fitur otomatis anti-pencurian melalui iOS 26.4 bernama Stolen Device Protection. Fitur ini tersedia pada perangkat yang menjalankan iOS 17 dan versi lebih baru.

Fitur tersebut pertama kali dirilis pada awal 2024 sebagai respons atas maraknya kasus pencurian iPhone dengan teknik rekayasa sosial, di mana pelaku mengetahui kode sandi layar kunci sebelum mengambil perangkat.

Dengan pengaktifan otomatis, perlindungan keamanan pengguna diharapkan semakin optimal serta menyulitkan pencuri untuk mengakses dan membuka perangkat.

Dilansir laman BGR, Sabtu (21/2/2026), pada akhir Oktober 2025, The Wall Street Journal mengungkap risiko keamanan pada iPhone.

Meski perangkat telah dicuri, iPhone tetap melindungi penggunanya dengan lapisan keamanan biometrik, seperti Face ID atau Touch ID, sehingga data tetap aman meski kata sandi layar diketahui.

Selain itu, beberapa pengaturan tombol dikunci, sehingga akun penting tetap terlindungi, termasuk akun Apple. Dengan fitur ini, iPhone memastikan keamanan data pengguna tetap terjaga, sekalipun perangkat berada di tangan yang salah.

Stolen Device Protection bisa diakses di menu Face ID & Kode Sandi di aplikasi Pengaturan. Untuk menonaktifkan fitur ini secara manual, pengguna harus mengaktifkan autentikasi dua faktor pada Akun Apple, serta mengaktifkan biometrik seta fitur Lacak.

Apa Fungsi Stolen Device Protection?

Fitur ini menggunakan biometrik dan data lokasi untuk mendeteksi upaya perubahan sensitif, seperti mengganti kata sandi Akun Apple di lokasi yang tidak dikenal, sehingga perangkat tetap terlindungi.

Menurut Apple, setelah fitur Stolen Device Protection diaktifkan, pemilik iPhone harus menggunakan Face ID atau Touch ID saat mengakses fitur atau data penting.

Contohnya, mengakses kata sandi yang tersimpan di Rantai Kunci, membuka aplikasi terkunci, mengajukan Kartu Apple, atau mentransfer eSIM terutama jika dilakukan di lokasi yang belum dikenal.

Selain itu, fitur ini juga menghadirkan penundaan keamanan untuk perubahan pengaturan dari lokasi asing.

Artinya, pengguna harus menunggu satu jam antara dua autentikasi Face ID atau Touch ID yang berhasil sebelum bisa mengubah pengaturan penting, seperti keluar dari Akun Apple, menambah atau menghapus biometrik, mengganti kode sandi, atau menonaktifkan Stolen Device Protection.

iOS 26 Resmi Perluas Kustomisasi iPhone

Sebelumnya, iPhone menyempurnakan personalisasi lewat iOS 26. Update iOS 26 ini menghadirkan kontrol visual lebih beragam terhadap ikon aplikasi.

Melanjutkan perubahan diperkenalkan di iOS 18, pengguna kini dapat mengatur ukuran ikon, menghapus label aplikasi, serta menerapkan warna di seluruh sistem, dan menghadirkan opsi ikon dengan efek transparan atau sering juga disebut Liquid Glass.

Sebagian besar opsi ini terpusat di satu titik, yaitu menu Sesuaikan, yang muncul saat pengguna masuk ke mode edit di layar beranda. Dari menu ini, pengguna dapat mengatur berbagai elemen visual dengan lebih praktis.

Meski pada iOS 26 pengguna masih dapat menempatkan ikon sepenuhnya secara bebas atau  menggunakan paket ikon pihak ketiga tanpa pintasan, fitur yang disediakan Apple sekarang kini sudah cukup fleksibel untuk mengubah tampilan dan nuansa iPhone.

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |