Chicco Kurniawan Sengaja Bikin Kesalahan Hari Pertama Syuting Para Perasuk, Ternyata Ini Tujuannya

8 hours ago 6

Jadi intinya...

  • Chicco Kurniawan berperan sebagai Pawit di film Para Perasuk, kolaborasi kedua dengan Wregas Bhanuteja.
  • Chicco mengatasi ketegangan syuting dengan sengaja membuat kesalahan di hari pertama agar tidak takut.
  • Film Para Perasuk mengisahkan ambisi manusia; Chicco berperan sebagai pemuda desa yang mencintai budayanya.

Liputan6.com, Jakarta - Chicco Kurniawan mengenang momen kali pertama syuting film Para Perasuk bareng sineas Wregas Bhanuteja. Ini bukan kali pertama keduanya berkolaborasi. Sebelumnya, Wregas Bhanuteja mengarahkan Chicco Kurniawan dalam film Penyalin Cahaya hingga menang Piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2021. Dalam Para Perasuk, Chicco Kurniawan memerankan Pawit, salah satu warga Desa Latas yang aktif dalam pesta sambetan bareng guru Asri (Anggun). Meski pernah bekerja sama, tetap saja Chicco Kurniawan tegang dan deg-degan.

“Sebaliknya, aku malah tegang banget hari pertama syuting Para Perasuk. Tegang karena takut jatuh saat naik sepeda, jalannya licin banget dan berbatu,” katanya dalam wawancara eksklusif bersama Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, belum lama ini.

Solusinya, sengaja bikin kesalahan pada hari pertama syuting. Berkaca pada pengalaman, tegang dan deg-degan tak bisa dihilangkan. Namun, itu bisa dikurangi dan “dikelola.” Tegang yang dirasakan Chicco Kurniawan bersumber pada takut salah. Padahal, saat aktor bikin kesalahan minor di lokasi syuting pun sebenarnya tak masalah. Sutradara tentu maklum mengingat, tiap pemain pasti pernah salah dialog atau blocking hingga harus take ulang.

“Kalau aku secara pribadi, tegang itu muncul karena takut salah. Jadi caranya, aku salahin dulu (aktingnya). Habis itu sudah enggak takut lagi,” beri tahu Chicco Kurniawan seraya menyebut ide cerita Para Perasuk sebenarnya sederhana. Tentang manusia dan ambisinya.

Sebenarnya Cerita Simpel

Pawit sahabat Bayu (Angga Yunanda), korban perceraian orang tua. Bayu berambisi jadi perasuk dalam pesta sambetan dengan alat musik slompret. Ia mengundang beragam roh hewan di Desa Latas dari bulus, kutu, hingga yang paling berbahaya.

“Sebenarnya cerita Para Perasuk simpel. Maksudnya, mengikuti satu orang anak Desa Latas, desa fiktif yang dibikin Wregas. Dia mau mengejar ambisi, tapi sebenarnya dengan mengejar ambisi itu, sepadan atau enggak karena mengorbankan apapun yang dia punya?” urainya.

Jadi Mas-Mas Lagi

Chicco Kurniawan menyebut Pawit adalah mas-mas alias pemuda desa pada umumnya. Perannya memang tak jauh dari mas-mas. Dalam Penyalin Cahaya, Chicco Kurniawan jadi mas-mas tukang fotokopi. Kini Para Perasuk menantangnya jadi “operator” gitar pesta sambetan.  

“Jadi mas-mas lagi tentu saja ha ha ha! Peran saya mas-mas melulu. Kalau enggak mas-mas ya operator, kali ini operator gitar. Ada kesamaan Chicco dan pawit. Aku senang sekali punya hubungan (atau membangun koneksi),” Chicco Kurniawan menyambung.

Chicco in Real Life

“Chicco in real life suka sekali punya hubungan dengan banyak orang. Pawit ini juga punya rasa cinta yang besar pada Desa Latas. Kulturnya itu, salah satunya, ritual sambetan. Orang dirasuki roh dan dia mencintai momen-momen koneksi itu,” pungkasnya.

Para Perasuk tayang di bioskop mulai 16 April 2026. Menilik konfigurasi pemainnya sangat menjanjikan. Selain Chicco Kurniawan, ada Anggun, Angga Yunanda, Bryan Domani, Maudy Ayunda, Ganindra Bimo, hingga Indra Birowo.

Kotak hingga Salma Salsabil Siap Meriahkan Semesta Berpesta 2026, Bakal Hadir di 8 Kota

Read Entire Article
Dunia Televisi| Teknologi |