Angga Yunanda Berani Syuting Gara-gara Sosok Ini, Terungkap Saat Film Sebelum Dijemput Nenek Rilis

1 month ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Kini jadi salah satu aktor papan atas Tanah Air, Angga Yunanda membuat pengakuan bahwa dulu tak berani syuting. Kala itu aktor film Dua Garis Biru dan Sebelum Dijemput Nenek mengaku belum punya sistem pendukung yang solid sekaligus sempurna.

Lalu, Angga Yunanda menguak sosok yang membuatnya berani merintis karier di dunia seni peran lewat sinetron. Sosok yang dimaksud adalah nenek. Ia memulai karier pada 2015 lewat sinetron Malu-Malu Kucing dan Mermaid In Love, yang tayang di SCTV.

Setelahnya, Angga Yunanda menyeberang ke layar lebar lewat film horor Sajen bersama Amanda Manopo, yang menyerap 700 ribuan penonton. Sejak itu, ia konsisten di film dan sesekali membintangi serial. Angga Yunanda lantas menguak peran besar nenek.

“Kedua nenekku (dari ayah dan ibu). Nenekku pekerja keras banget. Itu yang sangat aku kagumi. Nenekku sampai sekarang buta huruf, enggak bisa baca sampai sekarang. Cuma dia selalu berusaha yang terbaik buat anak dan cucu,” kata Angga Yunanda.

“Enggak ada anak yang putus sekolah meski beliau, keduanya, enggak pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Berkaca pada nenek, saya jadi paham bahwa semua hal bisa digapai asal berusaha dengan giat. Itu yang selalu ditanamkan mereka berdua,” akunya.

Perlahan tapi pasti, karier Angga Yunanda menanjak. Titik balik kariernya di layar lebar terjadi pada 2019. Ia membintangi film Habibie & Ainun 3 yang menyerap 2,2 jutaan penonton dan Dua Garis Biru bareng Adhisty Zara (2,5 jutaan penonton).

Punya Keberanian

Lewat Dua Garis Biru, Angga Yunanda kali pertama meraih nominasi Piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2019. Pencapaian ini tak akan terjadi tanpa dukungan keluarga khususnya nenek.

“Salah satu alasan aku punya keberanian untuk memulai syuting waktu itu, berkat nenekku. Aku jadi merasa punya sistem pendukung yang baik dan hangat,” beri tahu Angga Yunanda.

Tak Ada Support System Sempurna

“Memang tidak ada sistem pendukung yang sempurna di dunia ini tapi kehadiran nenek membuatnya terasa lengkap dan utuh,” pesohor dengan 11 jutaan pengikut di Instagram itu menyambung.

Dalam wawancara eksklusif bersama Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY, Jakarta Pusat, baru-baru ini, Angga Yunanda menjelaskan peran besar nenek seraya mengabarkan film terbaru, Sebelum Dijemput Nenek.

Dia dan Neneknya

Cerita Sebelum Dijemput Nenek terinspirasi kisah sang sutradara, Fajar Martha Santosa dengan neneknya. Film Sebelum Dijemput Nenek yang tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Januari 2026 adalah surat cinta Fajar Martha Santosa untuk neneknya.

“Dia dan neneknya, mirip hubungan Hestu dengan Mbak Siyem. Tipe hubungan yang tampak luar dingin dan jauh, padahal ada sesuatu yang ingin diceritakan tapi enggak tahu apa. Lalu, kita bisa menemukan itu dan berdamai dengan masa lalu,” pungkas Angga Yunanda.

Dalam film Sebelum Dijemput Nenek, Angga Yunanda memerankan Hestu. 

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Kamis 22 Januari Pukul 21.30 WIB di SCTV

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |